Mencak-mencak Sebut Kemenkeu Iblis, Ternyata Segini Total Harta Kekayaan Bupati Meranti

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 12 Desember 2022 | 12:09 WIB
Mencak-mencak Sebut Kemenkeu Iblis, Ternyata Segini Total Harta Kekayaan Bupati Meranti
Bupati Meranti, M Adil. (Foto: Arjuna/Batamnews)

Suara.com - Bupati Meranti, Muhammad Adil kini mendadak menjadi buah bibir di tengah-tengah publik. Adapun Adil sempat viral gegara meluapkan emosinya ke Kementerian Keuangan hingga berani menyebut instansi tersebut diisi oleh iblis.

Usut punya usut, luapan emosi yang dikeluarkan oleh Adil terjadi berkat dirinya tak terima dengan pembagian dana bagi hasil (DBH) minyak.

Amarah Adil tersebut keluar saat Rapat Koordinasi Nasional terkait Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah se-Indonesia di Pekanbaru. Adil juga di kesempatan yang sama sempat mengancam akan memisahkan Kabupaten Meranti dari Republik Indonesia dan bergabung dengan Malaysia.

"Di Riau ini mungkin kami paling banyak sekarang dibornya. Tapi pertanyaannya, mengapa duit kami tak dikembalikan," kata Adil di hadapan Staf Kemenkeu, Lucky yang jadi narasumber seperti dilihat di live streaming YouTube Diskominfotik Riau, Sabtu (10/12/2022).

"(Sebelumnya) Sampai ke Bandung saya kejar Kemenkeu, juga tidak dihadiri oleh yang kompeten. Itu yang hadiri waktu itu entah staf atau apalah. Sampe pada waktu itu saya ngomong 'Ini orang keuangan isinya ini iblis atau setan'," ujarnya.

Pernyataan nyelekit dari sang Bupati tersebut membuat dirinya jadi perhatian masyarakat. Publik kini mulai menggali karier hingga harta kekayaan dari Adil hingga ia bisa berani blak-blakan melayangkan kalimat demikian.

Rincian harta kekayaan Bupati Meranti

Publik kini mulai mencari informasi terkait harta kekayaan Bupati Meranti usai pernyataannya viral.

Adapun harta kekayaan Bupati Meranti dapat dilihat oleh publik melalui laporan wajib kepada KPK yakni Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara alias LHKPN.

Sebagai informasi, LHKPN wajib dilaporkan bagi setiap pejabat publik seperti halnya Muhammad Adil yang menjabat sebagai seorang Bupati.

Muhammad Adil terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada tanggal 31 Desember 2021 lalu. 

Tak main-main Muhammad Adil yang telah menyuarakan kekesalannya terhadap Kemenkeu tersebut ternyata punya harta Rp 4,78 miliar sebagaimana yang dilaporkan melalui LHKPN.

Lebih rincinya, total harta kekayaan Muhammad Adil kini mencapai Rp 4.785.577.310.

Adapun dari miliaran Rupiah tersebut, jenis harta kekayaan dengan nilai tertinggi yakni Rp 4.367.400.000. Muhammad Adil ternyata memiliki sebanyak 74 unit tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai daerah.

Adil juga menyimpan 5 unit kendaraan bermotor yang total nilainya adalah Rp 174.000.000. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis, Dinilai Netizen Lebih Berani

Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis, Dinilai Netizen Lebih Berani

| Senin, 12 Desember 2022 | 11:57 WIB

Profil Muhammad Adil, Bupati Meranti yang Viral Semprot Kemenkeu dan Ancam Pindah Malaysia

Profil Muhammad Adil, Bupati Meranti yang Viral Semprot Kemenkeu dan Ancam Pindah Malaysia

News | Senin, 12 Desember 2022 | 11:51 WIB

Bupati Meranti Diminta Perbaiki Kinerja, Ketimbang Sebar Pernyataan Tak Berdasar

Bupati Meranti Diminta Perbaiki Kinerja, Ketimbang Sebar Pernyataan Tak Berdasar

Riau | Senin, 12 Desember 2022 | 10:36 WIB

Aset Minyak Daerah Miskin Disedot Pusat, Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis

Aset Minyak Daerah Miskin Disedot Pusat, Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 10:02 WIB

Bupati Meranti Marah Dana Bagi Hasil Minyak Tak Adil, Singgung Pindah ke Malaysia

Bupati Meranti Marah Dana Bagi Hasil Minyak Tak Adil, Singgung Pindah ke Malaysia

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 09:29 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB