'Terlalu Benci Mereka' Ade Armando Sebut PDIP Tetap Ogah Usung Ganjar Meski Puan Tak Dicalonkan

Agatha Vidya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 11 November 2022 | 17:39 WIB
'Terlalu Benci Mereka' Ade Armando Sebut PDIP Tetap Ogah Usung Ganjar Meski Puan Tak Dicalonkan
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belakangan memang selalu memuncaki suara elektabilitas berbagai survei.

Kendati memiliki elektabilitas tinggi, Ganjar tampaknya belum dilirik oleh partainya sendiri yakni PDI Perjuangan untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Para elit PDIP malah disebut-sebut lebih condong ke Puan Maharani ketimbang Ganjar Pranowo.

Dalam hal ini pengamat politik sekaligus akademisi Ade Armando menyebutkan jika tak mengusung Puan Maharani, PDIP tetap tak akan mengusung Ganjar Pranowo.

"Saya rasa PDIP terlalu ngotot dukung Puan, saya pikir tapi pada akhirnya akan rasional [tidak mengusung Puan]," ujar Ade.

Ade Armando sebut suara umat Kristen menentukan. [Dok.Istimewa]
Ade Armando sebut suara umat Kristen menentukan. [Dok.Istimewa]

Meskipun tak mengusung Puan, Ade menyebutkan bahwa PDIP kecil kemungkinan tetap tak mengusung Ganjar Pranowo.

"Karena kebencian orang-orang PDIP terhadap Ganjar udah terlalu tinggi, termasuk Puan saya rasa," ujar Ade.

Ade mencontohkan sindiran Puan soal 'pemimpin di Sosmed' di mana dianggap untuk Ganjar Pranowo.

"Jadi saya rasa udah terlalu jauh mereka [PDIP] menyerang [Ganjar], kecuali di PDIP pada pergeseran keemimpiann yang saya yakin tak akan terjadi, sayang sekali sih," imbuhnya lagi.

Kebih lanjut, Ade juga menyatakan bahwa Puan memang berminat untuk mengajukan diri di Pilpres 2024 sehingga membuat peluang Ganjar lewat usungan PDIP semakin kecil.

"Masalahnya memang Puan ingin maju jadi enggak ada tempat buat Ganjar, mau enggak mau Ganjar jalan sendiri," tambahnya lagi.

Asal Puan, PDIP Siap Kalah?

Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani. (Dok: DPR)
Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Pengamat politik Ujang Komarudin bahkan menerka bahwa PDIP sudah siap jika nantinya kalah dan menjadi oposisi asal tetap mengusung Puan Maharani.

“Kalaupun kalah, sepertinya PDIP sudah siap untuk menjadi seorang oposisi bagi pemerintahan,” kata Ujang seperti yang dikutip dari Warta Ekonomi--jaringan Suara.com.

“Menjadi oposisi pemerintahan bukan halangan bagi PDIP untuk mengusung Puan,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Disebut Mainkan Politik 'Banyak Kaki', Saran Pengamat: Jangan Terkesan Cuma Dukung Ganjar dan Prabowo

Jokowi Disebut Mainkan Politik 'Banyak Kaki', Saran Pengamat: Jangan Terkesan Cuma Dukung Ganjar dan Prabowo

Jakarta | Jum'at, 11 November 2022 | 14:47 WIB

Soal Nama Cagub DKI, PDIP Tunggu Perpindahan Status Ibu Kota

Soal Nama Cagub DKI, PDIP Tunggu Perpindahan Status Ibu Kota

Jakarta | Jum'at, 11 November 2022 | 14:44 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Video Bernarasi Puan Maharani Diusir dengan Cara Licik, Megawati Bubarkan Acara?

CEK FAKTA: Benarkah Video Bernarasi Puan Maharani Diusir dengan Cara Licik, Megawati Bubarkan Acara?

News | Jum'at, 11 November 2022 | 14:33 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB