Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB
Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik
Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia pada 30 Oktober 2026, harga cabai dan daging ayam mengalami penurunan signifikan di pasar tradisional Indonesia.
  • Harga beras berbagai kualitas, daging sapi, dan gula pasir justru tercatat mengalami kenaikan tipis di tingkat eceran seluruh Indonesia.
  • Komoditas seperti bawang merah, minyak goreng curah, dan minyak goreng kemasan bermerek II tetap stabil tanpa mengalami perubahan harga.

Suara.com - Harga kebutuhan bahan pokok di berbagai pasar tradisional seluruh Indonesia kembali menunjukkan fluktuasi yang cukup bervariasi pada pengujung bulan ini. Mengacu pada pembaruan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dirilis oleh Bank Indonesia pada Jumat (30/10/2026), sejumlah komoditas utama yang kerap menjadi pemicu inflasi harian terpantau mengalami koreksi harga yang cukup melegakan konsumen.

Penurunan paling mencolok terjadi pada kelompok bumbu dapur, khususnya ragam jenis cabai, yang diikuti oleh melandainya harga protein hewani seperti daging ayam dan telur ayam ras segar.

Tren penurunan harga di kelompok cabai tentu menjadi kabar baik bagi rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner. Berdasarkan data PIHPS, harga cabai rawit merah yang sebelumnya kerap bertengger di atas level psikologis seratus ribu rupiah, kini tercatat merosot ke angka Rp96.200 per kilogram (kg).

Angka tersebut merepresentasikan penurunan sebesar 6,56 persen atau menyusut Rp6.750 apabila dikomparasikan dengan patokan harga pada hari perdagangan sebelumnya.

Pelemahan harga ini rupanya merata pada varian cabai lainnya di pasaran. Komoditas cabai merah keriting terpantau ikut menyesuaikan diri dengan penurunan sebesar 3,02 persen atau turun Rp2.600 sehingga kini dibanderol seharga Rp83.500 per kg.

Di sisi lain, harga cabai merah besar dipatok pada angka Rp71.600 per kg setelah mengalami koreksi yang cukup lumayan, yakni sebesar 5,29 persen atau setara dengan Rp4.000 per kg. Adapun komoditas cabai rawit hijau tidak luput dari tren penurunan, mencatatkan penyusutan harga sebesar 1,32 persen atau Rp1.050, yang membawanya ke level Rp78.350 per kg.

Tidak hanya di sektor bumbu dapur pedas, kabar baik juga datang dari los daging unggas. Harga daging ayam ras segar yang menjadi salah satu sumber protein favorit masyarakat perkotaan dilaporkan turun sebesar 2,38 persen atau memotong Rp950 dari harga sebelumnya.

Dengan koreksi tersebut, rata-rata harga daging ayam ras secara nasional kini berada di level Rp39.000 per kg. Penurunan ini turut mengekor pada komoditas telur ayam ras segar yang kini dilego seharga Rp29.350 per kg, menyusut tipis 0,68 persen atau turun Rp200 dari hari sebelumnya.

Kendati masyarakat bisa sedikit berhemat untuk belanja lauk dan cabai, kewaspadaan alokasi anggaran belanja tetap diperlukan. Pasalnya, pergerakan harga yang berlawanan justru terjadi pada komoditas karbohidrat utama, yakni beras. Terpantau ada pergerakan naik yang perlahan namun pasti pada beberapa spesifikasi beras di tingkat eceran.

baca juga

Untuk beras kualitas bawah I, harganya dilaporkan naik sebesar 0,34 persen atau bertambah Rp50 menjadi Rp14.950 per kg. Kenaikan serupa dengan persentase dan nominal yang sama juga terjadi pada beras kualitas bawah II, yang kini menyentuh harga Rp14.800 per kg.

Peningkatan harga turut merambah beras kualitas super II yang kini dijual pada level Rp17.450 per kg setelah naik 0,29 persen. Sementara itu, untuk varian beras kualitas medium I, medium II, serta super I, harganya masih mampu bertahan stabil tanpa perubahan, di mana masing-masing dibanderol pada angka Rp16.650, Rp16.450, dan Rp18.000 per kg.

Bergerak ke komoditas sumber protein premium, harga daging sapi segar justru menunjukkan grafik yang menanjak. Daging sapi kualitas I tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,1 persen atau Rp150, mengerek harganya menjadi Rp152.700 per kg. Hal serupa menimpa daging sapi kualitas II yang harganya terkatrol naik sebesar 0,14 persen atau Rp200, menjadikannya berada di level Rp143.700 per kg di pasaran.

Pergerakan harga komoditas pemanis buatan pun senada dengan daging sapi. Harga gula pasir kualitas premium terdeteksi naik tipis 0,24 persen atau Rp50 menjadi Rp20.600 per kg. Untuk komoditas gula pasir lokal, kenaikannya mencapai 0,52 persen atau bertambah Rp100, sehingga harga ecerannya kini menembus angka Rp19.500 per kg.

Dalam kelompok komoditas pelengkap lainnya, stabilitas harga masih terjaga pada beberapa sektor. Harga bawang merah ukuran sedang terpantau kokoh dan stagnan di level Rp37.100 per kg, berkebalikan dengan bawang putih ukuran sedang yang justru memberikan kelonggaran berupa penurunan harga sebesar 0,52 persen atau Rp200 menjadi Rp38.250 per kg.

Untuk urusan dapur yang melibatkan minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat stabil di angka Rp20.350 per kg. Demikian pula dengan minyak goreng kemasan bermerek II yang masih ajek di harga Rp23.600 per kg, meskipun minyak goreng kemasan bermerek I harus sedikit naik 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

×