Gerindra-PKB: Ada Potensi Besar, Tambah Partai di Koalisi Bukan Hal Mustahil

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Jum'at, 04 November 2022 | 10:25 WIB
Gerindra-PKB: Ada Potensi Besar, Tambah Partai di Koalisi Bukan Hal Mustahil
Ilustrasi--Gerindra-PKB: Ada Potensi Besar, Tambah Partai di Koalisi Bukan Hal Mustahil . [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym]

Suara.com - Koalisi Gerindra dan PKB mengatakan akan ada penambahan satu sampai dua partai di koalisi. Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda melihat memang ada potensi besar, konfigurasi Koalisi Kebangkitan Indomeaia Raya akan diisi empat partai.

Huda menjelaskan, Gerindra dan PKB memang sejak awal terbuka untuk menamnah anggota. Bahkan, kata dia, hal itu sudah menjadi perintah di piagam kerja sama koalisi.

"Jadi memang itu mandatory dari piagam kerja sama koalisi PKB-Gerindra. Ya termasuk yang jadi target kami karena kami sudah hitung melihat dinamika terakhir, potensi kami untuk menambah partai semakin besar," kata Huda kepada wartawan, Jumat (4/11/2022).

Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya, menyampaikan penambahan dua partai parlemen di koalisi Gerindra-PKB sebagaimana yang disampaikan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani memang bukal hal mustahil terjadi.

"Ya namanya juga penjajakan koalisi. Bahwa apa yang disampaikan Pak Muzani itu bukan juga hal yang tidak mungkin," kata Dasco.

Hanya saja, Gerindra memilih masih merahasiakan dua nama partai di parlemen yang disebut-sebut akan bergabung di koalisi. Alasan Gerindra ogah membocorkan nama partai itu ialah untuk menjaga komunikasi politik yang masih berlangsung.

"Kami juga tidak mau mendahului menyebutkan nama-nama partai tersebut. Takut juga akan mengganggu komunikasi-komunikasi yang sudah ada," kata Dasco.

Sejauh ini, disampaikan Dasco bahwa koalisi Gerindra-PKB memang terus membangun komunikasi intens dengan dua partai bakal calon anggota baru koalisi.

"Terhadap partai yang akan kita ajak berkoalisi tentunya masih dalam komunikasi yang intensif," kata Dasco.

baca juga

Koalisi Gerindra-PKB akan Tambah Anggota Baru

Gerindra memberikan sinyal akan ada dua partai di parlemen yang akan gabung dengan Koalisi Kebangkitan Indoesia Raya. PKB, rekan koalisi Gerindra membenarkan sinyal tersebut.

Huda sebelumnya mengaku bahwa Gerindra juga sudah melakukan komunikasi dengan pihaknya atas adanya dua partai yang akan bergabung.

"Betul dari partai parlemen. Sudah, sudah terus sharing kita dan terus mengidentifikasi dan terus memastikan partai-partai itu," kata Huda kepada wartawan, Kamis (3/11/2022).

Huda lantas memberikan sinyal dua partai mana yang dimaksud akan bergabung koalisi.

"Yang tadi itu, yang selama ini punya kedekatan komunikasi karena putaran Pilpres," kata Huda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKB Kasih Ciri-ciri Dua Partai Parlemen yang Bakal Gabung Koalisi dengan Gerindra

PKB Kasih Ciri-ciri Dua Partai Parlemen yang Bakal Gabung Koalisi dengan Gerindra

News | Kamis, 03 November 2022 | 18:12 WIB

Presiden Jokowi Mengaku Sering Curhat dengan Menhan, Sinyal Baik Dukung Prabowo di Pilpres?

Presiden Jokowi Mengaku Sering Curhat dengan Menhan, Sinyal Baik Dukung Prabowo di Pilpres?

News | Kamis, 03 November 2022 | 12:54 WIB

Menyoal Ucapan Restu Jokowi Ke Prabowo Yang Bikin Petinggi Gerindra Kepedean, Benarkah Dukungan Untuk Nyapres?

Menyoal Ucapan Restu Jokowi Ke Prabowo Yang Bikin Petinggi Gerindra Kepedean, Benarkah Dukungan Untuk Nyapres?

News | Kamis, 03 November 2022 | 07:49 WIB

Sekjen Gerindra Sebut Saat Ini yang Berpotensi Jadi Cawapres Prabowo Masih Cak Imin

Sekjen Gerindra Sebut Saat Ini yang Berpotensi Jadi Cawapres Prabowo Masih Cak Imin

News | Rabu, 02 November 2022 | 21:11 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×