45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Perbatasan China

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:47 WIB
45 WNI Ada di Nepal saat Banjir Bandang Terjang Perbatasan China
Banjir bandang di Nepal tewaskan ratusan orang [Ist]
baca 10 detik
  • Kemlu RI memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban banjir bandang perbatasan China-Nepal.

  • KBRI Dhaka dan Beijing memantau ketat kondisi 45 WNI serta turis pendaki di Nepal.

  • Banjir dahsyat tewaskan 160 orang dan menyebabkannya ratusan wisatawan asing hilang di perbatasan.

Suara.com - Kementerian Luar Negeri RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam bencana banjir bandang mematikan di kawasan perbatasan China dan Nepal. Ada 45 WNI menetap di Nepal. Seluruh WNI yang terdaftar mendiami kawasan tersebut dilaporkan selamat dari terjangan air bah yang melanda wilayah pegunungan.

Langkah cepat penyelamatan dan verifikasi lapangan terus bergulir untuk menjangkau para pelancong Indonesia yang sedang berada di jalur pendakian. Pemantauan intensif fokus menyisir area berisiko tinggi demi memastikan keselamatan pendaki serta pekerja imigran kita.

Prioritas utama Diplomat Indonesia saat ini tertuju pada perlindungan aktif serta pemetaan cepat pergerakan turis Indonesia. Koordinasi lintas perwakilan negara tetangga langsung diaktifkan guna mengantisipasi dampak buruk bencana susulan.

Banjir bandang dahsyat menerjang kawasan perbatasan Nepal dan China pada Rabu (26/8/2026). [Istimewa]
Banjir bandang dahsyat menerjang kawasan perbatasan Nepal dan China pada Rabu (26/8/2026). [Istimewa]

Perwakilan diplomasi Indonesia di Dhaka dan Beijing menjalin komunikasi nonstop bersama jejaring lokal serta Konsul Kehormatan di Kathmandu. Langkah ini diambil untuk mempercepat verifikasi keberadaan seluruh warga negara kita di zona bahaya.

“Hingga saat ini, berdasarkan pemantauan dan komunikasi dengan pihak terkait, belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak,” ucap Heni merespons pertanyaan ANTARA secara tertulis di Jakarta, Kamis.

Bagaimana Nasib Turis dan Pendaki Indonesia di Nepal?

Atase KBRI Dhaka memfokuskan perhatian ekstra kepada rombongan pelancong yang tengah melintasi jalur ekstrem pegunungan Nepal. Imbauan resmi telah menyasar seluruh agensi tur perjalanan demi melacak posisi persis WNI yang dipandu.

Langkah preventif ini mewajibkan seluruh pengelola tur memberikan pembaruan kondisi wisatawan Indonesia secara berkala. Keselamatan para pendaki di medan sulit menjadi perhatian paling krusial pascabencana meluas.

Catatan diplomatik menunjukkan ada 45 WNI yang bermukim secara tetap di wilayah Nepal. Sebagian besar warga kita menetap di area Kathmandu dengan mata pencaharian utama pada sektor perhotelan.

baca juga

Kemlu RI menginstruksikan seluruh masyarakat Indonesia di kawasan terdekat untuk memperketat kewaspadaan dan menjauhi titik rawan. Instruksi resmi meminta WNI mematuhi seluruh panduan evakuasi yang dikeluarkan otoritas setempat.

“KBRI Beijing dan KBRI Dhaka akan terus memantau perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan komunitas WNI,” ucap Direktur PWNI Kemlu RI.

Berapa Nomor Hotline Darurat yang Bisa Dihubungi?

Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat, KBRI Dhaka menyediakan layanan hotline pada nomor +880 161-4444-552. Sementara itu, WNI yang berada di wilayah China dapat menghubungi hotline KBRI Beijing di +8618610455488.

Tragedi alam di perbatasan dua negara ini dipicu oleh luapan mendadak Sungai Bhotekoshi di wilayah Rasuwa. Arus deras bercampur lumpur menghancurkan permukiman warga serta fasilitas pembangkit listrik tenaga air di sekitarnya.

Semburan lumpur dan air bah juga melanda kota Shigatse di wilayah Otonom Tibet, China. Luapan air sungai yang mengalir deras dari China menuju Nepal memperluas skala kehancuran permukiman.

Bencana meluas ini meluluhlantakkan infrastruktur perbatasan dan mengisolasi ratusan pemukim lokal serta wisatawan mancanegara. Dampak kerugian material serta korban jiwa terus melonjak seiring proses pencarian di lapangan.

Korban tewas akibat banjir bandang ini melonjak hingga 160 jiwa dengan ratusan orang lainnya dinyatakan hilang. Dari total 384 warga hilang di Nepal, sebanyak 290 di antaranya merupakan wisatawan asing asal India, Malaysia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saksi Hidup Banjir Bandang Nepal: Semburan Lumpur Besar Langsung Terjang Kami

Saksi Hidup Banjir Bandang Nepal: Semburan Lumpur Besar Langsung Terjang Kami

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:33 WIB

47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal

47 Peziarah Gunung Kailash Hilang Kontak Akibat Banjir Bandang Nepal

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Terkini

Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater

Demi Puas Belanja, Masyarakat Nekat Ajukan Paylater

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

Ferry Boboho Disebut Berperan dalam Dugaan Pemerasan Rp 55 Miliar, Pengamat: Ada yang Janggal

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Ulasan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Sekuel Horor Religi yang Penuh Drama!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Rumah Dinas TNI Jalankan Bisnis Judol, Ini Regulasi dan Hukumannya

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Cara Pakai Moisturizer yang Benar untuk Kulit Berminyak agar Wajah Tidak Kusam

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:27 WIB

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

7 Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran agar Pas Dipakai Jalan, Cek Insole hingga Heel Grip

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Semarang Heritage Night Run 2026, Strategi Hidupkan Wisata dan Ekonomi Kota Lama

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Netflix Umumkan 16 Peserta The Devil's Plan Season 3, Ada Jang Dong Min!

Netflix Umumkan 16 Peserta The Devil's Plan Season 3, Ada Jang Dong Min!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:00 WIB

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:43 WIB

×