Cara Mendapatkan Izin Nobar Piala Dunia 2022, Awas Bisa Terancam Pidana!

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 11 Desember 2022 | 13:25 WIB
Cara Mendapatkan Izin Nobar Piala Dunia 2022, Awas Bisa Terancam Pidana!
Ilustrasi Piala Dunia 2022 - Cara Mendapatkan Izin Nobar Piala Dunia 2022 (pexels)

Suara.com - Piala Dunia Qatar 2022 segera mendekati fase akhir, karena babak perdelapan final telah diselesaikan dengan pertandingan dini hari lalu. Tak sedikit orang yang ingin mengadakan nobar. Tapi yang harus diingat, ada prosedur cara mendapatkan izin nobar Piala Dunia 2022 yang harus dicermati, agar terhindar dari ancaman hukuman.

Secara mudah, siaran langsung dilakukan oleh beberapa media besar. Seperti SCTV, Indonesia, MOJI, hingga live streaming di platform vidio.com. Namun demikian untuk melakukan nobar, harus ada izin jelas dan legal yang diurus.

Cara Mendapatkan Izin Nobar Piala Dunia 2022

Untuk mendapatkan izin dari Surya CItra Media, selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2022, masyarakat yang ingin mengadakan nobar secara legal harus menghubungi pihak Surya Citra Media. Untuk keperluan itu, alamat dan kontak dari SCM bisa Anda simak di bawah ini.

Alamat:

PT Indonesia Entertainment Grup

SCTV Tower, Senayan City Lantai 11,

Jalan Asia Afrika Lot. 19 Jakarta

Kontak yan bisa dihubungi:

Email pada [email protected] atau [email protected] 

Telepon pada 021 279 355 555 ext. 7211

Dengan alamat dan kontak tersebut, masyarakat bisa segera mengirimkan permintaan izin terkait acara nobar Piala Dunia Qatar 2022 yang diadakan di berbagai lokasi. Mulai dari warkop, kafe, venue tertentu, dan sebagainya.

Ancaman Hukuman dan Denda

Mengapa permintaan izin ini diperlukan?

Sebab terdapat anncaman sanksi denda bilamana acara nobar dilakukan tanpa seizin dari Indonesia Entertainment Grup. Hal ini diungkapkan oleh direktur IEG, Handy Lim, yang menjadi anak perusahaan yang ditunjuk SCM untuk mengurus hak pengelolaan nobar Piala Dunia 2022.

Semua kegiatan nobar yang dilakukan dan melibatkan massa di tempat umum harus mengajukan izin dan mendapat izin dari SCM selaku pemilik hak siar resmi. Melakukan nobar tanpa memiliki izin resmi dapat diancam dengan regulasi yang berlaku.

Regulasinya sendiri adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 yang mengatur Hak Kekayaan Intelektual pada Pasal 25 Ayat 1. Regulasi ini sendiri menyebutkan adanya ancaman pidana empat tahun atau denda hingga maksimal Rp1.000.000.000 untuk pihak yang melanggarnya.

Cukup berat bukan?

Mengingat adanya ancaman sanksi tersebut, sangat direkomendasikan untuk melakukan pengajuan izin kepada pihak SCM sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Dengan cara mendapatkan izin nobar  Piala Dunia 2022 di atas, semoga agenda Anda untuk menghabiskan malam dengan keseruan pertandingan selanjutnya tidak terganggu, dan bisa berjalan lancar tanpa ada halangan apapun.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Raksasa Eropa yang Jadi Korban Keganasan Maroko di Piala Dunia 2022, Salah Satunya Mantan Juara

3 Raksasa Eropa yang Jadi Korban Keganasan Maroko di Piala Dunia 2022, Salah Satunya Mantan Juara

Bola | Minggu, 11 Desember 2022 | 12:48 WIB

Wajib Dicontoh! Hakim Ziyech Tak Pernah Ambil Uang Saat Bela Maroko, Disumbangkan untuk Orang Miskin

Wajib Dicontoh! Hakim Ziyech Tak Pernah Ambil Uang Saat Bela Maroko, Disumbangkan untuk Orang Miskin

Gol | Minggu, 11 Desember 2022 | 12:03 WIB

Momen Tangis Cristiano Ronaldo Pecah Usai Portugal Gagal ke Semifinal Piala Dunia 2022

Momen Tangis Cristiano Ronaldo Pecah Usai Portugal Gagal ke Semifinal Piala Dunia 2022

Bola | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:28 WIB

Cuan Banyak! Cafe Di Inggris Raup Rp 2,96 Triliun Gegara Larangan Bir Di Piala Dunia Qatar

Cuan Banyak! Cafe Di Inggris Raup Rp 2,96 Triliun Gegara Larangan Bir Di Piala Dunia Qatar

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:13 WIB

Depak Portugal Dari Piala Dunia 2022, Timnas Maroko Langsung Sujud Syukur, Ternyata Begini Artinya Menurut Islam

Depak Portugal Dari Piala Dunia 2022, Timnas Maroko Langsung Sujud Syukur, Ternyata Begini Artinya Menurut Islam

Lifestyle | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:05 WIB

Profil Youssef En-Nesyri, Bintang Kemenangan Maroko Atas Portugal di Perempat Final Piala Dunia 2022

Profil Youssef En-Nesyri, Bintang Kemenangan Maroko Atas Portugal di Perempat Final Piala Dunia 2022

Bola | Minggu, 11 Desember 2022 | 10:31 WIB

Terkini

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:19 WIB