Mengenal Apa Itu Latto-latto atau Clackers Ball: Sejarah dan Cara Bermainnya

Aulia Hafisa | Suara.com

Senin, 26 Desember 2022 | 15:27 WIB
Mengenal Apa Itu Latto-latto atau Clackers Ball: Sejarah dan Cara Bermainnya
Ilustrasi latto-latto permainan anak-anak (Pexels)

Suara.com - Latto-latto, menjadi barang yang viral belakangan ini dan banyak menarik minat masyarakat. Cukup banyak orang yang membeli dan berusaha memainkannya. Tapi sebenarnya apa itu latto-latto? Apakah ini sejenis permainan? Atau justru senjata di masa lalu?

Mengenal Apa Itu Latto-Latto

Latto-latto sendiri sebenarnya adalah sebuah mainan yang umum dimainkan oleh masyarakat pedesaan di era tahun 90-an. Berasal dari bahasa Bugis, latto-latto kemudian berubah jadi katto-katto di Makassar, dan etek-tek di daerah Jawa.

Sejatinya, permainan ini sendiri bukan berasal dari Indonesia. Latto-latto merupakan mainan yang berasal dari Amerika, dan muncul pada tahun 1960-an. Nama asli dari latto-latto sendiri adalah clankers.

Setelah populer di era tahun 1970-an, clankers kemudian sempat dilarang karena sempat memakan korban. Saat itu, bahan yang digunakan bukanlah plastik atau karet keras, namun menggunakan kaca dan plastik yang cukup mudah pecah, dan rawan mencederai pemainnya.

Namun setelah melewati berbagai modifikasi, jadilah latto-latto yang sekarang kita kenal dimainkan oleh anak-anak dan bahkan orang dewasa di Indonesia saat ini.

Cara Bermain Latto-Latto

Mungkin jika Anda melihat orang lain yang sudah mahir, latto-latto terasa mudah dimainkan. Namun hal yang berbeda akan Anda rasakan saat Anda mencobanya sendiri.

Pada dasarnya, Anda hanya perlu menggoyangkan dan menyeimbangkan gerakan dua bola latto-latto yang ada, kemudian membuatnya berbenturan satu sama lain.

Sedikit tips untuk memainkannya adalah sebagai berikut:

  • Pastikan kedua bola berada di posisi sama dan seimbang pada awal permainan
  • Jepit bagian tengah tali latto-latto di antara jari, dan temukan titik seimbangnya
  • Goyangkan tangan naik turun hingga latto-latto saling beradu dan menimbulkan bunyi
  • Perkuat gerakan naik turun untuk mendapatkan benturan di bawah dan di atas hingga bunyinya semakin nyaring

Cukup mudah bukan jika dilihat dalam penjelasan seperti ini?

Apakah Berbahaya?

Pada dasarnya, permainan latto-latto bukan termasuk permainan yang berbahaya. Bahan latto-latto yang digunakan adalah plastik, yang kemudian bagian atasnya ditali menggunakan simpul yang cukup kuat dan solid sehingga tidak mudah terlepas.

Namun demikian dalam memainkan latto-latto dihimbau untuk menjaga jarak. Meskipun bahan utamanya terbuat dari plastik, namun plastik ini cukup keras sehingga jika berbenturan dengan anggota tubuh dapat menyebabkan cedera ringan.

Hindari juga bermain latto-latto di area yang cukup banyak memiliki barang pecah belah, untuk menghindari kerusakan bilamana latto-latto terlepas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Download dan Install Game Latto - Latto Apk di Android dan iOS, Cek di Sini!

Cara Download dan Install Game Latto - Latto Apk di Android dan iOS, Cek di Sini!

| Minggu, 25 Desember 2022 | 19:19 WIB

Fakta Lato-lato, Begini Asal-usul hingga Manfaat Mainan Anak Viral di Media Sosial

Fakta Lato-lato, Begini Asal-usul hingga Manfaat Mainan Anak Viral di Media Sosial

News | Sabtu, 24 Desember 2022 | 11:40 WIB

Mainan Anak Latto-Latto Viral di Tiktok, Ikuti Tutorial Cara Mainnya Biar Gak Kalah Sama Bocil

Mainan Anak Latto-Latto Viral di Tiktok, Ikuti Tutorial Cara Mainnya Biar Gak Kalah Sama Bocil

Lifestyle | Jum'at, 23 Desember 2022 | 17:02 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB