"Jadi kalau kita lihat adanya jeda kemudian baru menjawab dengan emosi secara verbal, tetapi emosi secara verbal ini tidak diikuti juga dengan kongruensi dari gestur atau mikroekspresi yang lain," jelas Monica.
"Jadi kalau kita lihat adanya jeda kemudian baru menjawab dengan emosi secara verbal, tetapi emosi secara verbal ini tidak diikuti juga dengan kongruensi dari gestur atau mikroekspresi yang lain," jelas Monica.