Ini Jenis dan Syarat Vaksin Booster Kedua, Patuhi Agar Aman!

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 23 November 2022 | 18:25 WIB
Ini Jenis dan Syarat Vaksin Booster Kedua, Patuhi Agar Aman!
Ilustrasi vaksin booster - syarat vaksin booster kedua (Pexels)

Suara.com - Kementerian Kesehatan atau Kemenkes telah memberikan izin pemberian vaksin booster kedua (vaksin dosis keempat) untuk melindungi diri dari penularan Covid-19.  Lantas, apa saja vaksin booster kedua? Simak berikut ini ulasannya.

 dr. Mohammad Syahril selaku juru Bicara Covid-19 Kemenkes menyampaikan bahwa kebijakan pemberian vaksin ini berguna untuk perlindungan tambahan bagi para lansia di tengah sebaran Covid-19. Nah untuk menerima vaksin booster kedua, ada syarat vaksin booster kedua yang perlu diperhatikan.

Syarat dan Jenis Vaksin Booster Kedua

Syarat vaksin booster kedua bagi lansia ini diberikan setidaknya 6 (enam) bulan usai pemberian booster pertama. Sedangkan bagi yang belum menerima booster pertama, maka para lansia ini harus segera memperoleh booster pertama.

Lalu, apa saja jenis vaksin booster yang diberikan? Melansir dari sejumlah sumber, berikut ini jenis-jenisnya.

1. Vaksin kombinasi bagi yang menerima booster pertama Sinovac

  • AstraZeneca diberikan 0,25 ml atau separuh dosis (half dose)
  • Pfizer diberikan  0,15 ml atau separuh dosis (half dose)
  • Moderna diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 
  • Sinopharm diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose)
  • Sinovac diberikan 0,6 ml atau dosis penuh (full dose)
  • Indovac diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 

2. Kombinasi bagi yang menerima booster pertama AstraZeneca

  • Moderna diberikan 0,25 ml atau separuh dosis (half dose)
  • Pfizer diberikan 0,25 ml atau separuh dosis (half dose)
  • AstraZeneca diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 

3. Kombinasi bagi yang menerima booster pertama Pfizer

  • Pfizer diberikan 0,3 ml atau dosis penuh (full dose) 
  • Moderna diberikan 0,25 ml atau separuh dosis (half dose) 
  • AstraZeneca diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 

4. Kombinasi bagi yang menerima booster pertama Moderna

  • Moderna diberikan 025 ml atau separuh dosis (half dose) 
  • Pfizer diberikan 0,15 ml atau separuh dosis (half dose) 

5. Kombinasi bagi yang menerima booster pertama Janssen (J&J)

  • Janssen (J&J) diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 
  • Pfizer diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 
  • Moderna diberikan 0,25 ml atau separuh dosis (half dose) 

6. Kombinasi bagi yang menerima booster pertama Sinopharm

  • Sinopharm diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 
  • Zivifax diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 

7. Kombinasi bagi yang menerima booster pertama Covovax

  • Covovax diberikan 0,5 ml atau dosis penuh (full dose) 

Jadwal Vaksin Booster Kedua Lansia

Kebijakan mengenai pemberian vaksin booster tertulis dalam SE (Surat Edaran) No HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia.

Adapun vaksin booster kedua ini berlaku efektif sejak diresmikan oleh Maxi Rein Rondonuwu selaku Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit per tanggal 22 November 2022. Itu artinya, sejak 22 November 2022, vaksin booster kepada lansia sudah bisa dilakukan.

Demikian ulasan mengenai syarat vaksin booster kedua lengkap dengan informasi jenis vaksin booster kedua dan  jadwal vaksin. Semoga bermanfaat 

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Penggunaan Vaksin Indovac Buatan Dalam Negeri, Bisa Dosis Primer hingga Booster

Aturan Penggunaan Vaksin Indovac Buatan Dalam Negeri, Bisa Dosis Primer hingga Booster

News | Rabu, 23 November 2022 | 15:53 WIB

Aturan Penggunaan Vaksin Indovac Buatan Dalam Negeri, Bisa Dosis Primer hingga Booster

Aturan Penggunaan Vaksin Indovac Buatan Dalam Negeri, Bisa Dosis Primer hingga Booster

News | Rabu, 23 November 2022 | 15:53 WIB

Terima Bantuan Permakanan dari Kemensos, Lansia 80 Tahun di Sukabumi Tak Henti Berdoa

Terima Bantuan Permakanan dari Kemensos, Lansia 80 Tahun di Sukabumi Tak Henti Berdoa

News | Selasa, 22 November 2022 | 08:22 WIB

34 Persen Warga Indonesia Ngotot Menolak Vaksinasi COVID-19, Ini 3 Alasan Utamanya

34 Persen Warga Indonesia Ngotot Menolak Vaksinasi COVID-19, Ini 3 Alasan Utamanya

Health | Minggu, 20 November 2022 | 08:27 WIB

Rudy Salam Sulit Makan dan Tatapan Kosong Sebelum Meninggal, Beda Gak Sih Depresi Anak Muda dengan Lansia?

Rudy Salam Sulit Makan dan Tatapan Kosong Sebelum Meninggal, Beda Gak Sih Depresi Anak Muda dengan Lansia?

Health | Sabtu, 19 November 2022 | 07:45 WIB

Jangan Anggap Sepele, Ini Jenis Demensia Paling Sering Terjadi Pada Lansia

Jangan Anggap Sepele, Ini Jenis Demensia Paling Sering Terjadi Pada Lansia

Health | Kamis, 17 November 2022 | 12:42 WIB

Terkini

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB