Hasil Kecerdasan 5 Terdakwa Kasus Brigadir J: Sambo Tertinggi, Kuat di Bawah Rata-rata

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 21 Desember 2022 | 14:01 WIB
Hasil Kecerdasan 5 Terdakwa Kasus Brigadir J: Sambo Tertinggi, Kuat di Bawah Rata-rata
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo berpelukan dengan istrinya yang juga terdakwa Putri Candrawathi saat mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (13/12/2022). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].

Suara.com - Analisis hasil kecerdasan para terdakwa pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sudah diketahui. Hal ini disampaikan oleh ahli psikologi forensik Reni Kusumowardhani yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).

Reni menjelaskan hasil pemeriksaan psikologi terhadap para terdakwa, termasuk Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Ia menyebut Putri berada di tingkat rata-rata orang seusianya, sementara Sambo mempunyai kecerdasan yang tinggi.

Para anak buah, yakni Richard Eliezer (Bharada E) dan Ricky Rizal (Bripka RR) juga memiliki kecerdasan rata-rata. Sementara sang sopir, Kuat Ma'ruf berada di bawah rata-rata. Adapun informasi selengkapnya bisa diketahui melalui poin-poin berikut.

Ferdy Sambo

Reni menilai Ferdy Sambo memiliki kecerdasan di atas rata-rata dengan kemampuan kreativitas yang baik. Sambo juga disebutnya mempunyai cara berpikir praktis bukan teoritis.

"Dimulai dari bapak Ferdy Sambo. Bapak FS memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Kemampuan atraksi, imajinasi, dan kreativitas nya sangat baik. Secara umum cara berpikirnya lebih ke arah praktis dibanding teoritis," ucap Reni.

Berdasarkan hasil pemeriksaannya, kata Reni, Ferdy Sambo juga dinilai sebagai sosok pekerja keras serta selalu memiliki motivasi tinggi untuk mencapai target tertentu.

"Pola kerjanya tekun, motivasinya berprestasinya tinggi untuk mencapai target yang melebihi dari target yang diberikan kepadanya," lanjutnya.

Ferdy Sambo juga menurut Reni memiliki kepribadian yang kurang percaya diri. Untuk itu, ia disebut membutuhkan dukungan orang lain dalam mengambil keputusan besar. Ditambah, ada pengalaman kecil yang membuatnya nyaman.

baca juga

"Pada dasarnya pak FS ini merupakan individu yang kurang percaya diri dan membutuhkan dukungan orang lain di dalam bertindak dan mengambil keputusan, terutama untuk hal-hal yang besar. Ada pengalaman kecil yang membuat dia merasa nyaman apabila ada orang-orang yang melindungi di sekitarnya," jelas Reni.

Lebih lanjut, Ferdy Sambo dipandang sebagai figur yang baik dalam kehidupan sosial. Ia juga patuh dengan aturan norma. Namun, hal ini bukan berarti Sambo menggunakan kecerdasannya untuk melindungi diri dalam situasi terdesak.

Terakhir, melihat dari latar belakangnya sebagai keturunan Sulawesi Selatan, Reni menilai Sambo memegang teguh budaya yang mempengaruhinya dalam mengambil keputusan. Jadi, ia sulit mengendalikan emosi dan tidak berpikir panjang.

Putri Candrawathi

Reni mengatakan kecerdasan rata-rata Putri membuatnya dapat memahami nilai sosial. Namun perencanaan perilakunya kurang. Ia juga mengatakan Putri kurang dalam menanggapi lingkungan, termasuk saat menghadapi masalah.

"Kapasitas dan fungsi memorinya juga tergolong baik. Kemampuannya tergolong sangat baik menangkap menyimpan dan mengelola informasi serta mengungkap kembali yang diingatnya," ungkap Reni.

Selanjutnya, jaksa dalam sidang membacakan keterangan Reni saat proses penyidikan. Menurut Reni, Putri memiliki kebutuhan tinggi terhadap figur yang memberi rasa aman, seperti keluarga dan para ajudan yang terpercaya.

"Jadi dia ini ada semacam dependensi secara emosional kepada orang yang bisa menjadi objek bergantungnya, dalam hal ini seperti kepada orang tua, kepada suami," kata Reni.

"Ajudan-ajudan yang dipercayai? Bisa?" tanya jaksa.

"Bisa juga jika ajudan itu memberikan rasa aman kepada dirinya," jawab Reni.

