Ironi 14 Oktober: Lahirnya Polisi Jujur Jenderal Hoegeng, Tercorengnya Citra Polri

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:40 WIB
Ironi 14 Oktober: Lahirnya Polisi Jujur Jenderal Hoegeng, Tercorengnya Citra Polri
Jenderal Hoegeng - (YouTube/Melawan Lupa Metro TV)

Terdapat banyak hal yang terjadi selama masa kepemimpinan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso. Mulai dari pembenahan struktur organisasi di Mabes Polri, perubahan nama pimpinan polisi serta markas besarnya, serta membawa Polri untuk aktif di kancah Internasional.

Jenderal Hoegeng juga dikenal sebagai sosok yang jujur, sederhana dan pekerja keras selama menjabat sebagai Kapolri. Ia juga diketahui menjadi ikon Polisi Jujur. 

Menyadur dari situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, berikut beberapa tindakan yang menjadikan Jenderal Hoegeng dikenal sebagai ikon Polisi Jujur.

  1. Tolak Rayuan Para Pengusaha
    Selama masa jabatannya di Kapolri, Jenderal Hoegeng juga kerap merasakan godaan suap. Ia pernah dirayu dengan berbagai barang mewah oleh seorang pengusaha yang memiliki keterlibatan dalam kasus penyelundupan. Sebagai sosok berintegritas, Jenderal Hoegeng pun menolak mentah-mentah hadiah dari pengusaha tersebut.

  2. Larang Istri Membuka Toko Bunga
    Pada saat ia dilantik sebagai Kepala Jawatan Imigrasi, Jenderal Hoegeng meminta istrinya yang pada saat itu tengah menjalankan usaha toko bunga untuk menutup usahanya. Hal itu dilakukan untuk mengurangi adanya benturan kepentingan antara pihak yang memiliki kepentingan dengan imigrasi, dengan memesan bunga ke toko istrinya.

  3. Mengatur Lalu Lintas di Perempatan
    Jenderal Hoegeng juga diketahui memiliki kepedulian yang tinggi di masyarakat, serta anak buahnya. Saat Hoegeng menjabat sebagai Kapolri dengan pangkat jenderal bintang empat, ia masih turun tangan untuk mengatur lalu lintas di perempatan. Ia menunjukkan tugas seorang polisi yang merupakan pelayan masyarakay dan harus mengayomi.

  4. Berpesan Bahwa Polisi Jangan Sampai Dibeli
    Jenderal Hoegeng telah membuktikan bahwa ia sebagai sosok polisi, memang tidak bisa dibeli. Sejak dirinya menjadi seorang perwira, Jenderal Hoegeng dikenal dengan kejujuran dan keberaniannya. Ia tidak sudi menerima bentuk suap dalam hal apapun dan sepeser pun. Terdapat kata-kata mutiara yang terkenal dari sosok Jenderal Hoegeng, yaitu “Baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik.

Sosok Jenderal Hoegeng tentu menjadi sosok inspirasi bagi kalangan masyarakat. Namanya bahkan diabadikan dalam Hoegeng Awards, penghargaan kepada sosok polisi dengan tiga kategori, di antaranya yaitu Polisi Berintegritas, Polisi Inovatif, dan Polisi Berdedikasi.

Namun, usaha Jenderal Hoegeng dalam membangun citra Polri dengan ikon Polisi Jujur selama hidupnya seolah menjadi sebuah ironi pada peringatan tanggal kelahirannya, tepatnya 14 Oktober 2022.

Belakangan ini, Polri tengah diguncang dengan berbagai kasus yang menjadikan instansi tersebut seolah ternodai. Citra Polri sebagai institusi untuk mengayomi masyarakat pun jarang terdengar, jauh dari cerminan sosok Jenderal Hoegeng yang menanamkan integritas tinggi.

Isu miring yang mengguncang tubuh Polri bertubi-tubi. Mulai dari kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan cukup banyak anggota Polri sebagai tersangka. Dilanjut kasus tragedi Kanjuruhan, hingga tertangkapnya Kapolda Jatim, Irjen Pol Teddy Minahasa terkait kasus narkoba.

Rentetan citra buruk yang melekat di Polri tersebut membuat Presiden Jokowi bertindak. Pemimpin Indonesia itu memanggil Kapolri, Kapolda hingga Kapolres se-Tanah Air ke Istana Kepresidenan, tanggal 14 Oktober 2022.

Mereka semua diminta menghadap Presiden Jokowi segera. Dilarang membawa topi, tongkat komando, ponsel hingga ajudan. Cukup bawa diri, pulpen dan buku ke Istana. 

baca juga

Tentu situasi tanggal 14 Oktober tahun ini begitu ironi, berbanding terbalik dengan inspirasi yang ditanamkan oleh Jenderal Hoegeng. 

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beberapa Hari Jabat Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa Terancam Dipecat karena Kasus Narkoba

Beberapa Hari Jabat Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa Terancam Dipecat karena Kasus Narkoba

Tantrum | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:36 WIB

Heboh Irjen Teddy Minahasa Terjerat Kasus Narkoba, Peradi Padang Desak Reformasi Polri dan Tumpas Biaya-biaya Siluman

Heboh Irjen Teddy Minahasa Terjerat Kasus Narkoba, Peradi Padang Desak Reformasi Polri dan Tumpas Biaya-biaya Siluman

Sumbar | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:34 WIB

Irjen Teddy Minahasa Jadi Musuh dalam Selimut? 30.000 Orang Bisa Tewas Jika 10 Kg Sabu sang Jenderal Beredar Lagi

Irjen Teddy Minahasa Jadi Musuh dalam Selimut? 30.000 Orang Bisa Tewas Jika 10 Kg Sabu sang Jenderal Beredar Lagi

Bandung | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:32 WIB

Habib Aboe: Kabar Ditangkapnya Irjen Pol Teddy Minahasa, Pukulan Telak untuk Polri Setelah Kasus FS

Habib Aboe: Kabar Ditangkapnya Irjen Pol Teddy Minahasa, Pukulan Telak untuk Polri Setelah Kasus FS

DPR | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:32 WIB

Bantah Isu 8 Kapolda Positif Narkoba, Polri Bilang Begini

Bantah Isu 8 Kapolda Positif Narkoba, Polri Bilang Begini

Purwasuka | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:26 WIB

Proses Dugaan Jual Beli Narkoba Irjen Teddy, Kapolri Disebut Setidaknya Obati Duka Tragedi Kanjuruhan

Proses Dugaan Jual Beli Narkoba Irjen Teddy, Kapolri Disebut Setidaknya Obati Duka Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:26 WIB

Terkini

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:05 WIB

×