Lagi, Tiga Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Gunung Botak

Chandra Iswinarno

Senin, 21 November 2022 | 04:00 WIB
Lagi, Tiga Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Gunung Botak
Areal tempat penambangan emas ilegal yang ditutup pihak keamanan setempat di Gunung Botak, Pulau Buru, Maluku, Rabu (28/11). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/kye.

Suara.com - Nasib nahas dialami tiga penambang emas ilegal yang meninggal dunia karena tertimbun longsor saat melakukan aktivitas tersebut di areal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Gunung Botak, Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku pada Minggu (20/11/2022) dini hari.

Tiga pekerja yang tewas tersebut diketahui bernama Anto (41) Warga Desa Dorpedo Kota Ternate Selatan dan Rizal Galela alias Ical (40) Warga Desa Tobelo, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara serta Lukas Tasidjawa (39) warga asal Desa Waekose, Kecamatan Fenaleisela, Kabupaten Buru.

Selain tiga penambang yang tewas, seorang penambang ilegal ditemukan selamat, yakni Cadu (45), Warga Tobelo, Halmahera Utara, Provinsi Malut.

"Terjadi tanah longsor yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia penambang di areal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Gunung Botak, Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan, Waelata Kabupaten Buru," kata Kasi Subsi Penmas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Jamaludin kepada Terasmaluku.com-jaringan Suara.com pada Minggu (20/11/2022).

Menurut keterangan saksi Samsudin dan Ais, pada Minggu dini hari sekira pukul 24.00 WIT, saksi bersama sekitar 30 penambang ilegal melakukan aktivitas penambangan dengan cara manual di areal Gunung Batu, tepatnya di paritan tempat penambangan emas metode dompeng milik Yohanes Nurlatu.

Sementara, Anto, Rizal Galela, Lukas Tasidjawa dan Cadu menggali tanah hingga kedalaman galian sekitar empat meter. Namun, sekira pukul 02.15 WIT, saksi mendengar ada suara runtuhan tanah dan rupanya itu terjadi tanah longsor di areal penambangan emas metode dompeng milik Yohanes Nurlatu.

Saat itu, ada yang memberitahukan kalau pekerja tertimbun longsoran tanah itu merupakan rekan satu daerah dengan saksi, asal Maluku Utara. Menerima informasi tersebut, Samsudin dan Ais serta penambang lain menuju lokasi membantu menggali tanah tempat korban tertimbun longsoran tanah.

"Kurang lebih dua jam, korban yang berjumlah empat orang berhasil di evakuasi, namun keadaan korban atas nama Anto, Rizal Galela dan Lukas Tasidjawa sudah dalam keadaan meninggal dunia, (karena) keseluruhan badan tertimbun tanah dan posisi nya berada sekitar 3 meter," katanya.

Sedangkan Cadu ditemukan dalam keadaan sehat tapi cedera di kaki karena tertimbun.

baca juga

"Korban selamat dikarenakan posisi dari korban hanya tertimbun setengah badan," katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Penambangan Emas Ilegal di Pasaman Barat, Walhi Desak Polisi Tindak Pemodal

Marak Penambangan Emas Ilegal di Pasaman Barat, Walhi Desak Polisi Tindak Pemodal

Riau | Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:15 WIB

3 Penambang Emas Ilegal di Kota Palu Tertimbun Longsor, Satu Orang Tewas

3 Penambang Emas Ilegal di Kota Palu Tertimbun Longsor, Satu Orang Tewas

Kalbar | Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:10 WIB

Tragedi Berulang, Tiga Penambang Emas Ilegal Tewas Di Lubang Sedalam 40 Meter Di Jambi

Tragedi Berulang, Tiga Penambang Emas Ilegal Tewas Di Lubang Sedalam 40 Meter Di Jambi

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 05:54 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×