Fakta Baru Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Margaretha Dagang Kue Kering Jelang Imlek dan Lebaran

Rizki Nurmansyah | Faqih Fathurrahman
Fakta Baru Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Margaretha Dagang Kue Kering Jelang Imlek dan Lebaran
Polisi menggelar olah TKP kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Saat pandemi terjadi, kata Fang, Margaretha sudah tidak menitipkan kue ke lapaknya.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas membusuk--bahkan ada yang mengering--dalam sebuah rumah di kawasan Citra Garden 1 Extension RT 07/15, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022) malam. Diduga keluarga tersebut telah tewas sejak beberapa minggu.

Ketua RT sekitar, Asiung mengatakan dirinya mendapat laporan dari warganya, tentang bau tak sedap dari sekitar rumah tersebut pada hari Senin (7/11/2022). Namun Asiung tak ambil pusing. Ia beranggapan bau tersebut berasal dari bangkai tikus.

Dua hari kemudian, Asiung kembali mendapat laporan serupa. Namun kali ini datang dari petugas PLN yang kebetulan sedang memutus aliran listrik di rumah Margaretha.

Asiung baru mengecek laporan tentang bau tersebut pada Kamis (10/11) karena bau yang ditimbulkan makin kuat. Dengan didampingi warga lainnya, ia mengecek sumber aroma busuk di rumah tersebut.

Baca Juga: Ngakunya Puasa, Jan Ethes Lakukan Hal Tak Terduga di Depan Sang Ayah, Netizen: Bakat Ngelucunya Udah Ada

"Saya lihat pertama di jendela, jendela itu tidak ada teralis, hanya kawat nyamuk gitu. Saya buka terus saya geser gorden, begitu saya geser, saya lihat, wah ini ada mayat," kata Asiung di Kalideres Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam.

Asiung pun kaget atas temuannya. Ternyata bau busuk yang sedari kemarin tercium aromanya bukan dari bangkai hewan. Namun jenazah sebuah keluarga.

Ada empat anggota dalam keluarga tersebut yang ditemukan tewas. Asiung kemudian melaporkan temuan ini ke Polsek Kalideres.

"Saya langsung telepon Polsek Kalideres," ungkap Asiung.

Petugas yang mendapat laporan tersebut langsung menyambangi lokasi. Beberapa barang yang dijadikan bukti petunjuk telah diamankan.

Baca Juga: CEK FAKTA: Tuntut Pembebasan Gus Nur dan Bambang Tri, Ribuan Massa Nyaris Bakar PN Surakarta

Kemudian, empat jenazah keluarga tersebut di evakuasi ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diautopsi.