5 Fakta Terbaru Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia, Fix Sudah Menurun?

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 13:16 WIB
5 Fakta Terbaru Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia, Fix Sudah Menurun?
Kasus gagal ginjal akut di Indonesia menjadi perhatian banyak masyarakat. (unsplash)

Suara.com - Kasus gagal ginjal akut yang terjadi di Indonesia kini kembali menjadi perhatian masyarakat. Berbagai pihak mulai menyoroti peran utama beberapa lembaga seperti BPOM yang diduga lalai dalam menyortir jenis obat yang masuk ke Indonesia.

Pasalnya, muncul dugaan kandungan etilen glikol di dalam obat sirup yang menyebabkan kasus gagal ginjal akut meningkat di Indonesia. Hal ini pun menyebabkan pemerintah Indonesia didesak untuk menyatakan bahwa gagal ginjal ini merupakan kejadian luar biasa (KLB) dan membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat.

Simak inilah 5 fakta terbaru kasus gagal ginjal di Indonesia selengkapnya.

Menko PMK klaim kasus menurun

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengungkap bahwa kasus gagal ginjal di Indonesia sudah menurun.

"Sekarang kasusnya (gagal ginjal akut) turun drastis. Kalau ada kasus tambahan itu adalah yang ditemukan itu sebelumnya sudah lama," kata Muhadjir seusai acara pra-Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Sriwedari Solo, Minggu (06/11/22).

Menko PMK pun mengklaim kasus gagal ginjal yang meningkat di masyarakat bukanlah kasus yang baru, melainkan kasus lama yang baru terungkap.

Menteri Kesehatan upayakan tekan kasus

Tak hanya Menko PMK, Menteri Kesehatan Budi Gunadi pun mengungkap bahwa pihaknya telah memastikan penurunan jumlah kasus betul adanya dan berupaya untuk menekan kasus hingga nol. Ia pun meminta seluruh elemen tenaga kesehatan untuk mengontrol distribusi obat ke setiap pasien.

"Sejak pelarangan obat-obat sirup dan pemberian Fomepizole, jumlah kasus dan kematian sudah turun secara drastis. Kami berupaya untuk menekan angka kasus menjadi nol" ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (6/11/2022).

Jumlah penderita yang meninggal dunia

Penyakit gagal ginjal akut yang mayoritas menyerang anak anak ini hingga Sabtu, (5/11/2022) dengan pasien meninggal dunia sebanyak 190 orang.

BPOM pun sempat angkat bicara soal adanya dugaan "kejahatan" dalam kandungan obat yang diproduksi dengan zat Propilen Glikol, yang hingga saat ini masih jadi suspek utama terjadinya kematian masal akibat gagal ginjal akut. 

Belum ada tersangka dalam kasus ini

Kejadian yang berawal dari benua Afrika ini pun menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian mendadak pada anak-anak di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

| Sabtu, 05 November 2022 | 19:49 WIB

Ada 22 Kasus Gagal Ginjal Akut di Banten, 13 Diantaranya Meninggal Dunia

Ada 22 Kasus Gagal Ginjal Akut di Banten, 13 Diantaranya Meninggal Dunia

Banten | Sabtu, 05 November 2022 | 13:57 WIB

Ibu Korban Gagal Ginjal: Kalau Memang Allah Lebih Sayang Sama Zea Aku Ikhlas

Ibu Korban Gagal Ginjal: Kalau Memang Allah Lebih Sayang Sama Zea Aku Ikhlas

Video | Senin, 07 November 2022 | 11:00 WIB

Kemendag Larang Iklan Obat Sirup yang Tercemar Etilen Glikol Dipajang di e-Commerce

Kemendag Larang Iklan Obat Sirup yang Tercemar Etilen Glikol Dipajang di e-Commerce

Bisnis | Jum'at, 04 November 2022 | 17:16 WIB

INFOGRAFIS: Mengenal Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

INFOGRAFIS: Mengenal Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

Infografis | Jum'at, 04 November 2022 | 18:15 WIB

Buntut Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia, DPR Minta Kepala BPOM Meletakkan Jabatannya

Buntut Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia, DPR Minta Kepala BPOM Meletakkan Jabatannya

| Jum'at, 04 November 2022 | 13:24 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB