'Ibu Ini Gimana Sih?', Richard Eliezer sampai Tepuk Jidat Gegara Pengacara Putri Sambo Ngegas Terus

Aulia Hafisa, Elvariza Opita

Rabu, 14 Desember 2022 | 16:24 WIB
'Ibu Ini Gimana Sih?', Richard Eliezer sampai Tepuk Jidat Gegara Pengacara Putri Sambo Ngegas Terus
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Richard Eliezer saat menghadiri sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menjadi saksi untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di persidangan pembunuhan berencana Brigadir J pada Selasa (13/12/2022) kemarin.

Dalam kesempatan itu, kesabaran Bharada E seperti diuji lewat beberapa pertanyaan yang diajukan penasihat hukum kedua terdakwa.

Seperti ketika Bharada E dicecar oleh Sarmauli Simangunsong yang merupakan kuasa hukum Putri. Saat itu Sarmauli menanyakan kejadian di Magelang berdasarkan BAP Bharada E tertanggal 15 Agustus 2022.

"Di situ Saudara bilang bahwa melihat Yosua dan Kuat lagi adu mulut. Kemudian Saudara menyatakan, 'Kalau mau ribut jangan di dalam rumah, kasihan Ibu lagi sakit'," ungkap Sarmauli.

Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu dicecar penasihat hukum Putri Candrawathi, Sarmauli Simangunsong, di persidangan pembunuhan berencana Brigadir J pada Selasa (13/12/2022). (YouTube/KOMPASTV)
Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu dicecar penasihat hukum Putri Candrawathi, Sarmauli Simangunsong, di persidangan pembunuhan berencana Brigadir J pada Selasa (13/12/2022). (YouTube/KOMPASTV)

Sesekali Bharada E tampak mengangguk dan mengiyakan ucapan Sarmauli tersebut. Mendapati Sarmauli tidak melanjutkan pernyataannya, Bharada E pun menerangkan bahwa BAP tersebut telah dicabut.

"Jadi itu sudah saya cabut keterangannya, Ibu," ujar Bharada E.

"Saya belum bertanya lebih lanjut, yang Saudara cabut yang mana?" sambung Sarmauli.

Namun sikap Sarmauli ini langsung dimentahkan oleh Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso. "Entar dulu. Apa yang mau ditanyakan dulu? Supaya tidak terjebak," ungkap Wahyu.

Sarmauli masih berusaha mendebat dan mengaku tidak pernah mendengar bahwa BAP tersebut telah dicabut. Namun kembali Wahyu meminta Sarmauli untuk melanjutkan pertanyaannya sebelum mencecar Bharada E.

baca juga

Perdebatan kusir tidak bisa dihindarkan, hingga akhirnya Bharada E menegaskan kalau BAP tanggal 15 Agustus 2022 memang telah dicabut olehnya.

"Di bulan September kalau tidak salah Ibu, coba Ibu cek lagi. Coba Ibu baca lagi di bulan September," terang Bharada E.

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu, meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (31/10/2022). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan 11 orang saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu, meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (31/10/2022). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan 11 orang saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.

Wahyu juga berusaha menengahi bahwa yang dipegang adalah kesaksian yang diungkap di persidangan.

Menariknya, kendati telah coba diberi pengertian oleh Wahyu, Sarmauli tetap lanjut mencecar Bharada E. Pengacara wanita itu tetap mempertanyakan mana keterangan yang benar mengenai kondisi Putri di tanggal 8 Juli 2022.

Rupanya Bharada E pernah membuat BAP dengan keterangan Putri yang tampak baik-baik saja di tanggal 8 Juli 2022. Namun di lain kesempatan, Bharada E juga menyebut Putri tidak dalam kondisi baik-baik saja bahkan harus dipapah oleh asisten rumah tangganya, Susi.

