L'Oreal Digugat ke Pengadilan AS karena Produknya Dituduh Sebabkan Kanker

Diana Mariska | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:56 WIB
L'Oreal Digugat ke Pengadilan AS karena Produknya Dituduh Sebabkan Kanker
Ilustrasi produk L'Oreal. (DIPTENDU DUTTA / AFP)

Suara.com - Seorang perempuan asal Missouri, Amerika Serikat, menggugat perusahaan kosmetik, L’Oreal, dan mengaku dirinya menderita kanker rahim akibat penggunaan produk pelurus rambut dari perusahaan tersebut.

Gugatan yang dilayangkan pada Jumat (21/10) di pengadilan federal Chicago itu diajukan beberapa hari setelah sebuah penelitian oleh Institut Nasional Keselamatan Kesehatan Lingkungan AS (NIEHS) menemukan bahwa produk pelurus rambut dapat secara signifikan meningkatkan risiko kanker rahim bagi orang-orang yang sering menggunakannya.

Penggugat, Jennifer Mitchell, mengaku didiagnosa menderita kanker rahim pada 2018, setelah menggunakan produk-produk L’Oreal sejak tahun 2000, ketika ia berusia 10 tahun.

Ia meminta pengadilan untuk memerintahkan L’Oreal membayar uang ganti rugi dalam jumlah yang tidak ditentukan dan untuk membayar biaya pemantauan kesehatannya.

Tim pengacara Mitchell, Ben Crump dan Diandra Debrosse Zimmermann, mengatakan bahwa firma mereka sudah memiliki klien lain yang mengalami hal serupa.

“Jenny Mitchell adalah perempuan pertama yang didiagnosa kanker rahim yang maju dan mengajukan gugatan terhadap perusahaan yang memproduksi produk pelurus rambut kimiawi tersebut,” kata Crump, di luar gedung pengadilan federal di Chicago pada Senin (24/10).

“Dan pengacara Zimmermann dan saya, kami mewakili banyak perempuan lain yang sekarang maju setelah mengetahui temuan-temuan ilmiah yang mengatakan bahwa terdapat kaitan antara penggunaan produk pelurus kimiawi dan kanker rahim.”

L’Oreal belum menanggapi permohonan untuk memberikan tanggapan.

Kanker rahim sendiri merupakan kanker ginekologi paling umum di Amerika Serikat, menurut data pemerintah federal, dengan jumlahnya yang terus meningkat, khususnya di kalangan perempuan kulit hitam.

Peneliti NIEHS, Che-Jung Chang, mengatakan minggu lalu bahwa penelitian baru itu bisa sangat relevan bagi perempuan kulit hitam karena mereka cenderung menggunakan produk pelurus rambut lebih sering dan dimulai pada usia lebih dini daripada orang-orang dari ras lain.

Mitchell, yang merupakan seorang perempuan kulit hitam, menuduh L’Oreal secara sengaja memasarkan produk pelurus rambutnya kepada perempuan dan anak-anak perempuan kulit hitam dan gagal memperingatkan risikonya, meskipun tahu sejak setidaknya tahun 2015 bahwa produk-produk itu mengandung bahan kimia yang berpotensi berbahaya. [VOA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Indonesia, WhatsApp Down di Seluruh Dunia

Tak Hanya Indonesia, WhatsApp Down di Seluruh Dunia

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:29 WIB

Netizen Serang WhatsApp di Twitter, Aplikasi Unpopular di Amerika

Netizen Serang WhatsApp di Twitter, Aplikasi Unpopular di Amerika

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:10 WIB

Pernah Bekerja di China, Mantan Pilot AS Ditangkap oleh Polisi Federal Australia

Pernah Bekerja di China, Mantan Pilot AS Ditangkap oleh Polisi Federal Australia

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:06 WIB

Paspampres Kena Todong Perempuan Berpistol, Apa Itu Pistol FN? Ini Sejarahnya

Paspampres Kena Todong Perempuan Berpistol, Apa Itu Pistol FN? Ini Sejarahnya

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:22 WIB

Cemas Cinta Kuya Kepincut Bule Amerika, Uya Kuya Ingin Jodohnya Anaknya Orang Indonesia

Cemas Cinta Kuya Kepincut Bule Amerika, Uya Kuya Ingin Jodohnya Anaknya Orang Indonesia

Sumut | Selasa, 25 Oktober 2022 | 08:50 WIB

Mobil Lubricants  Bangga Red Bull Racing Juara Dunia Konstruktor Lewat F1 GP Amerika Serikat 2022

Mobil Lubricants Bangga Red Bull Racing Juara Dunia Konstruktor Lewat F1 GP Amerika Serikat 2022

Otomotif | Senin, 24 Oktober 2022 | 17:46 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB