Menohok! Kuasa Hukum Keluarga Yosua Labeli Sambo Jenderal Bodoh Gegara Rekrut Orang Berkepribadian Ganda

Ruth Meliana Dwi Indriani, Evi Nur Afiah

Rabu, 09 November 2022 | 15:14 WIB
Menohok! Kuasa Hukum Keluarga Yosua Labeli Sambo Jenderal Bodoh Gegara Rekrut Orang Berkepribadian Ganda
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo memasuki ruangan untuk menjalani sidang lanjutan mendengarkan keterangan saksi dari JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]

Suara.com - Penasihat hukum terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menuding bahwa Brigadir Yosua memiliki kepribadian ganda.

Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh pengacara keluarga almarhum, Martin Simanjuntak.

Dalam tayangan yang disiarkan dari Kanal Youtube tvOneNews, Martin mengatakan bahwa, tudingan itu tidak mendasar dan juga tak memiliki korelasi dengan perkara pembunuhan Yosua.

"Emang elu siapa? Dokter? faktanya apa? Dan inikan kasus 340 (pembunuhan berencana) apa urusannya dengan anak klien saya," ujarnya seperti dikutip Suara.com pada Rabu (9/11/2022).

Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J (Istimewa)
Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J (Istimewa)

Kalau pun tudingan tersebut dapat dibenarkan, Ferdy Sambo dinilai sebagai jenderal bintang dua yang bodoh. Alasannya karena, mantan Kadiv Propam polri ini merekrut Yosua untuk bekerja dengannya padahal dianggap memiliki kepribadian ganda.

Bukan waktu sebentar, lanjut Martin, Yosua bekerja dengan Sambo kurang lebih tiga tahun.

"Kok bodoh banget Ferdy Sambo mau merekrut orang berkepribadian ganda dan mau mempekerjakan tiga tahun lebih," tegasnya.

Martin meminta kepada pihak kuasa hukum Sambo dan Putri Candrawathi, agak menyudahi kebohongan mereka dan stop menjelek-jelekan karakter anak dari kliennya yang sudah almarhum.

Brigadir J menyetrika baju anak-anak Ferdy Sambo.
Brigadir J menyetrika baju anak-anak Ferdy Sambo.

Sambo dan Putri bak orang yang lupa diri dengan semua kebaikan dan pengabdian Yosua semasa hidupnya.

baca juga

"Sampai baju anaknya pun disetrika oleh Yosua," ujarnya.

Sementara itu, kriminolog Andrianus Meliala mengatakan, tuduhan berkepribadian ganda tersebut nantinya akan diasumsikan menjadi hal yang bisa dimaafkan, sehingga dapat meringankan hukuman para terdakwa.

"Terdakwa mengambil tindakan ekstrim terhadap korban berupa pembunuhan, mengingat korban orang yang punya kepribadian ganda," katanya dikutip dari Kanal Youtube tvOneNews pada Selasa (8/11/2022).

Dengan begitu, pihak penasehat hukum Sambo ada kesempatan untuk mengajukan ahli dalam dugaan kepribadian ganda tersebut.

Sayangnya, tim penasihat hukum dari dua terdakwa terkait, tidak bisa menggali dugaan adanya kepribadian ganda korban kepada para saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

"Ahli yang diajukan penasehat hukum Sambo yang memiliki cara berpikir yang meringankan hukuman terdakwa," tuturnya.

"Itu jalan berpikir dari mereka kelihatannya," lanjut dia.

Sebagaimana diketahui, beberapa bulan lalu Brigadir Yosua tewas di Kompleks Polri Duren Tiga. Otak pembunuhan adalah senior korban yaitu Ferdy Sambo.

Tidak hanya Sambo, ada 4 tersangka yang turut terlibat dalam kasus Duren Tiga berdarah. Adapun keempat tersangka itu adalah Bharada E atau Richard Eliezer (ajudan Sambo), Bripka RR atau Ricky Rizal (ajudan Sambo), Kuat Ma'ruf (asisten keluarga Sambo), dan Putri Candrawathi (istri Sambo).

Mereka dituntut melanggar Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 Subsider Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 dengan ancaman tuntutan maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang Pembunuhan Yosua Terus Berlanjut, Pakar Hukum Pidana: Sulitnya Kasus Ini, Tak Ada Saksi Mata yang Lihat Langsung

Sidang Pembunuhan Yosua Terus Berlanjut, Pakar Hukum Pidana: Sulitnya Kasus Ini, Tak Ada Saksi Mata yang Lihat Langsung

News | Rabu, 09 November 2022 | 14:51 WIB

Bukan Takut Tuhan, Adzan Romer Eks Ajudan Tak Jujur karena Takut dengan Ferdy Sambo

Bukan Takut Tuhan, Adzan Romer Eks Ajudan Tak Jujur karena Takut dengan Ferdy Sambo

News | Rabu, 09 November 2022 | 13:30 WIB

Ajudan Ferdy Sambo Mengaku Ngeri Lihat Mayat Brigadir J

Ajudan Ferdy Sambo Mengaku Ngeri Lihat Mayat Brigadir J

Serang | Rabu, 09 November 2022 | 13:02 WIB

Postingan Sosok Ini Bikin Bikin Haru, Anggap Ferdy Sambo Selalu Jadi Sosok Pahlawan

Postingan Sosok Ini Bikin Bikin Haru, Anggap Ferdy Sambo Selalu Jadi Sosok Pahlawan

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 12:48 WIB

Usai Eksekusi Brigadir J, Bekas Ajudan Ferdy Sambo Terima Titipan Kuat Maruf

Usai Eksekusi Brigadir J, Bekas Ajudan Ferdy Sambo Terima Titipan Kuat Maruf

Serang | Rabu, 09 November 2022 | 12:40 WIB

PRT Kodir Sempat Bikin Ngakak di Sidang, Kuat Maruf Ternyata Ikut Gabung Grup WA ABS 'Anak Buah Sambo'

PRT Kodir Sempat Bikin Ngakak di Sidang, Kuat Maruf Ternyata Ikut Gabung Grup WA ABS 'Anak Buah Sambo'

News | Rabu, 09 November 2022 | 12:37 WIB

Terkini

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:42 WIB