Apa Pengganti Obat Sirup untuk Anak? Simak Himbauan Ikatan Dokter Anak di Sini!

Aulia Hafisa

Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:26 WIB
Apa Pengganti Obat Sirup untuk Anak? Simak Himbauan Ikatan Dokter Anak di Sini!
Ilustrasi dokter - rekomendasi pengganti obat sirup untuk anak (Karolina Grabowska/Pexels)

Suara.com - Terkait merebaknya berbagai kasus penyakit ginjal pada anak di Indonesia, IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) selaku organisasi dokter anak di Indonesia kemudian memberikan beberapa rekomendasi terkait hal ini. Jelas, salah satunya adalah rekomendasi pengganti obat sirup untuk anak yang bisa digunakan, selama belum ada kejelasan terkait keamanan konsumsi obat sirup ini.

Dalam berbagai berita, disebutkan Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia memberikan berbagai himbauan pada nakes dan masyarakat terkait penggunaan obat untuk anak ini. Termasuk pengganti obat sirup untuk anak, berikut beberapa rekomendasinya.

Rekomendasi untuk Nakes

Rekomendasi pertama adalah untuk tenaga kesehatan dan rumah sakit. Rekomendasi ini adalah untuk menghentikan peresepan obat sirup yang diduga terkontaminasi etilen glikol atau dietilen glikol, sesuai dengan hasil investigasi Kemenkes dan Badan POM.

Untuk sementara waktu, peresepan obat sirup untuk anak dihimbau dihentikan hingga diperoleh hasil penelitian terbaru terkait kandungan tersebut dan rekomendasi selanjutnya.

Kedua, Terkait Pengganti Obat Sirup untuk Anak

Jika memerlukan obat berbentuk sirup yang tidak dapat digantikan, maka harus dengan rekomendasi atau konsultasi dengan dokter spesialis anak. Dengan demikian setidaknya risiko pada kandungan obat dapat diminimalisir.

Untuk pengganti obat jenis sirup sendiri akan dapat menggunakan obat jenis suppositoria atau obat yang dimasukkan ke anus, atau obat puyer dalam bentuk tinggal atau monoterapi. Obat puyer sendiri hanya boleh diresepkan oleh dokter, dengan memperhatikan dosis berdasarkan berat badan, kebersihan pembuatan, dan tata cara pemberian.

Dari pihak Kementerian Kesehatan sendiri hal ini juga dilengkapi dengan rekomendasi penggunaan obat dalam bentuk tablet, kapsul, atau jenis lain selain obat jenis sirup untuk sementara waktu hingga hasil penelitian menyeluruh didapatkan.

baca juga

Ketiga, Terkait dengan Pemantauan Ketat

Rekomendasi ketiga dari Piprim Basarah Yanuarso selaku Ketua IDAI adalah pada nakes untuk melakukan pemantauan ketat pada tanda awal adanya gejala ginjal akut progresif atipikal. Pemantauan ini harus dilakukan pada pasien yang menjalani rawat inap atau rawat jalan.

Peningkatan kewaspadaan rumah sakit pada deteksi dini gangguan ginjal akut progresif atipikal secara kolaboratif untuk mempersiapkan penanganan kasusnya.

Himbauan untuk Masyarakat

Untuk masyarakat kemudian himbauan yang diberikan adalah tidak membeli obat bebas tanpa rekomendasi tenaga kesehatan, hingga terdapat hasil investigasi dan penelitian menyeluruh oleh Kemenkes dan Badan POM.

Waspadai juga tanda awal gejala penyakit ginjal ini, seperti berkurangnya atau bahkan tidak adanya buang air kecil mendadak. Terakhir, terkait pengurangan aktivitas anak-anak,  khususnya balita, yang memiliki risiko infeksi. Aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas di dalam kerumunan, ruang tertutup, tidak mengenakan masker, dan sebagainya.

Itu tadi sedikit informasi mengenai himbauan IDAI dan Kemenkes terkait pengganti obat sirup untuk anak. Untuk sementara waktu, masyarakat diharapkan bersabar, sehingga diperoleh hasil penelitian yang akurat demi kesehatan bersama.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Kalangan Apoteker soal Larangan Sementara Penggunaan Obat Sirup

Kata Kalangan Apoteker soal Larangan Sementara Penggunaan Obat Sirup

Riau | Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:07 WIB

Heboh! Beredar Daftar Obat Sirup Ditarik dari Pasar, BPOM: Bukan Informasi Resmi

Heboh! Beredar Daftar Obat Sirup Ditarik dari Pasar, BPOM: Bukan Informasi Resmi

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:10 WIB

Geger, Daftar Nama Obat yang Berbahaya untuk Anak-anak, Warganet Ini Minta Maaf: Pas di Cek Ada Semua

Geger, Daftar Nama Obat yang Berbahaya untuk Anak-anak, Warganet Ini Minta Maaf: Pas di Cek Ada Semua

Kaltim | Kamis, 20 Oktober 2022 | 12:43 WIB

Terkini

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

×