Dengan Tegas MUI Tolak Kedatangan Jessica Stern, Utusan Khusus AS soal LGBTQ+ ke Indonesia

Ria Rizki Nirmala Sari | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:09 WIB
Dengan Tegas MUI Tolak Kedatangan Jessica Stern, Utusan Khusus AS soal LGBTQ+ ke Indonesia
Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas. [Tangkapan Layar Youtube MUI]

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tegas menolak Jessica Stern yang rencananya akan berkunjung ke Indonesia. Penolakan itu berkaitan dengan Jessica yang menjadi utusan khusus Amerika Serikat untuk memajukan hak asasi manusia LGBTQI+.

Rencananya Jessica akan berkunjung ke Tanah Air pada 7 sampai 9 Desember 2022.

"MUI menyatakan menolak dengan tegas kehadiran dari utusan khusus tersebut," tulis Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas dalam keterangan tertulis, Kamis (1/12/2022).

Anwar menekankan sebagai bangsa yang beragama dan beradab, tentu bangsa Indonesia disuruh untuk menghormati tamu. Tetapi, kata Anwar, sebagai bangsa juga tidak bisa menerima tamu bertujuan merusak dan mengacak-acak nilai leluhur dari agama dan budaya bangsa.

Hal itu yang dikhawatirkan MUI terjadi melalui kunjungan Jessica Stern.

"Karena kita tahu dari enam agama yang diakui di negeri ini tidak ada satupun yang mentolerir praktek LGBTQ+ tersebut," ujarnya.

Bahkan tidak hanya sampai di situ, Anwar mengatakan perilaku LGBT sangat berbahaya karena anti manusia dan kemanusiaan. Sebab jika perilaku tersebut dibiarkan maka lambat laun dikhawatirkan akan membuat umat manusia punah dari muka bumi.

"Karena sudah merupakan fithrah laki-laki kalau kawin dengan laki-laki dan atau perempuan kawin dengan perempuan maka dia sudah pasti tidak akan bisa melahirkan keturunan. Sehingga kalau praktik tersebut dibiarkan berkembang maka dia akan bisa membuat manusia punah di atas bumi ini dan kita tentu saja tidak mau hal demikian terjadi," terangnya.

Kabar itu awalnya diungkap oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS). Melalui rilis persnya yang diunggah dalam situs pemerintah AS state.gov, Jessica Stern akan melakukan perjalanan dari Vietnam hingga Indonesia.

Dalam kunjungannya itu, Jessica Stern akan menemui pejabat pemerintah setempat hingga perwakilan masyarakat sipil.

"Utusan Khusus Amerika Serikat untuk memajukan hak asasi manusia (HAM) LGBTQI+ Jessica Stern akan melakukan perjalanan ke Vietnam mulai tanggal 28 November-2 Desember, ke Filipina tanggal 3-6 Desember dan ke Indonesia 7-9 Desember," demikian keterangan Pemerintah AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Ramai Dukung MUI Tolak Kedatangan Utusan AS Bidang LGBT: Jangan Dikasih Masuk

Netizen Ramai Dukung MUI Tolak Kedatangan Utusan AS Bidang LGBT: Jangan Dikasih Masuk

| Kamis, 01 Desember 2022 | 16:09 WIB

Cholil Nafis Serukan Pemerintah Cueki Jessica Stern Utusan Khusus AS bidang LGBTQI+

Cholil Nafis Serukan Pemerintah Cueki Jessica Stern Utusan Khusus AS bidang LGBTQI+

| Kamis, 01 Desember 2022 | 16:10 WIB

Fatwa MUI Joget Pargoy Haram, Ini Penjelasan Lengkapnya

Fatwa MUI Joget Pargoy Haram, Ini Penjelasan Lengkapnya

| Kamis, 01 Desember 2022 | 15:11 WIB

Rusak Nilai Luhur Agama! MUI Tolak Kunjungan Utusan Khusus AS Bidang  LGBTQI+, Ini Kata Warganet

Rusak Nilai Luhur Agama! MUI Tolak Kunjungan Utusan Khusus AS Bidang LGBTQI+, Ini Kata Warganet

| Kamis, 01 Desember 2022 | 14:25 WIB

Siapakah Jessica Stern? Utusan Khusus AS Bidang LGBTQI+ yang Ditolak Masuk Indonesia

Siapakah Jessica Stern? Utusan Khusus AS Bidang LGBTQI+ yang Ditolak Masuk Indonesia

| Kamis, 01 Desember 2022 | 14:07 WIB

Terkini

Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar

Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar

News | Senin, 13 April 2026 | 13:43 WIB

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:37 WIB

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 13:36 WIB

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia

News | Senin, 13 April 2026 | 13:23 WIB

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

News | Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB