Bukan Sambo, Eks Hakim Agung Sebut Bharada E Paling Bertanggung Jawab: Tidak Ada Dia, Tidak Ada Kematian

Agatha Vidya Nariswari, Elvariza Opita

Senin, 31 Oktober 2022 | 09:51 WIB
Bukan Sambo, Eks Hakim Agung Sebut Bharada E Paling Bertanggung Jawab: Tidak Ada Dia, Tidak Ada Kematian
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Richard Eliezer usai mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu akan menghadapi kembali persidangan lanjutan pada Senin (31/10/2022). Salah satu yang ingin dibuktikan pihaknya adalah soal Bharada E yang cuma menjalankan perintah Ferdy Sambo hingga berujung menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Namun mantan Hakim Agung Prof Gayus Lumbuun ternyata punya pandangan berbeda. Ia tak menampik jika Sambo adalah otak dari pembunuhan ini, tetapi pada akhirnya Bharada E tetap eksekutor.

Karena itulah, Gayus menilai Bharada E yang seharusnya bertanggung jawab penuh atas peristiwa yang terjadi.

"Dalam pikiran saya, Bharada E bertanggung jawab penuh. Karena kalau tidak ada dia, tidak ada kematian," tegas Gayus ketika hadir di program Satu Meja, dikutip Suara.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Minggu (30/10/2022).

"Meskipun Bharada E bisa mengatakan kalau tidak ada perintah tidak akan ada penembakan?" tanya Budiman Tanuredjo selaku pembawa acara.

Gayus menilai hanya ada 3 alasan untuk pelaku seperti Bharada E bisa bebas dari pidana. Yang pertama bila terbukti terganggu kejiwaannya. Lalu dua alasan lain adalah overmacht alias dalam pengaruh daya paksa, serta noodweer alias saat pelaku dalam keadaan terdesak atau pembelaan darurat.

"Noodweer, (misalnya) dia terancam kalau tidak (mengikuti perintah). Misal Sambo menodong (Bharada E), 'Eh, kamu tembak! Kalau nggak, aku tembak kamu!'" jelas Gayus.

Karena itulah, posisi Bharada E dinilai tetap berat karena harus membuktikan kondisi yang disebutkannya tadi. Menurut Gayus, pembunuhan Brigadir J tidak akan terjadi apabila tidak ada yang berkenan diperintah oleh Sambo. Dalam hal ini yang dimaksud adalah Bharada E mau melaksanakan perintah Sambo, padahal sebelumnya Bripka Ricky Rizal Wibowo bisa menolaknya.

"Saya berpandangan peristiwa ini terjadi karena ada yang disuruh sebagai pelaksana. Melaksanakan dia, penuh, apa yang diperintahkan, (dilaksanakan secara) penuh," terang Gayus.

baca juga

"Bahkan tidak sekali. Lebih dari sekali penembakan itu, mematikan berarti," sambungnya, merujuk pada Bharada E yang menembak Brigadir J beberapa kali. Lalu setelahnya, menurut Jaksa Penuntut Umum, Sambo juga ikut menembak tepat di kepala belakang Brigadir J.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Bertemu Ferdy Sambo dan Istri, Ibu Brigadir J Cuma Mau Tanya, 'Hatinya Terbuat dari Apa?'

Siap Bertemu Ferdy Sambo dan Istri, Ibu Brigadir J Cuma Mau Tanya, 'Hatinya Terbuat dari Apa?'

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:41 WIB

Perkara Pembunuhan Brigadir J: Besok Sidang Richard Eliezer dengan Agenda Pemeriksaan Saksi

Perkara Pembunuhan Brigadir J: Besok Sidang Richard Eliezer dengan Agenda Pemeriksaan Saksi

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:14 WIB

Terungkap! Ini Pesan Orang Tua Brigadir J Saat Bharada E Bersimpuh Meminta Maaf

Terungkap! Ini Pesan Orang Tua Brigadir J Saat Bharada E Bersimpuh Meminta Maaf

Sukabumi | Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:20 WIB

CEK FAKTA: Beredar Kabar Kasus Ferdy Sambo 'Clear', Bharada E Divonis Bebas, Benarkah?

CEK FAKTA: Beredar Kabar Kasus Ferdy Sambo 'Clear', Bharada E Divonis Bebas, Benarkah?

News | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:56 WIB

Febri Diansyah Minta Sidang Ferdy Sambo-Putri Digabung, Pakar Sebut Ada Keuntungan Keduanya Dipisah

Febri Diansyah Minta Sidang Ferdy Sambo-Putri Digabung, Pakar Sebut Ada Keuntungan Keduanya Dipisah

News | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:53 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×