Sangat Absurd! Tawaran jadi Cawapres Anies dari NasDem Sama Saja Rendahkan Derajat Prabowo

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 06 Desember 2022 | 10:37 WIB
Sangat Absurd! Tawaran jadi Cawapres Anies dari NasDem Sama Saja Rendahkan Derajat Prabowo
Prabowo Subianto Kembali Menjadi Capres (Suara.com/Alfian Winanto)

Suara.com - Ajakan Partai NasDem untuk menggandeng Partai Gerindra dengan memasangkan nama Prabowo Subianto sebagai Cawapres pendamping Anies Baswedan di Pilpres dianggap merendahkan derajat Prabowo.

Pernyataan itu disampaikan analis politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Dia pun menganggap jika tawaran NasDem agar Gerindra bisa merapat ke Koalisi Perubahan dianggap sangat absurd. Sebab, dia menganggap tawaran itu bisa melukai hati Prabowo sebagai Capres yang diusung oleh Gerindra.

"Ya saya sih melihat ajakan NasDem itu bagi Gerindra tidak rasional, kenapa? Karena bagaimana pun ajakan itu dalam tanda petik melukai Prabowo," kata Ujang saat dihubungi, Selasa (6/12/2022).

Menurutnya, hal yang membuat berat Gerindra merapat dengan NasDem mendukung Anies yakni karena Gerindra sudah pernah bantu pemenangan Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017. Ujan pun kembali mengungkit pernyataan yang sempat mengaku kalau tidak akan maju di Pilpres selama Prabowo Subianto maasih maju di Pilpres.

"Dan tentu Gerindra tidak mau dan kecewa terkait dengan itu. Jadi saya melihat kecil kemungkinan kecil kalau Gerindra bergabung dengan NasDem," katanya.

"Karena Gerindra harus punya harga diri sendiri dan itu tidak ketemunya karena Gerindra dan Prabowo kecewa terhadap anies seperti itu melihatnya soal merapatnya Gerindra dengan NasDem sangat kecil," sambungnya.

Dengan alasan tersebut juga, Ujang menilai, jika Prabowo hanya dijadikan cawapres Anies jika bergabung dengan Koalisi Perubahan, maka hal tersebut hanya akan merendahkan Prabowo dan Gerindra.

"NasDem ingin memasangkan Prabowo sebagai cawapres itu artinya menurunkan derajat Prabowo. Kecuali kalau koalisinya menang kan belum tentu menang juga karena Gerindra ada di pemerintahan dan Anies bertolak belakang dengan pemerintahan dibenci oleh pemerintahan," katanya.

baca juga

Ajak Prabowo jadi Cawapres Anies

Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali sebelumnya, mengajak Partai Gerindra bergabung melakukan penjajakan Koalisi Perubahan bersama PKS dan Demokrat untuk mendukung Anies menjadi presiden di 2024.

Menurutnya, bukan tidak mungkin nantinya Anies diduetkan dengan Prabowo Subianto jika Gerindra merapat ke Koalisi Perubahan. Pernyataan Ali itu menyusul adanya isu PKS diharapkan bisa bersama lagi dengan Gerindra seperti Pilpres 2014 dan 2019.

"Kita sih berharap Gerindra bergabung di koalisi perubahan dukung Anies jadi presiden," kata Ali saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

"Bisa jadi Anies presiden Prabowo wakil presiden kan," sambungnya.

Menurutnya, komposisi Prabowo sebagai wakil Anies merupakan tawaran jika Gerindra nantinya bergabung dengan Koalisi Perubahan. Jika tak ada titik temu, Gerindra dipersilakan memilih koalisi lain.

"Kan Anies sudah dicalon kan oleh koalisi perubahan ya kalau tidak ketemu itu ya berarti tidak bergabung. Sederhana aja lah," ungkapnya.

Kendati begitu, Ali menegaskan, NasDem tetap menghargai posisi Gerindra yang kekinian kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden.

"Kita juga mengahargai proses pencapresan pak Prabowo di Gerindra itu hal yang kita hormati tentu NasDem mengharapkan Gerindra menghormati juga proses yang sudah berjalan," pungkasnya.

Ajakan Rujuk

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon sebelumnya menyatakan ada kemungkinan Gerindra mengajak PKS berkoalisi untuk 2024. Kemungkinan itu terbuka karena menurut Fadli situasi politik menjelang 2024 saat ini masih sangat dinamis.

Karena itu segala kemungkinan masih dapat terjadi ke depan.

"Pertanyaannya mudah-mudahan kita bisa bergabung lagi bersama-sama. Semua masih cair lah maksudnya masih belum bisa kita menentukan sampai mendekati waktu tenggatnya," kata Fadli.

Adapun Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi ihwal adanya kemungkinan rujuk antara Gerindra dan PKS dan membuat koalisi sebagaimana dilakukan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurut Dasco, tidak ada istilah rujuk lantaran kedua partai tidak pernah bercerai.

Dasco menegaskan bahwa Gerindra dan PKS masih sering berkomunikasi. Terutama fraksi kedua partai yang ada di parlemen.

"Kalau rujuk kan pernah cerai, kita kan nggak pernah cerai. Namanya partai politik kita semua berteman, komunikasi juga masih sering dilakukan," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemajon! Ajakan NasDem Ke Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Dinilai Kelewatan, Bisa Lukai Hati Prabowo

Kemajon! Ajakan NasDem Ke Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Dinilai Kelewatan, Bisa Lukai Hati Prabowo

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 09:12 WIB

Menilik Prestasi dan Pengalaman Andika Perkasa, Layak Jadi Pengganti Menhan Prabowo?

Menilik Prestasi dan Pengalaman Andika Perkasa, Layak Jadi Pengganti Menhan Prabowo?

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 07:49 WIB

Nasdem Berharap Anies Baswedan Raih Suara Terbanyak di Sumatera Barat

Nasdem Berharap Anies Baswedan Raih Suara Terbanyak di Sumatera Barat

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 07:05 WIB

NasDem Menakar Anies-Prabowo di Tengah Harapan 'Rujuk' Gerindra-PKS

NasDem Menakar Anies-Prabowo di Tengah Harapan 'Rujuk' Gerindra-PKS

News | Senin, 05 Desember 2022 | 20:14 WIB

Terkini

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

×