Jaksa juga menanyakan apakah kepribadian Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saling melengkapi atau tidak. Kemudian dijawab Reni bahwa mereka sebagai pasangan suami istri memang saling membutuhkan.

Kuat Ma'ruf

Kuat Ma'ruf disebut Reni memiliki kecerdasan di bawah rata-rata orang seusianya. Menurut ahli psikolog forensik itu, Kuat agak lambat dalam menerima berbagai informasi.

"Kuat Ma'ruf kecerdasannya tergolong di bawah rata-rata populasi orang seusianya, jadi Bapak Kuat ini agak lebih lambat dalam memahami informasi," ujar Reni.

Reni sempat berhenti memberi penjelasan karena tim kuasa hukum Kuat tertawa. Reni yang bersaksi lantas meminta maaf dan izin karena hasil pemeriksaan itu memang harus dibuka di persidangan.

Reni kemudian diminta jaksa melanjutkan penjelasan. Ia menyebut, meski Kuat lebih lambat dalam menerima informasi, namun sopir keluarga Sambo ini justru memiliki kemampuan memahami nilai moral.

Tak hanya itu, Reni juga mengatakan Kuat memiliki tingkat kepatuhan tinggi terhadap atasannya. Namun, sambungnya, Kuat tidak mudah ditebak dan tidak ada kepura-puraan saat menjalankan pemeriksaan.

Richard Eliezer dan Ricky Rizal

Beralih ke dua mantan ajudan Ferdy Sambo, yakni Richard Eliezer dan Ricky Rizal. Menurut Reni, Richard memiliki tingkat kecerdasan rata-rata dengan potensi intelektual yang baik. Terlebih untuk menjalankan tugas-tugas sederhana.

"Secara umum taraf kecerdasannya tergolong rata-rata. Potensi intelektualnya ini digunakan secara maksimal, memiliki kapasitas intelektual yang relatif baik, terutama untuk menghadapi tugas-tugas praktis dan sederhana dalam kehidupan sehari-hari," ucap Reni.

Reni juga menyebut tingkat kepatuhan Richard tinggi, apalagi terhadap figur yang memiliki otoritas. Sementara itu, Ricky Rizal pun disebut memiliki kecerdasan di atas rata-rata dibanding orang seusianya dengan kapasitas memori yang baik.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Hakim Murka karena Berbohong, Kecerdasan Susi PRT Sambo Sangat Rendah dan Daya Ingatnya Buruk

Bikin Hakim Murka karena Berbohong, Kecerdasan Susi PRT Sambo Sangat Rendah dan Daya Ingatnya Buruk

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:46 WIB

Punya IQ di Atas Rata-rata, Bharada E Ternyata Cuma Patuh ke Sosok Ini, Siapa?

Punya IQ di Atas Rata-rata, Bharada E Ternyata Cuma Patuh ke Sosok Ini, Siapa?

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:19 WIB

Hasil Tes Kepribadian Putri Candrawathi: Mudah Malu dan Takut karena Sensitif hingga Ketergantungan dengan Ferdy Sambo

Hasil Tes Kepribadian Putri Candrawathi: Mudah Malu dan Takut karena Sensitif hingga Ketergantungan dengan Ferdy Sambo

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:05 WIB

Tes Kepribadian Putri Candrawathi Terungkap, Jaksa Sampai Dibuat Melongo hingga Ahli Psikologi Forensik Beri Penjelasan Begini

Tes Kepribadian Putri Candrawathi Terungkap, Jaksa Sampai Dibuat Melongo hingga Ahli Psikologi Forensik Beri Penjelasan Begini

Bandung | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:40 WIB

Bukti CCTV Rontokkan Tuduhan Sarung Tangan Sambo? Febri Diansyah: Sejak Awal Dakwaan Memang Mengada-ada

Bukti CCTV Rontokkan Tuduhan Sarung Tangan Sambo? Febri Diansyah: Sejak Awal Dakwaan Memang Mengada-ada

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:43 WIB

Bantah Pakai Sarung Tangan Ferdy Sambo Pegang Senjata Brigadir J Tak Ada Jejak DNA, Kejebak Skenario Sendiri

Bantah Pakai Sarung Tangan Ferdy Sambo Pegang Senjata Brigadir J Tak Ada Jejak DNA, Kejebak Skenario Sendiri

Cianjur | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:25 WIB

Terkini

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×