Asal Usul Kembang Api Tahun Baru, Kenapa Selalu Dinyalakan saat Pergantian Tahun?

Rifan Aditya

Selasa, 06 Desember 2022 | 20:08 WIB
Asal Usul Kembang Api Tahun Baru, Kenapa Selalu Dinyalakan saat Pergantian Tahun?
Ilustrasi Kembang Api Tahun Baru. (Pexels)

Suara.com - Menjelang perayaan Tahun Baru 2023, banyak orang yang merencanakan berbagai acara untuk memeriahkannya, termasuk dengan kembang api. Tahukah kalian bagaimana asal usul kembang api tahun baru itu?

Selama ini kembang api selalu identik dengan tahun baru. Hal ini berkaitan dengan sejarah asal usul kembang api tahun baru.

Perayaan tahun baru memang tidak bisa lepas dengan kembang api yang menghiasi langit-langit saat malam. Warna kembang api yang menyala di langit menjadi kesan tersendiri dan membuat tahun baru semakin meriah.

Tradisi menyalakan kembang api ini rupanya dilakukan oleh seluruh masyarakat dunia saat merayakan tahun baru. Ada alasan dan sejarah tersendiri mengapa kembang api identik dengan perayaan tahun baru. Lantas bagaimana asal usul kembang api tahun baru ini? Simak ulasannya berikut ini.

Awal Mula Kembang Api Tahun Baru

Kembang api yang saat ini menjadi tradisi masyarakat dunia dalam merayakan tahun baru sudah ada sejak 2.000 tahun yang lalu.

Dilansir dari Live Science, sejarawan menganggap bahwa kembang api pertama kali ditemukan di Cina. Namun, ada beberapa yang berpendapat kembang api berasal dari Timur Tengah atau India.

Menurut American Pyrotechnics Safety and Education Foundation, pada tahun 800 Masehi ada seorang ahli kimia dari Cina membuat kembang api secara tidak sengaja dengan mencampurkan senyawa kalium nitrat, sulfur dan arang untuk menciptakan mesiu mentah. Kemudian campuran tersebut menyebabkan ledakan kecil yang disebut dengan kembang api.

Menakuti Roh Jahat dan Perayaan

baca juga

Asal usul kembang api menjadi identik dengan tahun baru berawal dari tradisi peringatan dalam kebudayaan setempat. Tradisi Cina pada masa lalu menggunakan kembang api sebagai pertunjukkan untuk menakut-nakuti roh jahat.

Selain itu, pertunjukkan ini juga dilakukan saat perayaan ulang tahun kaisar, pernikahan, kelahiran dan hari libur. 

Sementara itu, Marco Polo yang berpetualang keliling dunia lantas membawa kembang api dari Tiongkok ke Eropa. Masyarakat Eropa kian menggunakan kembang api sebagai perayaan juga.

Pesta kembang api pertama dilakukan pada tahun 1486 pada pernikahan Raja Henry VII dengan istrinya Elizabeth of York.

Pada tahun 1777, Presiden Amerika Serikat John Adams memerintahkan masyarakat Amerika Serikat untuk merayakan Hari Kemerdekaan AS dengan mengadakan parade, api unggun, hingga pertunjukkan kembang api.

Pada tahun 1830, bangsa Italia memodifikasi kembang api dengan menambahkan strontium ke dalam bubuk mesiu agar menciptakan warna warni pada kembang api.

Nah, seiring dengan berjalannya waktu, kembang api digunakan dalam perayaan kenegaraan hingga perayaan tahun baru. 

Demikian ulasan singkat mengenai asal usul kembang api tahun baru yang dapat Anda ketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Ucapan Selamat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 Share di Media Sosial

30 Ucapan Selamat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 Share di Media Sosial

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 19:41 WIB

Aturan Perjalanan Terbaru Libur Natal dan Tahun Baru Pasca PPKM Diperpanjang 9 Januari 2023

Aturan Perjalanan Terbaru Libur Natal dan Tahun Baru Pasca PPKM Diperpanjang 9 Januari 2023

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 17:26 WIB

3 Lagu Natal Terbaru dan Liriknya yang Dalam dan Menyentuh Hati

3 Lagu Natal Terbaru dan Liriknya yang Dalam dan Menyentuh Hati

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:20 WIB

4 Jalur Alternatif Puncak Naik Motor Terbaru, Bebas Macet Libur Tahun Baru 2023

4 Jalur Alternatif Puncak Naik Motor Terbaru, Bebas Macet Libur Tahun Baru 2023

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 14:07 WIB

Terkini

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

×