'Jangankan 3 Periode 5 Aja Kita Dukung Pak Jokowi' Kelakar Ketum Projo Akui Tak Sia-sia Pilih Presiden

Chyntia Sami Bhayangkara, Fita Nofiana

Senin, 02 Januari 2023 | 14:31 WIB
'Jangankan 3 Periode 5 Aja Kita Dukung Pak Jokowi' Kelakar Ketum Projo Akui Tak Sia-sia Pilih Presiden
Presiden Joko Widodo (tengah) berpidato dalam acara Nusantara Bersatu : Satu Komando Untuk Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym].

Suara.com - Ketua Umum relawan Pro Jokowi atau Projo Budi Arie Setiadi menyebutkan bahwa pihaknya mengaku tak menyesal mendukung Presiden Joko Widodo selama ini.

Menurutnya, mereka bangga karena sudah ikut menghadirkan pemimpin yang lahir dari rakyat.

"Kalau Priojo ini kan lahir dari gerakan rakyat, selama gerakan itu masih ada maka Projo makin tetap eksis, karena kami setia di garis rakayat," ujar Budi Arie dalam perbincangan di kanal YouTube 2045 TV.

Lebih lanjut, ketum Projo itu menyebut bahwa pihaknya tidak ragu untuk berbicara soal perpanjangan masa jabatan presiden atau penambahan tiga periode.

"Kalau kita ngomong tiga periode kan duh kalau lima periode saja kita dukung Pak Jokowi, tapi saya bilang konstitusi kita kan enggak memungkinkan melarang tetapi isu tiga perdoe ini kan enggak boleh dilarang," kata Budi Ari.

Menurut Arie, pembuatan isu tiga periode untuk Presiden Jokowi hanyalah bentuk apresiasi pada kinerja selama ini.

Ketum Projo (YouTube/TotalPolitik)
Ketum Projo (YouTube/TotalPolitik)

"Tapi kan sudah saya sampaikan kalau konstitusi tidak memungkinkan, kita harus tunduk konstitusi tapi bukan berarti orang mau ngomong Jokowi tiga periode, itu cuma semangat mengahargai apa yang sudah dikerjakan Pak Jokowi, enggak usah baper," ungkap Budi Ari.

"Ini lah bagian dari pemimpin sukses, sebenarnya kami sebagai pelopor pertama pendukung Jokowi merasa senang Jokowi jadi pemimpin berhasil, tidak salah tidak sia-sia mendukung lahirnya pemimpin rakyat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Budi Ari menyebutkan bahwa pihaknya paham bahwa konstitusi melarang penambahan periode presiden. Namun menurutnya tidak ada larangan untuk sekadar berbicara soal pengusungan presiden tiga periode.

baca juga

"Jangan baper kita tahu konstitusi enggak boleh, masa mau ngmong tiga periode aja enggak boleh, itu tidak dimungkinkan konstitusi kita paham," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disanjung Gegara Rela Hujan-hujanan Saat Beri Sambutan di Acara Pembukaan Popda, Gibran: Itu Pencitraan Kok

Disanjung Gegara Rela Hujan-hujanan Saat Beri Sambutan di Acara Pembukaan Popda, Gibran: Itu Pencitraan Kok

News | Senin, 02 Januari 2023 | 14:26 WIB

Optimisme Presiden Jokowi Setelah PPKM Dicabut

Optimisme Presiden Jokowi Setelah PPKM Dicabut

Tantrum | Senin, 02 Januari 2023 | 14:06 WIB

Jokowi Ungkap Alasan Terbitkan Perppu Cipta Kerja yang Bikin Pro Kontra: Ya Biasa...

Jokowi Ungkap Alasan Terbitkan Perppu Cipta Kerja yang Bikin Pro Kontra: Ya Biasa...

News | Senin, 02 Januari 2023 | 14:19 WIB

Terkini

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:30 WIB

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:23 WIB

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:17 WIB

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:16 WIB

Ketika Feodalisme Berhadapan dengan Hak Rakyat, Jogja Istimewa untuk Siapa?

Ketika Feodalisme Berhadapan dengan Hak Rakyat, Jogja Istimewa untuk Siapa?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:15 WIB

Yordania Umumkan Pembatalan Duel Kontra Timnas Indonesia, PSSI yang Meminta

Yordania Umumkan Pembatalan Duel Kontra Timnas Indonesia, PSSI yang Meminta

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 17:14 WIB

×