Cak Imin Diasuh Gus Dur Sampai Jadi Orang Tapi Berakhir Bersebrangan, Zulfan Lindan: Mentalnya Enggak Kuat

Rifan Aditya | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 09 Desember 2022 | 20:46 WIB
Cak Imin Diasuh Gus Dur Sampai Jadi Orang Tapi Berakhir Bersebrangan, Zulfan Lindan: Mentalnya Enggak Kuat
Cak imin dan Gus Dur (Kolase)

Suara.com - Dunia politik memang bisa penuh dengan kejutan, lawan bisa menjadi kawan begitu juga sebaliknya. Berbicara soal kawan yang menjadi lawan dalam politik, politikus senior Zulfan Lindan mencontohkan bagaimana hubungan Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Diketahui bahwa Cak Imin bukan hanya pernah menjadi parter satu kubu politik dengan Gus Dur. Cak Imin juga merupakan keponakan dari ulama NU tersebut.

Mulanya menurut Zulfan Lindan kader PKB kebanyakan adalah Gusdurian atau pengikut Gus Dur yang masuk politik. Namun kemudian berubah haluan karena kepentingan politik dan oligarki, termasuk berubahnya Cak Imin.

"Yang mentalnya enggak kuat enggak punya karakter yang enggak kuat, contohnya termasuk Muhaimin itu kenapa, dia kan masih keponakannya Gus Dur, dan Gus Dur yang membesarkan dia," kata Zulfan Lindan. 

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar. (Dok: DPR)
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar. (Dok: DPR)

"Gus Dur mengurus Muhaimin kan dari enggak punya apa-apa kemudian dipercayakan memimpin PKB, tapi akhirnya kenapa bisa bertentangan," imbuhnya. 

Menurut Zulfan Lindan orang yang pragmatis dan oportunis yang terjun ke dunia politik bisa saja kehilangan loyalitas. 

"Menurut saya itu lah kalau sudah masuk ke dalam kancah politik pasti banyak kepentingan, orang pragmatis gimana pragmatis oportusnis apa saja diterima, kalau kita bicara loyalitas itu engak terjadi," imbuhnya. 

Diketahui bahwa hubungan Gus Dur dan Cak Imin merenggang etika sang keponakan menghapus nama Gus Dur dari Ketua Dewan Syura PKB. Padahal Gus Dur menjadi salah satu pendiri partai tersebut. 

Cerita Dijegalnya Gus Dur oleh Cak Imin

Cak imin dan Gus Dur (Kolase)
Cak imin dan Gus Dur (Kolase)

Menjelang 2009, Cak Imin membuat muktamar luar biasa atau MLB tandingan dan mendaftarkan dia dan kubunya ke Kemenkumham sebagai pengurus resmi PKB.

"Dua atau tiga hari kemudian ternyata perlawanan dari mas Muahaimin dia melakukan juga muktamar luar biasa di hotel," ujar mantan ajudan Gus Dur Priyo Sambadha dalam kanal YouTube Total Politik.

"Sehingga di situ [MLB tandingan] diputuskan ketua umumnya Muhaimin Iskandar, nama Gus Dur tidak ada," tambahnya.

Pemerintah kala itu menurut Priyo memutuskan untuk mengakui PKB versi MLB Cak Imin.

"Beberapa saat kemudian hasil muktamar Ancol didaftarkan ke kemenkumham dan hebatnya, anehnya oleh Kemenkumham waktu itu usulan dari Muhaimin dan kawan-kawan disahkan, di mana ketua umumnya Muhaimin Iskandar," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Sudah Safari Sana-sini, Zulfan Lindan Malah Yakin Bakal Ditinggal Koalisi: Siapa Mau Lawan Jokowi?

Anies Sudah Safari Sana-sini, Zulfan Lindan Malah Yakin Bakal Ditinggal Koalisi: Siapa Mau Lawan Jokowi?

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:44 WIB

PKS Disebut Bakal Masuk Kabinet, Pencapresan Anies Baswedan Tamat

PKS Disebut Bakal Masuk Kabinet, Pencapresan Anies Baswedan Tamat

| Jum'at, 09 Desember 2022 | 13:47 WIB

Zulfan Lindan Menduga Jokowi Terluka saat Surya Paloh Majukan Anies Sebagai Capres: Itu Pilihan

Zulfan Lindan Menduga Jokowi Terluka saat Surya Paloh Majukan Anies Sebagai Capres: Itu Pilihan

| Kamis, 08 Desember 2022 | 18:51 WIB

Terkini

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:45 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB