Fakta Dietilen Glikol, Bahan Obat yang Diduga Picu Gagal Ginjal Akut

Aulia Hafisa

Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:49 WIB
Fakta Dietilen Glikol, Bahan Obat yang Diduga Picu Gagal Ginjal Akut
Ilustrasi obat - fakta dietilen glikol (Pexels)

Suara.com - Beberapa waktu belakangan ini ramai diperbincangkan tentang penyakit gagal ginjal akut pada anak hingga tewas  usai mengonsumsi obat sirup. Di Indonesia, penyakit ini sudah memakan korban ratusan anak. 

Sebagai bentuk antisipasi, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) kemudian melarang sementara penggunaan obat sirup yang mengandung zat berbahaya, yang mana diduga kuat sebagai pemicu penyakit gagal ginjal akut pada anak. Adapun zat tersebut yaitu dietilen glikol. 

"Untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat, BPOM telah menetapkan persyaratan pada saat registrasi bahwa semua produk obat sirup untuk anak maupun dewasa tidak diperbolehkan menggunakan dietilen glikol dan etilen glikol," ujar BPOM. 

Nah berikut ini beberapa fakta dietilen glikol mulai dari fungsi, sifat, dan bahayanya yang dilansir dari berbagai sumber. 

1. Fungsi dietilen glikol (DEG)

Diketahui, dietilen glikol (DEG) terbentuk dari kombinasi/campuran 2 molekul etilen glikol (EG) melalui ikatan eter. Zat Dietilen glikol (DEG) ini mempunyai rumus molekul C4H10O3.

Umumnya, zat ini digunakan sebagai bahan baku industri serat polister dan bahan dalam produk karet, pestisida, dan sebagainya. Zat ini juga ditemukan dalam pelumas, minyak rem, tinta, dan zat antibeku.

2. Sifat dietilen glikol (DEG) 

Fakta dietilen glikol berikutnya yaitu zat dietilen glikol (DEG) ini mempunyai sifat higroskopis. Sifat higroskopis merupakan kemampuan suatu zat dalam meresap molekul air dari sekitarnya melalui proses absorbsi atau adsorps.

baca juga

Jika terpapar zat ini dapat menimbulkan risiko keracunan. Bahkan ditemukan sejumlah kasus kematian akibat terkontaminasi produk yang mengandung dietilen glikol. 

3. Bahaya dietilen glikol (DEG) 

Dietilen glikol (DEG) ini kombinasi/campuran dua molekul yang dapat menyebabkan keracunan, bahkan sangat berbahaya apabila sampai tertelan. Secara medis, gejala awal dari keracunan dietilen glikol yaitu gejala gastrointestinal (sistem pencernaan).

Selain itu, ada gejala-gejala lainnya yang kemungkinan tertunda 48 jam. Ini dapat berkembang menjadi sebuah asidosis metabolik. Dalam jangkauan waktu 48 jam tersebut, zat DEG ini dapat mencederai organ ginjal dan hati yang dibarengi dengan muncul efek neurologis berupa neuropati (gangguan pada saraf tubuh). 

Demikian ulasan mengenai fakta dietilen glikol mulai dari fungsi, sifat, dan bahayanya yang perlu diketahui. Perlu diingat bahwa pastikan untuk selalu mengonsumsi obat dari toko obat resmi dan sesuai dosis dokter. Semoga bermanfaat. 

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Etilen Glikol Butil Ether di Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut, Apa Itu?

Temuan Etilen Glikol Butil Ether di Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut, Apa Itu?

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:03 WIB

Bahaya 3 Zat yang Ditemukan di Obat Sirup Diduga Pemicu Gagal Ginjal Akut

Bahaya 3 Zat yang Ditemukan di Obat Sirup Diduga Pemicu Gagal Ginjal Akut

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:39 WIB

Antangin Hingga OB Herbal Diklaim Tidak Mengandung Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

Antangin Hingga OB Herbal Diklaim Tidak Mengandung Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:47 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:50 WIB

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

×