Leptospirosis Penyakit dari Urine Tikus: Ini Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya

Rifan Aditya

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 23:19 WIB
Leptospirosis Penyakit dari Urine Tikus: Ini Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
Ilustrasi tikus penyebar infeksi Leptospirosis - Leptospirosis adalah. (Pexels)

Suara.com - Saat musim penghujan tiba, banyak daerah di Indonesia mulai terkena banjir. Kehadiran banjir ini juga membawa penyakit yang bisa menularkan kepada sesama manusia. Salah satu penyakit yang kini marak terjadi adalah leptospirosis. Lantas apa itu leptospirosis?

Dilansir dari laman Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, leptospirosis adalah penyakit yang ditularkan melalui urine tikus berupa bakteri masuk melalui kulit yang lecet atau selaput lendir pada saat kontak dengan banjir atau genangan air.

Leptospirosis disebabkan oleh bakteri bernama Leptospira interrogans yang mampu hidup bertahun-tahun di dalam ginjal hewan. Selain tikus, ada beberapa hewan yang bisa terserang bakteri ini seperti anjing, babi, kuda dan sapi.

Gejala Leptospirosis

Gejala leptospirosis ini tidak jauh berbeda dengan penyakit flu pada umumnya. Namun, jika penyakit ini dalam kondisi parah dapat merusak organ dalam hingga dapat mengancam keselamatan nyawa seseorang. 

Dikutip dari laman Centers of Disease Control and Prevention (CDC), ada beberapa gejala leptospirosis yang bisa dialami seseorang sebagai berikut.

  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Penyakit kuning
  • Mata merah
  • Sakit perut
  • Diare
  • Demam tinggi
  • Muntah
  • Ruam

Ada juga beberapa orang yang terinfeksi namun tidak menunjukkan gejala sama sekali. Biasanya orang yang terkena leptospirosis ini akan mengalami sakit dari 2 hari hingga 4 minggu. Adapun 2 fase yang dialami oleh orang yang terkena leptospirosis ini.

- Fase pertama: orang mengalami demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan gejala lainnya. Namun, kondisi ini dapat sembuh dalam sementara waktu tetapi bisa sakit kembali

- Fase kedua: orang dapat mengalami gagal ginjal, gagal hati atau meningitis. Jika kondisi ini tidak dilakukan pengobatan, maka pemulihan akan memakan waktu lebih lama hingga berbulan-bulan.

baca juga

Cara Mengobati Leptospirosis

Infeksi leptospirosis pada kondisi ringan akan bisa sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu satu minggu. Namun, pengobatan dapat dilakukan untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Adapun beberapa obat yang digunakan untuk mengobati infeksi leptospirosis ini adalah obat antibiotik dan obat penurun demam.

Obat antibiotik yang dapat digunakan adalah penisilin, amoxicillin, doxycycline, dan ampicillin. Sementara obat penurun demam yang digunakan adalah paracetamol atau ibuprofen.

Demikian ulasan mengenai infeksi leptospirosis yang dapat menyebar di area banjir maupun genangan air yang disebabkan oleh urine tikus. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda seputar penanganan leptospirosis.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Leptospirosis? Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit yang Kerap Muncul saat Musim Hujan

Apa Itu Leptospirosis? Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit yang Kerap Muncul saat Musim Hujan

Health | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 20:29 WIB

Selain Leptospirosis, Ini 3 Penyakit yang Disebabkan oleh Hewan

Selain Leptospirosis, Ini 3 Penyakit yang Disebabkan oleh Hewan

Deli | Kamis, 27 Oktober 2022 | 14:17 WIB

Penyakit Leptospirosis Serang Warga Semarang, Terkini 55 Orang Meninggal

Penyakit Leptospirosis Serang Warga Semarang, Terkini 55 Orang Meninggal

Deli | Kamis, 27 Oktober 2022 | 14:07 WIB

Mengenal Leptospirosis: Penyakit yang Sering Muncul saat Hujan dan Banjir

Mengenal Leptospirosis: Penyakit yang Sering Muncul saat Hujan dan Banjir

Your Say | Rabu, 26 Oktober 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×