Acsena Humanis Bantah Laporkan Bupati Cianjur Ke KPK Soal Penyelewengan Bantuan Gempa, Jadi Siapa Yang Lapor?

Bangun Santoso

Jum'at, 30 Desember 2022 | 06:14 WIB
Acsena Humanis Bantah Laporkan Bupati Cianjur Ke KPK Soal Penyelewengan Bantuan Gempa, Jadi Siapa Yang Lapor?
Bupati Cianjur Herman Suherman (Suara.com/Fauzi Noviandi)

Suara.com - Co-Fouder Ascena Andika selaku pendiri Acsena Humanis Respon Foundation membantah telah melaporkan Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penyelewengan bantuan untuk korban gempa.

Bahkan, kata Andika, saat dihubungi Kamis (29/12/2022), Acsena Humanis Respon Foundation tidak pernah menerima dan menyalurkan bantuan dari Emirates Red Recent karena selama ini organisasi yang dibangunnya bergerak mandiri tanpa pembiayaan dari luar.

"Sumber bantuan yang masuk dan disalurkan murni secara mandiri, tidak ada dari Emirates Red Recent, sehingga kami membantah sudah menyalurkan bantuan melalui Pemerintah Kabupaten Cianjur," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Pihaknya baru mengetahui adanya laporan ke KPK atas nama organisasinya dari sejumlah rekan, bahkan saat pelaporan yang dilakukan oknum yang mencatut nama Acsena Humanis Respon Foundation, dirinya sedang berada di luar daerah.

Dia memastikan pada pengurus dan relawan terkait laporan tersebut, namun tidak seorang pun yang sudah melapor atau menyalurkan bantuan dari organisasi internasional tersebut.

"Acsena tidak pernah membuat laporan ke KPK atau aparat penegak hukum lainnya. Kami sudah mengonfirmasi ke seluruh tim serta potensi relawan terkait hal tersebut, dan diketahui tidak ada satu pun yang membuat laporan itu," katanya pula.

Andika menegaskan laporan tersebut bukan dari pihaknya, namun dari orang lain yang mencatut nama organisasinya. "Kami menduga ada yang mengarang cerita tersebut, dengan mencatut nama organisasi kami," katanya lagi.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan tidak pernah menyalahgunakan wewenang sebagai orang nomor satu di Cianjur, agar dapat menyelewengkan bantuan dari donatur yang niatnya meringankan beban warga korban gempa di Cianjur.

"Saya siap kalau dimintai keterangan oleh KPK, karena saya tidak merasa menyelewengkan bantuan yang masuk melalui Pemkab Cianjur. Saya pribadi selalu mengingatkan seluruh jajaran tidak menyelewengkan, apalagi memotong bantuan untuk korban gempa," katanya pula.

baca juga

Respons KPK

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. [Suara.com/Yaumal]
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. [Suara.com/Yaumal]

Sebelumnya, KPK telah menyatakan telah menerima laporan dari masyarakat soal dugaan penyelewengan bantuan untuk penanganan gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Setelah kami cek benar ada pengaduan dimaksud. Pelapor maupun materinya tentu tidak bisa kami sampaikan ke publik," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui keterangannya di Jakarta, Senin lalu.

KPK memastikan laporan tersebut ditindaklanjuti dengan menelaah dan memverifikasi terlebih dahulu.

"Segera kami tindak lanjuti dengan telaah dan verifikasi untuk memastikan syarat kelengkapan laporan pengaduan. Kami juga lakukan pengayaan informasi terkait hal tersebut," ucap Ali.

Laporan itu dilakukan oleh pihak mengatasnamakan Acsenahumanis Respon Foundation terhadap Bupati Cianjur Herman Suherman pada hari Jumat (16/12).

Acsenahumanis Respon Foundation usai membuat laporan menyebut bantuan tersebut diberikan oleh Emirates Red Crescent terdiri atas 2.000 lembar selimut, 25 ton beras, 1.000 paket kebersihan, 500 lampu bertenaga solar, dan battery charger untuk tenda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Polemik Kesra Jabar Gate, Tanggapan PCNU Cianjur Begini

Soal Polemik Kesra Jabar Gate, Tanggapan PCNU Cianjur Begini

Purwasuka | Kamis, 29 Desember 2022 | 18:13 WIB

Pejabat Polri AKBP Bambang Kayun Tersandung Kasus Suap, Aksinya Terbongkar dari Transfer Bank

Pejabat Polri AKBP Bambang Kayun Tersandung Kasus Suap, Aksinya Terbongkar dari Transfer Bank

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 18:42 WIB

Harta Tajir Punya 39 Properti, Eks Walkot Bekasi Rahmat Effendi Kini 'Bebas' dari Hukuman Bayar Rp17 M

Harta Tajir Punya 39 Properti, Eks Walkot Bekasi Rahmat Effendi Kini 'Bebas' dari Hukuman Bayar Rp17 M

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 18:28 WIB

Gibran Ogah Dipanggil Pak Wali oleh Warga Kalimantan, Warganet: Bisa Panggil Noah atau Ungu Juga?

Gibran Ogah Dipanggil Pak Wali oleh Warga Kalimantan, Warganet: Bisa Panggil Noah atau Ungu Juga?

Depok | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:16 WIB

KPK Telusuri Korupsi Lukas Enembe Melalui Seorang Karyawan Swasta

KPK Telusuri Korupsi Lukas Enembe Melalui Seorang Karyawan Swasta

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 15:39 WIB

KPK Telusuri Aliran Uang Ke AKBP Bambang Kayun Lewat Transaksi Perbankan

KPK Telusuri Aliran Uang Ke AKBP Bambang Kayun Lewat Transaksi Perbankan

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 15:39 WIB

Kasus Suap AKBP Bambang Kayun Bagus, KPK Geledah Rumah dan Apartemen di Jakut dan Temukan Bukti

Kasus Suap AKBP Bambang Kayun Bagus, KPK Geledah Rumah dan Apartemen di Jakut dan Temukan Bukti

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 14:08 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×