Masa Depan Twitter di Tangan Elon Musk

Siswanto, BBC

Senin, 31 Oktober 2022 | 01:00 WIB
Masa Depan Twitter di Tangan Elon Musk
BBC

Suara.com - Zoe Kleinman, Natalie Sherman, James Clayton

Ini adalah momen di mana tak seorang pun merasa yakin dengan apa yang bakal terjadi: setelah berbulan-bulan penuh drama, Elon Musk membeli Twitter senilai Rp628,5 triliun

Musk mengumumkan berita besar ini, tentu saja, di Twitter. Bio di akunnya kini berubah menjadi “Chief Twit” dan ia mengumumkan “burung ini sudah dibebaskan”.

Tugas beres, sepanjang pengetahuannya.

Belum ada pengumuman resmi sejauh ini, dan diamnya Kantor Pusat Twitter ini memekakkan telinga.

Namun mungkin alasannya karena tidak ada orang di sana yang berwenang mengirimkan email pemberitahuan itu. 

Musk dilaporkan telah memecat Kepala Eksekutif Paraq Agrawal, Kepala Finansial Ned Segal, dan Eksekutif Legal Vijaya Gadde, sementara laman profil LinkedIn milik Ketua Dewan Direksi Bret Taylor menunjukkan dia tak lagi bekerja di Twitter.

Jadi, seperti apa nasib Twitter di tangan Musk nantinya?

‘Alun-alun kota digital’

Musk mengunggah cuitan kepada calon pengiklan dengan rendah hati - ini tak biasa untuk Elon Musk - pada Kamis.

baca juga

Dia mengatakan, alasannya membeli Twitter adalah untuk “mencoba menolong umat manusia”, dan dia menginginkan “peradaban untuk memiliki alun-alun kota digital”.

Dia juga menyiratkan bahwa, kalau misi ini gagal, dia akan menerimanya.

Fakta bahwa dia menujukan cuitan itu kepada calon pengiklan di Twitter menunjukkan bahwa untuk sekarang dia masih akan mempertahankan model bisnis Twitter.

https://twitter.com/elonmusk/status/1585341984679469056

Meskipun, raksasa media sosial ini sudah beberapa waktu mengalami merosotnya keuntungan bila dibandingkan dengan Alphabet milik Google dan Facebook milik Meta.

Di masa lalu, dia juga pernah secara bombastis bicara tentang melonggarkan moderasi, sehingga lebih banyak suara bisa didengar dengan bebas.

Twitter telah lama dituduh berat sebelah kepada akun-akun yang bernada sayap kiri dan lebih liberal - yang selalu disangkal platform tersebut.

Apakah ini berarti Musk akan mempersilahkan Donald Trump kembali ke Twitter?

Entahlah. Musk menawarkan visinya dengan terselubung, berkata bahwa platform ini harus lebih “menyambut”, dan tidak menjadi “neraka untuk siapapun tanpa terkecuali”.

Apakah Donald Trump akan kembali ke Twitter?

Setelah kerusuhan di Gedung Capitol, Twitter menutup akun Trump “karena risiko hasutan kekerasan lebih jauh”.

Trump kemudian menuntut Twitter, atas apa yang disebutnya sebagai “penyensoran”.

Tapi sekarang, Musk mencuit dia akan membentuk sebuah “dewan” yang akan memutuskan apakah akun-akun yang ditangguhkan bisa kembali lagi - termasuk milik Trump. 

Bukan rahasia, Trump sangat suka mencuit, sama seperti Musk. Bagi mantan presiden AS ini, Twitter menjadi cara jitu berhubungan dengan para pemilihnya, alih-alih melalui media tradisional.

Tapi keadaan sudah berubah. Trump kini punya perusahaan media sosial sendiri, yang bernama “Truth Social”.

Platform ini tampak persis seperti Twitter dan pengguna bisa mengunggah “truth” atau “kebenaran” di sana.

Dan aset terbesar Truth Social saat ini adalah Trump. Kalau dia kembali ke Twitter, Truth Social tidak akan bisa menjadi platform sosmed besar.

