40 Hari Kematian Amini, Situs Suci Syiah Di Iran Diserang Kelompok Bersenjata, 15 Orang Tewas

Bangun Santoso

Kamis, 27 Oktober 2022 | 23:50 WIB
40 Hari Kematian Amini, Situs Suci Syiah Di Iran Diserang Kelompok Bersenjata, 15 Orang Tewas
Aksi unjuk rasa atas kematian Mahsa Amini di Iran. (AFP)

Suara.com - Sejumlah pria bersenjata menyerang sebuah situs suci utama umat Syiah di Iran pada Rabu (26/10), menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan lainnya.

Disitat dari laman VOA, serangan itu terjadi ketika unjuk rasa menandai 40 hari kematian Mahsa Amini, perempuan yang tewas dalam tahanan polisi moral setelah ditangkap karena tidak mengenakan jilbab dengan benar, berlangsung di berbagai daerah di Iran dan menjadi gerakan anti-pemerintah terbesar yang terjadi dalam satu dekade terakhir di negara itu.

Stasiun televisi pemerintah menyalahkan serangan itu kepada “takfirist,” istilah yang merujuk pada ekstremis Muslim Sunni yang menarget warga Syiah yang menjadi mayoritas di negara itu pada masa lalu.

Serangan itu tampak tidak terkait dengan demonstrasi yang tengah terjadi.

Situs web resmi pengadilan mengatakan, dua pria bersenjata ditangkap, sementara pria ketiga masih buron setelah serangan di Masjid Shah Cheragh, situs suci kedua umat Syiah di Iran.

Kantor berita pemerintah IRNA melaporkan jumlah korban jiwa tersebut, sementara TV pemerintah melaporkan 40 orang terluka dalam serangan itu.

Media online Iran yang dinilai dekat dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran melaporkan bahwa para pelaku merupakan warga negara asing, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Serangan seperti itu jarang terjadi di Iran. Akan tetapi, pada April lalu seseorang menikam dua ulama hingga tewas di situs suci makam Imam Reza, situs Syiah paling dihormati di negara itu, yang terletak di timur laut kota Mashhad. (Sumber: VOA)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santiago Sanchez, Penonton Piala Dunia 2022 Jalan Kaki dari Spanyol ke Qatar Hilang di Iran

Santiago Sanchez, Penonton Piala Dunia 2022 Jalan Kaki dari Spanyol ke Qatar Hilang di Iran

Bola | Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:01 WIB

Iran Bebaskan 2 Influencer Asal Selandia Baru yang Sebelumnya Ditahan

Iran Bebaskan 2 Influencer Asal Selandia Baru yang Sebelumnya Ditahan

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 12:43 WIB

Iran Dituding Bantu Rusia dalam Perang Lawan Ukraina, Desakan FIFA Coret Timnas Iran dari Piala Dunia 2022 semakin Kuat

Iran Dituding Bantu Rusia dalam Perang Lawan Ukraina, Desakan FIFA Coret Timnas Iran dari Piala Dunia 2022 semakin Kuat

Jogja | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:30 WIB

Kronologi Timnas Iran Didesak Mundur dari Piala Dunia 2022 hingga Calon Penggantinya

Kronologi Timnas Iran Didesak Mundur dari Piala Dunia 2022 hingga Calon Penggantinya

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:25 WIB

Siapa Pengganti Posisi Iran Jika Dikeluarkan dari Piala Dunia 2022 Qatar?

Siapa Pengganti Posisi Iran Jika Dikeluarkan dari Piala Dunia 2022 Qatar?

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:56 WIB

Profil Sergei Palkin, CEO Shakhtar Donetsk Minta Iran Dicoret dari Peserta Piala Dunia 2022 Qatar

Profil Sergei Palkin, CEO Shakhtar Donetsk Minta Iran Dicoret dari Peserta Piala Dunia 2022 Qatar

Bola | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:29 WIB

Kantor Berita Iran: Rusia Sepakat Impor 40 Turbin Gas Produksi dalam Negeri

Kantor Berita Iran: Rusia Sepakat Impor 40 Turbin Gas Produksi dalam Negeri

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 15:10 WIB

Terkini

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

×