Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat

Bangun Santoso

Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:54 WIB
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
Ilustrasi aksi penambangan emas ilegal di Kampung Wasirawi Distrik Masni Kabupaten Manokwari Papua Barat. (Antara/Hans Arnold Kapisa)
baca 10 detik
  • WALHI Sumatera Barat mengungkapkan maraknya kekerasan terhadap warga yang mencoba menghentikan aktivitas tambang emas ilegal di daerah tersebut.
  • Korban kekerasan seperti Saodah dan Wilson mengalami luka serius akibat upaya mereka mempertahankan lahan dari praktik tambang ilegal.
  • WALHI mendesak penegak hukum mengusut aktor intelektual di balik aktivitas tambang terorganisir yang mengancam keselamatan lingkungan serta warga.

Suara.com - WALHI Sumatera Barat mengungkap meningkatnya ancaman dan kekerasan terhadap warga yang berusaha menghentikan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di sejumlah daerah.

Direktur Eksekutif WALHI Sumatera Barat Tommy Adam mengatakan persoalan PETI tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga memicu pelanggaran hak asasi manusia terhadap masyarakat yang mempertahankan ruang hidupnya.

"Di konteks lain kawan-kawan kejahatan PETI ini ternyata baru-baru ini kalau kita melihat begitu ya ternyata berdampak pada keterancaman pejuang HAM dan lingkungan hidup," kata Tommy dalam konferensi pers bertajuk “Ketika Tambang Dibiarkan, Siapa yang Melindungi Warga?” di Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).

Salah satu kasus yang disoroti WALHI terjadi di Kabupaten Pasaman. Seorang warga bernama Saodah disebut menjadi korban kekerasan setelah berupaya menghentikan aktivitas tambang ilegal yang berlangsung di lahannya.

"Di Rao Pasaman Nenek Saodah itu hampir mati dipukuli oleh penambang emas ilegal karena mencoba menghentikan tambang emas ilegal di tanahnya," ujar Tommy.

Kasus serupa juga terjadi di Solok Selatan. Seorang warga bernama Wilson mengalami luka serius setelah menolak aktivitas tambang emas ilegal.

"Beberapa waktu lalu di Solok Selatan tepatnya di Nagari Lubuk Gadang Utara ,Wilson harus menerima 50 jahitan di kepala karena mencoba menghentikan tambang emas ilegal yang kemudian juga terindikasi menggunakan alat berat," ucap Tommy.

Menurut WALHI, berbagai insiden tersebut menunjukkan bahwa PETI telah berkembang menjadi kejahatan yang terorganisir dan memiliki jaringan kuat.

Tommy menilai kondisi itu membuat masyarakat yang berusaha mempertahankan lingkungan justru berada dalam posisi rentan.

baca juga

"Dari catatan WALHI setidaknya dari rentang 2012 sampai 2026 aktivitas ini telah menelan korban 50 orang akibat tertimbun oleh tambang emas ilegal ini," ujarnya.

Selain korban jiwa akibat kecelakaan tambang, masyarakat juga harus menghadapi risiko intimidasi dan kekerasan ketika berupaya menghentikan aktivitas tersebut.

WALHI mendesak aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penambang di lapangan, tetapi juga mengusut pihak-pihak yang diduga berada di balik operasi tambang ilegal.

"Ini bukan lagi kejahatan yang bisa kita anggap sebagai kejahatan biasa karena memang sistematis dia, memang terkomando dia," pungkas Tommy.

Menurut WALHI, perlindungan terhadap warga dan pejuang lingkungan harus menjadi bagian dari upaya penyelesaian persoalan PETI yang hingga kini masih marak di berbagai wilayah Sumatera Barat. (Reporter: Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:21 WIB

WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif

WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:49 WIB

WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah

WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:49 WIB

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:34 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

Terkini

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:50 WIB

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:43 WIB

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU

Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Pasangan Idaman, Ini 5 Shio Pria yang Dikenal Paling Setia dan Family Man

Pasangan Idaman, Ini 5 Shio Pria yang Dikenal Paling Setia dan Family Man

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:35 WIB

×