Berani Tolak Perintah Jenderal, Bripka RR Ternyata Punya Kedekatan Emosional dengan Ferdy Sambo?

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:39 WIB
Berani Tolak Perintah Jenderal, Bripka RR Ternyata Punya Kedekatan Emosional dengan Ferdy Sambo?
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kasus pembunuhan berencana Brigadir J masih terus menerus menjadi sorotan. Salah satu hal yang masih diperbincangkan adalah soal Bharada E yang tak berani menolak perintah Ferdy Sambo.

Sikap Bharada Richard Eliezer alias Bharada E tak berani melawan perintah Sambo menuai pro kontra. Sebab, Bripka Rizky Rizal alias Bripka RR padahal berani menolak sang jenderal.

Sehubungan dengan hal tersebut, sang pengacara Bharada E, Ronny Talapessy, pun menemukan fakta lain dibalik penolakan Bripka RR.

"Setelah kami mempelajari berkas dan mendampingi, mengikuti proses penyidikan di kepolisian sampai ke persidangan. Ada fakta yang kami temukan terkait dengan saksi Ricky Rizal," ungkap Ronny Talapessy dalam program Satu Meja dikutip Suara.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Sabtu (29/10/2022).

Ronny menduga Bripka RR memiliki kedekatan emosional dengan Ferdy Sambo. Hal itu dijelaskan karena Bripka RR sudah mendampingi Ferdy Sambo sejak mantan Kadiv Propam itu menjabat sebagai Kapolres Brebes.

"Terkait dengan kedekatan saksi Ricky Rizal dengan saudara FS. RR ini sudah mengikuti dari sejak FS menjadi Kapolres Brebes. Jadi yang kami lihat, di sini ada kedekatan emosional," jelasnya.

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Richard Eliezer atau Bharada E saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Richard Eliezer atau Bharada E saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara Bharada E, dikatakan terbilang masih baru bergabung dan paling junior di dalam kelompok Ferdy Sambo.

Oleh karena itu, Ronny pun membenarkan bahwa kondisi Bharada E yang masih baru sehingga tak kuasa menolak perintah.

Ronny turut membeberkan bahwa Bharada E menjadi ajudan di kelompok ring terluar.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Diduga Ada 3 Geng Kepolisian dalam Kasus Ferdy Sambo

Mau tak mau, Bharada E dijelaskannya tak bisa menolak terlebih masih baru bergabung.

"Jadi tingkatan pangkat Bhayangkara 2, kemudian di dalam posisi sebagai ajudan bukan ajudan yang masuk ke dalam ring yang terdekat tapi yang terluar. Jadi klien saya dengan waktu yang sangat pendek, nanti kita buktikan di persidangan," tutur Ronny.

"Menerima perintah yang sangat pendek dengan waktu yang sangat pendek. Sehingga klien saya tidak mempunyai pilihan yang lain," sambungnya.

Ronny menjelaskan bahwa Bharada E ketakutan dan khawatir apabila tak mematuhi perintah mantan Kadiv Propam itu.

Hal itu nanti akan disampaikan kuasa hukum Bharada E dengan alat bukti di persidangan nantinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI