'Selesai Karir Politik Ganjar Pranowo', Kata Pengamat soal Tiket Capres dari PDIP untuk Pilpres 2024

Farah Nabilla, Sekar Anindyah Lamase

Rabu, 26 Oktober 2022 | 08:19 WIB
'Selesai Karir Politik Ganjar Pranowo', Kata Pengamat soal Tiket Capres dari PDIP untuk Pilpres 2024
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbagi pengalaman caranya dalam menetapkan Upah Minimum 2023 dengan merujuk PP Nomor 36 tahun 2021. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Gonjang-ganjing buntut pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo nampaknya belum usai. Terlebih setelah Ganjar mendapatkan sanksi berupa teguran lisan dari PDI Perjuangan.

Dukungan dari PDI Perjuangan pun tampaknya belum terlihat ke arahnya, mengingat sejumlah elite partai banteng itu melontarkan kritik karena Ganjar dinilai melakukan manuver pencapresan yang berlebihan.

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, pengamat sekaligus Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute Achmad Nur Hidayat pun turut menanggapi soal hal ini.

Menurutnya, Megawati Soekarnoputri beserta PDI Perjuangan akan berpikir ulang untuk memberikan tiket pengusungan capres kepada Ganjar Pranowo.

Hal itu menurut Achmad karena Ganjar Pranowo minim prestasi selama dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Achmad pun menyinggung soal Jawa Tengah yang dinyatakan sebagai provinsi termiskin di Jawa di bawah pimpinan Ganjar.

“Sebagai gubernur yang miskin prestasi karena Jawa Tengah menurut data BPS adalah Provisi termiskin di Jawa tentu membuat Megawati dan PDIP berfikir ulang untuk memberikan tiket partainya kepada Ganjar Pranowo.” ujar Achmad dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi wartaekonomi.co.id, Selasa (25/10/22).

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memenuhi undangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP untuk klarifikasi pernyataannya soal 'Siap Nyapres'.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memenuhi undangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP untuk klarifikasi pernyataannya soal 'Siap Nyapres'.

Achmad menyampaikan hal tersebut semakin relevan apabila melihat para pendukung Ganjar di luar PDIP yang seperti memberikan tekanan pada Megawati dan partainya itu.

Nantinya, Megawati dinilai akan mengevaluasi langkah dua periode terakhir mereka soal pengusungan capres.

baca juga

PDIP yang belum menentukan pilihan untuk capres mereka sering kerap dianggap mendapatkan tekanan terlebih dahulu dari luar.

"Megawati dan PDIP tentunya akan mengevaluasi kembali bagaimana dukungan terdapat Jokowi sebagai Presiden RI baik pada periode pertama kedua. Bagaimana tekanan terhadap PDIP dari eksternal dapat dirasakan sangat kuat saat itu," terang Achmad.

Sementara itu, Achmad menjelaskan bahwa dari sisi Ganjar sendiri, tiket dari PDIP merupakan harga mati yang harus diperjuangkan.

Achmad menyampaikan bahwa apabila PDIP tak memberikan tiket capres terserbut ke Ganjar, maka karir politik Gubernur Jawa Tengah itu telah usai.

“Dan jika akhirnya PDIP tidak memberikan tiket nya kepada Ganjar sebagai capres. Maka selesai lah karier politik Ganjar Pranowo,” jelas Achmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP ke Ganjar Tak Kunjung Kasih Sinyal, Saingan dengan Puan, Kini Kena Teguran

PDIP ke Ganjar Tak Kunjung Kasih Sinyal, Saingan dengan Puan, Kini Kena Teguran

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 07:44 WIB

Bukan AHY, PKS Ajukan Ahmad Heryawan Kandidat Cawapres Anies Baswedan

Bukan AHY, PKS Ajukan Ahmad Heryawan Kandidat Cawapres Anies Baswedan

Sumsel | Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:25 WIB

NasDem, PKS dan Demokrat Bertemu di Rumah Anies Baswedan untuk Bahas Nasib AHY dan Aher di Pilpres 2024

NasDem, PKS dan Demokrat Bertemu di Rumah Anies Baswedan untuk Bahas Nasib AHY dan Aher di Pilpres 2024

Jabar | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:54 WIB

Beda Sanksi PDIP: Ganjar Terima Teguran Lisan Buntut Siap Nyapres, Dewan Kolonel Ditegur Lewat Surat

Beda Sanksi PDIP: Ganjar Terima Teguran Lisan Buntut Siap Nyapres, Dewan Kolonel Ditegur Lewat Surat

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:25 WIB

PDIP Ingin Pilpres 2024 Jadi Momentum Hadirkan Pemimpin Perempuan, Kode untuk Puan?

PDIP Ingin Pilpres 2024 Jadi Momentum Hadirkan Pemimpin Perempuan, Kode untuk Puan?

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Bakal Dukung Anies Baswedan, PKS Ajukan Lima Nama Kader Partai Jadi Alternatif Cawapres 2024

Bakal Dukung Anies Baswedan, PKS Ajukan Lima Nama Kader Partai Jadi Alternatif Cawapres 2024

Jawa Tengah | Rabu, 26 Oktober 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB