Kasus Gagal Ginjal Akut, Direktur Unipharma Dicecar 20 Pertanyaan Penyidik Bareskrim

Kamis, 10 November 2022 | 21:47 WIB
Kasus Gagal Ginjal Akut, Direktur Unipharma Dicecar 20 Pertanyaan Penyidik Bareskrim
Kasus Gagal Ginjal Akut, Direktur Unipharma Dicecar 20 Pertanyaan Penyidik Bareskrim Polri. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Kasus gagal ginjal yang mengakibatkan jatuhnya korban anak hingga meninggal dunia yang diduga dipicu konsumsi obat sirop terus dikembangkan Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Kekinian penyelidikan dilakukan kepada industri farmasi, PT Universal Pharmaceutical Industries (Unipharma).

Pemanggilan pemeriksaan lantas dilakukan terhadap Direktur PT Unipharma Boedjono Muliadi di Bareskrim Polri pada hari ini Kamis (10/11/2022).

Usai menjalani pemeriksaan, Tim kuasa hukum PT Unipharma, Hermansyah Hutagalung mengatakan, kliennya dicecar sebanyak 20 pertanyaan terkait bahan baku obat yang mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

"Fokusnya tentang pengungkapan dari mana bahan baku itu dibeli, lalu kandungan bahan bakunya gimana, suplier nya siapa," kata Herman kepada wartawan.

Kepada penyidik Direktur PT Unipharma menjelaskan bahwa bahan baku obat memang sudah tercemar dari penyuplai. Namun mereka tidak memiliki alat untuk memastikan kandungan bahan baku.

Persoalan itu menurut Herman harusnya berada di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Jadi kami mengungkapkan bahan baku itu sendiri sudah tercemar kandungan EG dan DEG," ujarnya.

"Jadi kami pastikan persoalannya ada di bahan baku, bukan di UPI-nya (Unipharma). Persoalan bahan baku itu haruslah menjadi tanggung jawab BPOM sendiri, penyuplai sendiri juga. Karena kami tidak punya alat untuk mengecek EG dan DEG itu sendiri," sambungnya.

Guna memastikan bahan baku yang diperoleh kliennya mengandung EG dan DEG dari penyuplai, pihaknya juga melakukan uji laboratorium.

Baca Juga: Diperiksa Bareskrim Soal Kasus Investasi Bodong Net89, Taqy Malik Dicecar 18 Pertanyaan

"Tapi kami bertanya atas laporan informasi dari Mabes Polri. Kita menjelaskan dalam BAP kami, termasuk kami melaporkan hasil laboratorium versi kami untuk seluruh bahan baku yang kami gunakan," ujar Herman.

Pada pemeriksaan, Boedjono Muliadi masih berstatus sebagai saksi. Prosesnya sendiri masih berada di tahap penyelidikan.

"Kami masih statusnya lidik, masih saksi," ujarnya.

Untuk diketahui, dikutip dari Antara, selain mendalami PT AFI Farma pada kasus gagal ginjal akut, penyidik Bareskrim Polri juga mengembangkannya ke PT Unipharma. Sebab dalam produk obat siropnya ditemukan kandungan yang diduga sebagai pemicu gagal ginjal akut.

Terdapat tiga perusahaan penyuplai bahan baku ke PT Unipharma yang didalami Bareskrim yaitu yakni PT LS , PT BA, dan PT MSAK.

Sementara ke PT AFI Farma juga didalami perusahaan penyuplai bahan bakunya, mereka adalah PT Tirta Buana Kemindo dan CV Mega Integra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI