Tampil di Google Doodle Hari Ini, Yuk Simak Sejarah Angklung yang Mendunia

Aulia Hafisa

Rabu, 16 November 2022 | 16:34 WIB
Tampil di Google Doodle Hari Ini, Yuk Simak Sejarah Angklung yang Mendunia
Google Doodle - Ilustrasi sejarah angklung. (google.com)

Suara.com - Google Doodle hari ini menampilkan gambar anak-anak sedang bermain angklung. Ilustrasi itu rupanya dipasang sebagai perayaan Hari Angklung Sedunia. Yuk simak sejarah Angklung yang iramanya bergetar hingga luar negeri.

Angklung adalah alat musik khas Jawa Barat yang penamaannya berasal dari bahasa Sunda yaitu 'angkleung-angkleung' yaitu gerak tubuh yang berayun sesuai irama yang dikeluarkan alat musik dari bambu tersebut.

Selain dari bahasa Sunda, ada yang berpendapat kata angklung berasal dari bunyi yang dihasilkan tabung bambu ketika saling bertumbukan. "Klung klung klung", kurang lebih seperti itu bunyinya.

Tak ada keterangan pasti, sumber mana yang paling benar, namun alat musik ini mendapat pengakuan dunia pada 16 November tahun 2010 di mana UNESCO menetapkannya sebagai salah satu Warisan Budaya Non-Benda untuk Kemanusiaan.

Sejarah Angklung

Alat musik dari bambu ini sudah ada di Tanah Air sejak abad ke-12 hingga 16, di mana kerajaan Sunda sedang berjaya. Alat musiknya yang terbuat dari bambu tak bisa lepas dari latar belakang masyarakatnya yang hidup dengan bercocok tanam.

Dengan padi sebagai makanan pokok, masyarakat pada zaman itu memuja Dewi Sri  dengan angklung agar tanaman mereka tumbuh dengan subur sehingga masyarakat bisa hidup sejahtera.

Angklung kemudian mulai menyebar ke wilayah lainnya seperti Bali, Sumatera dan Kalimantan. Alat musik yang satu membuat banyak orang terpikat hingga kerap dimainkan di luar negeri.

Pada tahun 1908, Indonesia pernah membawa angklung sebagai simbol dalam misi kebudayaan ke Thailand dan alat musik ini juga menyebar di sana.

baca juga

Angklung adalah alat musik yang dimainkan berkelompok di mana setiap peserta membawa masing-masing satu buah angklung untuk digoyangkan agar setiap komponennya yang terbuat dari bambu menghasilkan bunyi.

Ada tiga teknik dasar bermain angklung, pertama kalurung atau digetarkan lalu centak atau disentak da yang terakhir tengkep atau menggetarkan hanya salah satu pipa bambu dan pipa lainnya ditahan agar tidak ikut bergetar.

Setiap angklung memiliki ukuran yang berbeda dan dapat menghasilkan nada yang berbeda pula, itu sebabnya angklung hanya bisa dimainkan secara berkelompok agar nada-nada yang dihasilkan bisa membentuk harmoni.

Pada 16 November 2010 dalam sidang kelima Intercontinental Comitte UESCO di Kenya, angklung ditetapkan sebagai T"he Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity" atau Warisan Budaya Non-Benda untuk Kemanusiaan.

Penghargaan ini menjadi kebanggan tersendiri bagi Indonesia karena sudah mendapat pengakuan secara global sebagai warisan dunia. 

Sejak saat itu, setiap tanggal 16 November diperingati sebagai Hari Angklung Sedunia yang kali ini ilustrasinya diangkat sebagai Google Doodle. Demikian sejarah angklung nan mendunia, semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Google Doodle, Yuk Kenali 5 Jenis Angklung yang Jarang Diketahui Orang

Jadi Google Doodle, Yuk Kenali 5 Jenis Angklung yang Jarang Diketahui Orang

Jawa Tengah | Rabu, 16 November 2022 | 15:03 WIB

Muncul di Google Doodle, Begini Sejarah dan Nilai Filosofi Angklung

Muncul di Google Doodle, Begini Sejarah dan Nilai Filosofi Angklung

Jabar | Rabu, 16 November 2022 | 14:32 WIB

Asal Usul Angklung yang Jadi Google Doodle Hari Ini, Muncul Sejak Masa Kerajaan Sunda

Asal Usul Angklung yang Jadi Google Doodle Hari Ini, Muncul Sejak Masa Kerajaan Sunda

Sumut | Rabu, 16 November 2022 | 13:41 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×