Menurut analisis Sensor Tower, Truth Social baru diunduh 92 ribu kali bulan lalu, di periode sama Twitter diunduh 14 juta kali.

Tapi tujuan utama Truth Social bukan menjadi relevan dengan publik kebanyakan. Trump butuh berada di sana secara eksklusif.

Itu mengapa, dalam pernyataannya baru-baru ini Trump berkata dia tidak pernah berpikir untuk kembali ke Twitter.

Lagipula, “dewan” yang dibentuk Musk belum tentu membolehkan Trump kembali.

https://twitter.com/elonmusk/status/1586059953311137792

Ini mirip dengan Dewan Pemantau milik Facebook, yang memutuskan Trump dilarang di platform itu selama dua tahun. Mereka juga harus memutuskan apakah akan kembali menerima Trump pada Januari tahun depan.

Mungkin saja, kedua “dewan” ini memutuskan tetap melarang Trump.

Belum ada perubahan kebijakan moderasi

“Supaya semua jelas, kami belum membuat perubahan pada kebijakan moderasi konten Twitter,” Musk mencuit.

Sebelumnya, dia mengumumkan akan membentuk dewan baru untuk memoderasi cuitan.

Di saat sama, dia mengatakan “semua orang yang di-suspend karena alasan-alasan sepele dan meragukan” akan “dibebaskan dari penjara Twitter”.

“Komedi kini legal di Twitter,” kata dia.

Banyak yang khawatir ini berarti Musk akan melonggarkan aturan soal ujaran kebencian dan misinformasi.

“Tidak ada keputusan besar soal konten atau mengembalikan akun yang ditangguhkan sebelum dewan terbentuk,” kata dia, hanya beberapa saat sebelum Twitter mengumumkan mengakhiri suspensi akun Kanye West pra-akuisisi olehnya.

https://twitter.com/elonmusk/status/1585966869122457600

Tapi Musk telah memberi sinyal bahwa perubahan besar akan terjadi di Twitter, versinya akan “kebebasan bersuara yang absolut”.

Di Uni Eropa, komisioner yang bertugas mengawasi pasar digital mengomentari cuitan Musk: “Di Eropa, burung itu akan terbang sesuai aturan Uni Eropa.”

Di Amerika, koalisi aktivis sayap kiri Stop the Deal berkata Musk “haus kekacauan” dan rencana-rencananya bisa saja menjadikan Twitter “kolam yang lebih penuh dengan kebencian”.

Petunjuk tentang spam dan super app

Sebelumnya, Musk pernah marah besar akibat banyaknya bot dan spam yang ada di platform ini, meski Twitter selalu menyangkal jumlah pengguna yang mereka laporkan lebih rendah.

Musk bisa saja memerintahkan pembersihan masal, yang kemungkinan berefek pada jumlah pengikut banyak orang. Ini tentu langkah awal yang tak populer.

Tapi petunjuk yang lebih menarik dari Musk adalah soal “X, aplikasi untuk semua hal”.

Dia tak pernah menjelaskan dengan detail apa maksudnya, tapi banyak yang menduga Twitter akan berubah menjadi sebuah “super app” - sama seperti WeChat di China: aplikasi sosial media, pesan, keuangan, pemesanan makanan, pendeknya untuk semua kegiatan sehari-hari.

Sillicon Valley tak punya aplikasi semacam itu, meskipun banyak yang berpendapat WhatsApp dan Facebook mulai bermetamorfosis menjadi demikian.

https://twitter.com/elonmusk/status/1585841080431321088

Musk juga tak pernah menyembunyikan kesukaannya pada mata uang crypto dan Binance, platform crypto terbesar saat ini, adalah penyokong utama misinya.

Apakah kita akan melihat Twitter menjalankan bisnis yang menerima pembayaran dengan crypto? Para pecinta crypto akan bersorak gembira, sementara mereka yang masih merasa criypto volatil akan sangat khawatir.