"Bahkan tanggal 8, Richard melihat Ibu turun tangga dengan dipapah oleh Susi. Tetapi dalam sidang hari ini Richard menyatakan Ibu PC sehat-sehat segar-segar saja. Yang saya mau tanyakan keterangan Saudara mana yang benar?"

Pertanyaan inilah yang kemudian dijawab Bharada E dengan nada menahan amarah. Tanpa menatap penasihat hukum Putri, mantan ajudan Sambo itu seolah meledek Sarmauli yang tak mendengarkan kesaksiannya.

"Ibu tadi memperhatikan dan mendengar, bahwa pada saat keluar dari rumah itu Ibu dipegang sama Susi. Betul dipegang sama Susi," tutur Bharada E.

"Tidak ada, Yang Mulia," kata Sarmauli.

"Ada tadi," jawab Bharada E, bahkan sudah terlihat berkali-kali mengepalkan tangannya seolah kelewat kesal dengan cecaran Sarmauli.

"Tidak ada tadi."

Terdakwa Putri Candrawathi (tengah) mengusap pipi asisten rumah tangganya Susi (kiri) saat menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (8/11/2022). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww].
Terdakwa Putri Candrawathi (tengah) mengusap pipi asisten rumah tangganya Susi (kiri) saat menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (8/11/2022). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww].

"Ada Ibu, cuma ditanya sama Jaksa lagi, pada saat itu lihat Ibu bagaimana? Saya bilang ya biasa-biasa saja, memang dipapah tapi Ibu biasa-biasa saja."

"Aduh Ibu ini gimana sih?" imbuh Bharada E.

Gerutuan Bharada E inilah yang kemudian menjadi sorotan, bahkan menyebabkan ruang sidang sempat diramaikan dengan tawa para hadirin.

Hakim Wahyu kemudian terlihat berusaha menengahi keadaan dan meminta agar perdebatan itu diselesaikan.

Momen ini bukan satu-satunya wujud kejengkelan Bharada E terhadap kuasa hukum Sambo dan Putri. Bharada E sempat tertangkap kamera menepuk jidat hingga seperti memutar bola mata karena kesal dengan sikap para pembela Sambo-Putri tersebut.

Di lain kesempatan bahkan Bharada E sempat terdengar meninggikan nada bicaranya karena dicecar Arman Hanis. Bharada E kemudian mengklaim didoktrin terus-menerus agar mengikuti skenario yang telah dibuat Sambo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terindikasi Bohong, Hasil Uji Poligraf Ferdy Sambo, Putri, dan Kuat Maruf Ternyata Minus!

Terindikasi Bohong, Hasil Uji Poligraf Ferdy Sambo, Putri, dan Kuat Maruf Ternyata Minus!

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 14:14 WIB

Terungkap! Ini Makna 'Duri dalam Rumah Tangga' Hasutan Kuat Ma'ruf ke Putri Candrawathi

Terungkap! Ini Makna 'Duri dalam Rumah Tangga' Hasutan Kuat Ma'ruf ke Putri Candrawathi

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 13:56 WIB

Mati Kutu, Ini Rentetan Pernyataan Putri Candrawathi yang Dibantah Tegas Bharada E

Mati Kutu, Ini Rentetan Pernyataan Putri Candrawathi yang Dibantah Tegas Bharada E

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 13:29 WIB

Cara Bharada E Tembak Brigadir J Dilihat Kuat Maruf Sambil Berjalan dan Berulang Kali Meski Sudah Terkapar

Cara Bharada E Tembak Brigadir J Dilihat Kuat Maruf Sambil Berjalan dan Berulang Kali Meski Sudah Terkapar

Cianjur | Rabu, 14 Desember 2022 | 13:27 WIB

Saksi Ahli Diperiksa dalam Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir Yosua Hari Ini, Bharada E Hadir Secara Virtual

Saksi Ahli Diperiksa dalam Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir Yosua Hari Ini, Bharada E Hadir Secara Virtual

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

×