Sejarah Kebaya, Pakaian Tradisional Tercoreng Skandal Kebaya Merah dan Kebaya Hijau

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 25 Desember 2022 | 07:00 WIB
Sejarah Kebaya, Pakaian Tradisional Tercoreng Skandal Kebaya Merah dan Kebaya Hijau
Sejarah Kebaya, Pakaian Tradisional Tercoreng Skandal Kebaya Merah dan Kebaya Hijau - Ilustrasi kebaya (Unsplash/Abby AR)

Suara.com - Kebaya menjadi salah satu pakaian adat yang kerap dikenakan masyarakat Indonesia dalam menghadiri acara-acara tertentu. Warnanya yang beragam dengan tampilan yang beragam pula membuat seseorang akan lebih elegan saat mengenakannya. Lantas bagaimana sih sejarah kebaya

Belakangan kebaya menjadi sorotan setelah adanya rencana usulan kebaya sebagai salah satu warisan tak benda kepada UNESCO oleh Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand. Tentunya rencana ini menuai kontroversi, hingga Menparekraf Sandiaga Uno langsung menanggapinya. Ia menegaskan bahwa kebaya adalah budaya luhur milik bangsa Indonesia. 

Tak hanya itu, isu kebaya kembali ramai usai masyarakat kembali dihebohkan dengan beredarnya video syur seorang wanita yang memakai kebaya. Jika sebelumnya heboh wanita kebaya merah kini heboh dengan munculnya wanita kebaya hijau. Lagi-lagi hal ini membuat kebaya menjadi perhatian publik. 

Lantas bagaimana sih sejarah dan asal usuk kebaya? Ketahui penjelsan lengkapnya berikut ini. 

Sejarah Kebaya 

Mengutip dari berbagai sumber, istilah kebaya secara etimologi berasal dari bahasa Arab yakni dari kata 'abaya' yang artinya pakaian. Kebaya sendiri merupakan blus tradisional yang kerap dikenakan wanita Indonesia yang dipadukan dengan sarung, rok lilit, batik, atau pakaian rajut tradisional lainnya. 

Kebaya memiliki sejarah yang menarik. Terkait istilah kebaya yang berasal dari bahasa Arab, hal ini diungkapkan oleh Denys Lombard. Dia adalah seorang sejarawan yang sudah lama menekuni budaya Jawa. 

Selain itu, ada pula yang mencatat jika kebaya pada awalnya diperkenalkan lewat bahasa Portugis. Kebaya dinilai muncul ketika bangsa Portugis mendarat di Asia Tenggara. Kebaya sendiri merujuk pada atasan atau blus yang dikenakan oleh para wanita Indonesia pada abad ke-15 dan ke-16 Masehi. 

Kemudian banyak yang berpendapat, bahwa kebaya berkaitan erat dengan pakaian tunik perempuan yang ada pada masa Dinasti Ming di China. Kebaya sampai ke Indonesia setelah terjadi migrasi secara besar-besaran dari China.

Kebaya di Masa Penjajahan

Foto jadul wanita Indonesia pakai kebaya tahun 1915. (instagram/perfectlifeid)
Foto jadul wanita Indonesia pakai kebaya tahun 1915. (instagram/perfectlifeid)

Lalu pada masa penjajahan Belanda, Kebaya mulai dikenakan sebagai busana resmi para wanita Eropa. Pada masa itu, kebaya hanya terbuat bahan tenun mori. 

Selang beberapa tahun, tepatnya pada abad ke-19, kebaya mulai dijadikan sebagai pakaian sehari-hari bagi semua kelas sosial. Baik itu perempuan Jawa ataupun peranakan bangsa Belanda. Bahkan, kebaya ini sempat menjadi pakaian wajib bagi perempuan Belanda yang datang ke Hindia Belanda (Indonesia). 

Kebaya pernah mengalami penurunan status pada masa penjajahan Jepang. Pada saat itu, kebaya diasosiasikan sebagai pakaian tradisional yang dikenakan oleh para pribumi tahanan dan juga pekerja paksa perempuan.

Kemudian setelah masa kemerdekaan, kebaya dan batik menjadi simbol perjuangan nasionalisme Indoensia. Status kebaya kembali naik dan dijadikan sebagai pakaian di acara resmi ataupun kenegaraan. 

Makna Kebaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Pemeran Kebaya Hijau, Rena Dyana Ternyata Pilih Punya Sugar Daddy?

Diduga Pemeran Kebaya Hijau, Rena Dyana Ternyata Pilih Punya Sugar Daddy?

Your Say | Sabtu, 24 Desember 2022 | 17:02 WIB

Profil Rena Dyana, Model Majalah Dewasa yang Diduga Pemeran Video Syur Perempuan Berkebaya Hijau

Profil Rena Dyana, Model Majalah Dewasa yang Diduga Pemeran Video Syur Perempuan Berkebaya Hijau

Entertainment | Sabtu, 24 Desember 2022 | 13:29 WIB

Sengaja Pamer Belahan Dada, Belanjaan Rena Dyana Dibayarin Cowok Tak Dikenal

Sengaja Pamer Belahan Dada, Belanjaan Rena Dyana Dibayarin Cowok Tak Dikenal

Entertainment | Sabtu, 24 Desember 2022 | 13:52 WIB

Terkini

BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh

BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh

News | Minggu, 05 April 2026 | 14:05 WIB

Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan

Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan

News | Minggu, 05 April 2026 | 13:15 WIB

Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih

Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih

News | Minggu, 05 April 2026 | 12:48 WIB

Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah

Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah

News | Minggu, 05 April 2026 | 12:08 WIB

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:25 WIB

Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan

Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:18 WIB

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:09 WIB

Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat

Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:02 WIB

Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!

Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:27 WIB

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:15 WIB