Yang kita tahu tentang Musk adalah bahwa dia visioner, mudah berubah pikiran, ambisius, dan kreatif.

Kita menyadari, perubahan Twitter bisa berjalan dengan sangat cepat. Sementara itu, sejumlah pengguna Twitter sudah mulai merasa jauh dengan platform ini.

“Kami ingin mobil terbang, tapi yang kami dapatkan adalah 140 karakter,” kata investor Peter Thiel dari industri teknologi, jauh sebelum meme “harapan vs kenyataan” populer.

Tapi dengan Musk kini memiliki Twitter, kita bisa saja memiliki kedua hal itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Commuter Siagakan 126 Personel Gabungan TNI-Polri Menyusul Demonstrasi di Jakarta

KAI Commuter Siagakan 126 Personel Gabungan TNI-Polri Menyusul Demonstrasi di Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:57 WIB

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Berbatasan China

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Berbatasan China

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset: Waspada Provokator, Semangat Warga Jaga Warga

Kawal RUU Perampasan Aset: Waspada Provokator, Semangat Warga Jaga Warga

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Jelang Demo DPR, 65 Orang Diciduk Bawa 7 Jeriken Bensin hingga Ratusan Botol Molotov

Jelang Demo DPR, 65 Orang Diciduk Bawa 7 Jeriken Bensin hingga Ratusan Botol Molotov

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Film 'Avengers Endgame: Encore' Kapan Tayang di Indonesia? Cek Jadwal Resminya

Film 'Avengers Endgame: Encore' Kapan Tayang di Indonesia? Cek Jadwal Resminya

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Ulasan Agito Psychic War: Bukan Sekadar Nostalgia, Ini Pembuktian Keadilan Tanpa Kekuatan Super

Ulasan Agito Psychic War: Bukan Sekadar Nostalgia, Ini Pembuktian Keadilan Tanpa Kekuatan Super

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Di Saksikan Langsung Botok Cs, Habiburokhman Pastikan UU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026

Di Saksikan Langsung Botok Cs, Habiburokhman Pastikan UU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Saksi Hidup Banjir Bandang Nepal: Semburan Lumpur Besar Langsung Terjang Kami

Saksi Hidup Banjir Bandang Nepal: Semburan Lumpur Besar Langsung Terjang Kami

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:33 WIB

3 Pilihan Moisturizer Penghilang Bekas Jerawat Merah, Formula Calming sesuai Review Pengguna

3 Pilihan Moisturizer Penghilang Bekas Jerawat Merah, Formula Calming sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Ramai Foto Profil Jadi Hitam Putih dengan Tagar Still Prabowo, Brief dari Siapa?

Ramai Foto Profil Jadi Hitam Putih dengan Tagar Still Prabowo, Brief dari Siapa?

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Terkini

KAI Commuter Siagakan 126 Personel Gabungan TNI-Polri Menyusul Demonstrasi di Jakarta

KAI Commuter Siagakan 126 Personel Gabungan TNI-Polri Menyusul Demonstrasi di Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus

Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus

Lampung | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:50 WIB

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Berbatasan China

45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Berbatasan China

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset: Waspada Provokator, Semangat Warga Jaga Warga

Kawal RUU Perampasan Aset: Waspada Provokator, Semangat Warga Jaga Warga

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Jelang Demo DPR, 65 Orang Diciduk Bawa 7 Jeriken Bensin hingga Ratusan Botol Molotov

Jelang Demo DPR, 65 Orang Diciduk Bawa 7 Jeriken Bensin hingga Ratusan Botol Molotov

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Komitmen Nyata BRI untuk Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Komitmen Nyata BRI untuk Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:40 WIB

DJ Cantik di Medan Ditangkap Edarkan Vape Narkoba Merk Batman

DJ Cantik di Medan Ditangkap Edarkan Vape Narkoba Merk Batman

Sumut | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Catat! Panduan Lengkap Jalur Anti-Macet Menuju Muktamar NU Jombang

Catat! Panduan Lengkap Jalur Anti-Macet Menuju Muktamar NU Jombang

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:40 WIB

×