Kesaksian Terbaru Kasus Keluarga Kalideres: Anak Diperiksa hingga Dugaan Sekte Sesat

Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 19 November 2022 | 21:15 WIB
Kesaksian Terbaru Kasus Keluarga Kalideres: Anak Diperiksa hingga Dugaan Sekte Sesat
Sejumlah aparat berjaga saat olah TKP kasus penemuan satu keluarga yang meninggal dunia di Komplek perumahan Citra Garden 1 Extencion Kalideres Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022) ini. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Beredar kabar tim Forensik Rumah Sakit Polri Keramat Jati yang berhasil mengungkap faktor penyebab kematian keluarga Kalideres. Berikut kesaksian terbaru kasus keluarga Kalideres.

Kematian keluarga yang terungkap ke publik pada Kamis (10/11/2022) itu dimulai saat para tetangga mencium bau busuk. Laporan yang sampai ke rumah RT setempat itu pun langsung ditindaklanjuti. Ketua RT melakukan pengecekan dan menemukan 4 (empat) orang mayat.

Polres Metro Jakarta Barat pun melakukan penggeledahan untuk mencari bukti dan motif kematian keluarga tersebut. Hal yang menjadi kejanggalan adalah tidak adanya makanan sedikitpun, tidak ada air dan spekulasi awal yakni keluarga tersebut kelaparan. 

Pasalnya, sesuai keterangan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, tidak ada makanan di lambung para mayat sejak 3 (tiga) minggu terakhir.

Ia juga menambahkan bahwa Dokter menjelaskan mayat ini sudah tidak mengonsumsi makanan dan minuman sejak lama dari ototnya yang sudah mengecil.

Dugaan kelaparan dibantah oleh keluarga. Pasma Royce menambahkan, pada tubuh mayat tidak ada bekas kekerasan. Selain itu, keempat orang ini tidak meninggal dalam waktu yang sama. 

Rudianto (71) yang merupakan salah seorang keluarga tersebut meninggal terlebih dahulu. Alih-alih melaporkan ke pihak berwajib, anggota keluarga lain justru hanya menaburinya dengan kapur barus.

Kematian berikutnya yakni Margaret (58) seorang istri dan Budianto (69) seorang ipar dan kemudian Dian (42) seorang anak. Keempat orang tersebut meninggal dunia di tempat yang berbeda yakni di kamar tengah, ruang belakang, dan ruang tamu.

Hingga kini, faktor kematian pun masih diselidiki. Salah satu dugaan kematian yakni adanya keterlibatan anggota keluarga tersebut dengan sekte Apokaliptik. Sekte Apokaliptik ini adalah keyakinan seseorang atau kelompok soal akhir dunia yang dekat.

Dugaan lainnya yakni, kematian keempat orang tersebut bisa jadi merupakan ritual Santhara. Ritual Santhara adalah ritual yang dilakukan selama 30 hingga 35 hari dan mengharuskan seseorang tidak makan atau minum hingga meninggal.

Tujuan ritual Santhara adalah ajaran untuk menghilangkan nafsu dan mempersiapkan jalan yang dimurnikan menuju kematian. Menurut Presiden Jain, Yuva Mahasabha Sachin Jain di India, ritual ini adalah jalan untuk mencapai Moksha.

Ritual Santhara disangkakan menjadi faktor penyebab kematian keluarga ini karena terdapat Burari Deaths. Burari Deaths adalah kasus kematian satu keluarga di India yang diduga menganut sekte sesat.

Kesaksian baru kasus keluarga Kalideres yakni pemeriksaan pihak kepolisian terhadap putri Rudiyanto dan Margareta. Kedua saksi itu tidak serumah dengan orang tuanya tetapi di Bekasi.

Hasil dari pemeriksaan tersebut belum diungkapkan. Namun, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan pihaknya menemukan titik terang kasus ini. Ia juga menambahkan terdapat motif yang terpatahkan.

Temuan lain yakni adanya penunggakan listrik dan upaya menjual rumah. Namun hal ini bagi Kriminolog Universitas Indonesia Adrianus Eliasta Meliala tidak serta merta menjadi faktor ekonomi, tetapi menjadi cara korban mempersiapkan ‘keberangkatannya’.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motif Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres Terungkap, Tim Forensik RS Polri Beberkan Penyebabnya

Motif Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres Terungkap, Tim Forensik RS Polri Beberkan Penyebabnya

| Sabtu, 19 November 2022 | 17:36 WIB

Ini Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga yang Tewas di Kalideres: Tak Makan 35 Hari Sebelum Mati

Ini Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga yang Tewas di Kalideres: Tak Makan 35 Hari Sebelum Mati

| Sabtu, 19 November 2022 | 16:39 WIB

Menguak Tabir Kematian Satu Keluarga, Polisi Periksa Dua Anak Korban yang Tinggal di Bekasi, Apa yang Ditemukan?

Menguak Tabir Kematian Satu Keluarga, Polisi Periksa Dua Anak Korban yang Tinggal di Bekasi, Apa yang Ditemukan?

Bekaci | Sabtu, 19 November 2022 | 15:03 WIB

Kasus Sekeluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Periksa 2 Anak Korban Untuk Temui Titik Terang

Kasus Sekeluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Periksa 2 Anak Korban Untuk Temui Titik Terang

| Sabtu, 19 November 2022 | 14:41 WIB

Muncul Dugaan Penyebab Sekeluarga Tewas di Kalideres, Apa Itu Ritual Santhara?

Muncul Dugaan Penyebab Sekeluarga Tewas di Kalideres, Apa Itu Ritual Santhara?

Video | Sabtu, 19 November 2022 | 16:30 WIB

Mengenal Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga Kalideres, Tak Makan Hingga 35 Hari

Mengenal Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga Kalideres, Tak Makan Hingga 35 Hari

News | Sabtu, 19 November 2022 | 12:50 WIB

Terkini

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:21 WIB

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:02 WIB

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:00 WIB

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:41 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:25 WIB

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:59 WIB

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:32 WIB

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:31 WIB