Kemajon! Ajakan NasDem Ke Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Dinilai Kelewatan, Bisa Lukai Hati Prabowo

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 06 Desember 2022 | 09:12 WIB
Kemajon! Ajakan NasDem Ke Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Dinilai Kelewatan, Bisa Lukai Hati Prabowo
Momen Anies Baswedan dan Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta.

Suara.com - Analis Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai tawaran Partai NasDem untuk meminta Partai Gerindra bergabung ke Koalisi Perubahan untuk mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, sangat tidak rasional.

Apalagi, jika Prabowo Subianto diduetkan dengan Anies hanya sebagai calon wakil presiden atau cawapres, itu hanya melukai hati.

"Ya saya sih melihat ajakan NasDem itu bagi Gerindra tidak rasional, kenapa? Karena bagaimana pun ajakan itu dalam tanda petik melukai Prabowo," kata Ujang saat dihubungi, Selasa (6/12/2022).

Ujang mengungkapkan, hal yang membuat berat Gerindra merapat dengan NasDem mendukung Anies yakni karena Gerindra sudah pernah bantu pemenangan Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kemudian, Anies juga pernah menyatakan kalau tidak akan maju di Pilpres selama Prabowo Subianto maasih maju di Pilpres.

"Dan tentu Gerindra tidak mau dan kecewa terkait dengan itu. Jadi saya melihat kecil kemungkinan kecil kalau Gerindra bergabung dengan NasDem," katanya.

"Karena Gerindra harus punya harga diri sendiri dan itu tidak jetemunya karena Gerindra dan Prabowo kecewa teehadap anies seperti itu melihatnya soal merapatnya Gerindra dengan NasDem sangat kecil," sambungnya.

Dengan alasan tersebut juga, Ujang menilai, jika Prabowo hanya dijadikan cawapres Anies jika bergabung dengan Koalisi Perubahan, maka hal tersebut hanya akan merendahkan Prabowo dan Gerindra.

"NasDem ingin memasangkan Prabowo sebagai cawapres itu artinya menurunkan derajat Prabowo. Kecuali kalau koalisinya menang kan belum tentu menang juga karena Gerindra ada di pemerintahan dan anies bertolak belakang dengan pemerintahan dibenci oleh pemerintahan," imbuhnya.

baca juga

Ajakan NasDem Ke Gerindra

Musyawarah Rakyat (Musra) kelompok relawan Jokowi menyambangi kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022). [Suara.com/Novian]
Musyawarah Rakyat (Musra) kelompok relawan Jokowi menyambangi kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022). [Suara.com/Novian]

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali, mengajak Partai Gerindra bergabung melakukan penjajakan Koalisi Perubahan bersama PKS dan Demokrat untuk mendukung Anies Baswedan menjadi presiden di 2024.

Menurutnya, bukan tidak mungkin nantinya Anies diduetkan dengan Prabowo Subianto jika Gerindra merapat ke Koalisi Perubahan. Pernyataan Ali itu menyusul adanya isu PKS diharapkan bisa bersama lagi dengan Gerindra seperti Pilpres 2014 dan 2019.

"Kita sih berharap Gerindra bergabung di koalisi perubahan dukung Anies jadi presiden," kata Ali saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

"Bisa jadi Anies presiden Prabowo wakil presiden kan," sambungnya.

Menurutnya, komposisi Prabowo sebagai wakil Anies merupakan tawaran jika Gerindra nantinya bergabung dengan Koalisi Perubahan. Jika tak ada titik temu, Gerindra dipersilakan memilih koalisi lain.

"Kan Anies sudah dicalon kan oleh koalisi perubahan ya kalau tidak ketemu itu ya berarti tidak bergabung. Sederhana aja lah," ungkapnya.

Kendati begitu, Ali menegaskan, NasDem tetap menghargai posisi Gerindra yang kekinian kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden.

"Kita juga mengahargai proses pencapresan pak Prabowo di Gerindra itu hal yang kita hormati tentu NasDem mengharapkan Gerindra menghormati juga proses yang sudah berjalan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Prestasi dan Pengalaman Andika Perkasa, Layak Jadi Pengganti Menhan Prabowo?

Menilik Prestasi dan Pengalaman Andika Perkasa, Layak Jadi Pengganti Menhan Prabowo?

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 07:49 WIB

Nasdem Berharap Anies Baswedan Raih Suara Terbanyak di Sumatera Barat

Nasdem Berharap Anies Baswedan Raih Suara Terbanyak di Sumatera Barat

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 07:05 WIB

Pengamat Sebut Orang-orang Anies Sudah Dibabat Habis Heru, Terbaru Marullah hingga Buat Forkabi Kecewa

Pengamat Sebut Orang-orang Anies Sudah Dibabat Habis Heru, Terbaru Marullah hingga Buat Forkabi Kecewa

Jakarta | Selasa, 06 Desember 2022 | 05:55 WIB

Didukung Kerapatan Adat Minangkabau, NasDem Yakin Anies Baswedan Menang di Sumbar

Didukung Kerapatan Adat Minangkabau, NasDem Yakin Anies Baswedan Menang di Sumbar

Sumatera | Senin, 05 Desember 2022 | 20:55 WIB

NasDem Menakar Anies-Prabowo di Tengah Harapan 'Rujuk' Gerindra-PKS

NasDem Menakar Anies-Prabowo di Tengah Harapan 'Rujuk' Gerindra-PKS

News | Senin, 05 Desember 2022 | 20:14 WIB

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan Pakai Private Jet Saat Safari Politik, Denny Siregar: Semoga Milik Umat Ini Bisa Bawa Berkah

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan Pakai Private Jet Saat Safari Politik, Denny Siregar: Semoga Milik Umat Ini Bisa Bawa Berkah

Moots | Senin, 05 Desember 2022 | 19:55 WIB

Pengamat Intelijen Prediksi Andika Perkasa Jadi Menhan, Kemana Prabowo?

Pengamat Intelijen Prediksi Andika Perkasa Jadi Menhan, Kemana Prabowo?

Sumatera | Senin, 05 Desember 2022 | 19:52 WIB

Terkini

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

×