Geger Anak Buah Menghadap Sambo Gegara Lihat Brigadir J Masih Hidup di CCTV, Ternyata Cuma Hoaks?

Dany Garjito, Elvariza Opita

Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:02 WIB
Geger Anak Buah Menghadap Sambo Gegara Lihat Brigadir J Masih Hidup di CCTV, Ternyata Cuma Hoaks?
Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Salah satu hal menarik yang terungkap di dakwaan obstruction of justice penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat adalah sejumlah anak buah Ferdy Sambo yang memergoki kebohongan skenario baku tembak.

Sebagai pengingat, Jaksa Penuntut Umum menyatakan Arif Rachman Arifin menelepon Brigjen Pol Hendra Kurniawan dengan gemetar ketakutan karena melihat Brigadir J masih hidup sekitar pukul 17.07-17.11 WIB.

Setelah peristiwa tersebut, Arif dan Hendra sama-sama menghadap Sambo. Saking ketakutannya, Arif disebut tak mampu menatap mata Sambo dan berujung dengan desakan dari sang mantan Kadiv Propam Polri supaya anak buahnya tetap melaksanakan perintah.

Namun belakangan, kebenaran kisah ini dipertanyakan. Pasalnya menurut kuasa hukum Hendra, Agus Nurpatria, serta Irfan Widyanto, cerita yang diungkap di surat dakwaan ini kemungkinan besar tidak pernah terjadi.

"Saya mendapatkan informasi yang belum saya dalami, tadi pagi, bahwa sebetulnya peristiwa ini nggak ada," kata Sangun Ragahdo, seperti dikutip Suara.com dari tayangan Ni Luh di kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (25/10/2022).

"Peristiwa yang mana yang tidak ada?" tanya Ni Luh Puspa memastikan informasi putra Henry Yosodiningrat tersebut.

"Peristiwa Arif Rachman dengan Hendra Kurniawan menghadap ke Sambo, bahwa CCTV ini berbeda antara versi Sambo (dengan versi CCTV)," jawab Raga.

Namun Raga mengaku belum bisa memvalidasi kebenaran informasi tersebut karena masih perlu didalami, apalagi ia dan Hendra Kurniawan pun belum bertemu kembali.

"Yang tidak ada Arif Rachman menelepon Hendra atau Arif Rachman dan Hendra bertemu dengan Ferdy Sambo?"

baca juga

"Ini tadi yang saya bilang, saya baru dapat info ini tadi pagi dan saya belum berani mengeluarkan statement sekarang. Mungkin akan saya dalami lagi, karena lawyer kan tim (dan salah satunya) dapat info, 'Bang, sebetulnya ini nggak ada', (tapi) sampai sekarang kan saya belum ketemu lagi dengan Hendra," jelas Raga.

4 Menit Rekaman CCTV Bongkar Skenario Sambo

Terdakwa Arif Rahman Arifin saat menjalani kasus obstruction of justice Ferdy Sambo di PN Jaksel. (Suara.com/Arga)
Terdakwa Arif Rahman Arifin saat menjalani kasus obstruction of justice Ferdy Sambo di PN Jaksel. (Suara.com/Arga)

Dalam surat dakwaannya, jaksa menyebut ada momen ketika anak buah Ferdy Sambo menyadari kebohongan atasan mereka usai menonton CCTV bersama-sama. Salah satu yang menonton adalah Arif Rachman Arifin.

Pasalnya di kronologi yang didengar anak buah Sambo, mantan Kadiv Propam Polri itu datang ke rumah Duren Tiga saat Brigadir J dan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu sudah selesai tembak-menembak.

Namun di rekaman CCTV pukul 17.07-17.11 WIB, tampak Brigadir J masih hidup. Kebohongan ini langsung disampaikan Arif Rachman kepada Hendra Kurniawan.

Hendra kemudian menenangkan Arif Rachman yang ketakutan dan mengajak bawahannya itu untuk menghadap Sambo pada keesokan harinya.

Terdakwa kasus 'obstruction of justice' Hendra Kurniawan (depan) bersiap menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (19/10/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Terdakwa kasus 'obstruction of justice' Hendra Kurniawan (depan) bersiap menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (19/10/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Saat itu Sambo masih berkilah. "Masa sih? Itu keliru," ucap Sambo.

Namun suami Putri Candrawathi itu semakin panik dan sulit mengontrol emosi serta nada bicaranya. Ia kemudian membentak para anak buahnya, bahkan mengancam mereka akan diperkarakan apabila fakta CCTV ini sampai bocor.

"Masa kamu tidak percaya sama saya?!" bentak Sambo. "Kalau ada bocor, dari kalian berempat!"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Saksi Bharada E, Hakim Tegur Adik dan Pacar Brigadir J di Sidang: Gak Usah Nangis!

Jadi Saksi Bharada E, Hakim Tegur Adik dan Pacar Brigadir J di Sidang: Gak Usah Nangis!

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:49 WIB

Mengelus Kepala, Warganet Haru Lihat Sikap Orang Tua Brigadir J ketika Bharada E Sungkem Minta Maaf

Mengelus Kepala, Warganet Haru Lihat Sikap Orang Tua Brigadir J ketika Bharada E Sungkem Minta Maaf

Depok | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:15 WIB

Ketahui Brigadir J Dapat Ancaman Pembunuhan, Vera Jadi Saksi Persidangan, Kesaksian Bisa Diterima Tanpa Barang Bukti?

Ketahui Brigadir J Dapat Ancaman Pembunuhan, Vera Jadi Saksi Persidangan, Kesaksian Bisa Diterima Tanpa Barang Bukti?

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:41 WIB

Tepis Kamaruddin, Pengacara Bantah Bharada E Benarkan Dugaan Putri Candrawathi Ikut Tembak Brigadir J

Tepis Kamaruddin, Pengacara Bantah Bharada E Benarkan Dugaan Putri Candrawathi Ikut Tembak Brigadir J

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:40 WIB

Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Tidak Bisa Live, PN Jaksel: Ada Pembatasan Saat Pembuktian atau Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Tidak Bisa Live, PN Jaksel: Ada Pembatasan Saat Pembuktian atau Pemeriksaan Saksi

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:55 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×