Didukung Jokowi Nyapres, Harta Kekayaan Yusril Ihza Mahendra Sudah 15 Tahun Belum Dilaporkan

Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 12 Januari 2023 | 19:02 WIB
Didukung Jokowi Nyapres, Harta Kekayaan Yusril Ihza Mahendra Sudah 15 Tahun Belum Dilaporkan
Yusril Ihza Mahendra dan Presiden Jokowi (Twitter)

Suara.com - Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (Ketum PBB) didukung Presiden Jokowi untuk maju jadi calon presiden atau wakil presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun Jokowi mengingatkan agar para kader PBB menyediakan "kendaraan" untuk Yusril, yakni ambang batas 20 persen suara.

Berkat dukungan terang-terangan oleh Jokowi, nama Yusril kembali mencuat di tengah permukaan publik. Tak kalah jadi sorotan adalah harta kekayaan yang dimiliki oleh mantan Menteri Sekretaris Negara Indonesia (Mensesneng) itu. Simak harta kekayaan Yusril Ihza Mahendra berikut ini.

Harta Kekayaan Yusril Ihza Mahendra

Sebelum jadi Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara Indonesia periode 2004–2007. Namun ternyata Yusril selama puluhan ini tercatat tak pernah membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) lagi. 

Terakhir kali laporan harta kekayaan yang dibuat Yusril adalah tahun 2007. Isi LHKPN tahun 2007 yang diakses lewat https://elhkpn.kpk.go.id/ ini ternyata dibandingkan dengan harta kekayaan 2004. 

Tercatat Yusril melaporkan hartanya pada 26 November 2004 dan 31 Mei 2007. Jumlah harta Yusril tahun 2007 mengalami penurunan sampai miliaran rupiah dibanding tahun 2004.

Nilai kekayaan yang dilaporkan Yusril menurun dari sebelumnya lantaran ada data yang ditiadakan dengan keterangan "penghapusan data karena dihibahkan". Dalam dua periode pelaporan LHKPN terakhir itu, Yusril menjabat sebagai Sekretaris Negara.

Rincian Harta Kekayaan Yusril Ihza Mahendra 2004 VS 2007

Untuk data harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) pada 2004, Yusril memiliki harta senilai Rp 3.229.859.000. Namun pada laporan 2007, harta tidak bergerak Yusril turun jadi Rp 20.310.000.

Yusril melaporkan harta bergerak (mesin transportasi dan mesin lainnya) pada LHKPN 2004 dengan nilai total Rp 900.000.000. Tapi di 2007, nilainya turun jadi Rp 105.000.000.

Selain itu harta bergerak jenis peternakan, perikanan, perkebunan, pertanian, kehutanan, pertambangan, dan usaha lainnya, dalam LHKPN 2004, Yusril tercatat memiliki dua perkebunan, dengan nilai total Rp 94.000.000. Nilai ini tetap sama di dalam LHKPN yang dilaporkan pada tahun 2007. 

Kemudian untuk harta bergerak lainnya (logam mulia, batu mulia, barang seni dan lainnya), kekayaan Yusril mengalami peningkatan. Dalam laporan 2004, harta bergerak lainnya Yusril senilai total Rp 979.027.000 yang pada tahun 2007 meningkat jadi Rp 1.328.677.000.

Selanjutnya ada surat berharga, baik di LHKPN 2004 maupun 2007 Yusril tidak memilikinya. Namun untuk giro dan setara kas lainnya punya Yusril, terlihat nilainya mengalami penurunan signifikan. Pada laporan 2004, untuk giro dan setara kas lainnya, Yusril masih memiliki total senilai Rp 2.376.125.904 namun di laporan terakhir 2007, nilainya tersisa Rp 75.375.911. 

Sementara untuk piutang, di dua LHKPN terakhir Yusril tidak memilikinya. Sehingga hasilnya saat dijumlahkan, terlihat perbedaan karena penurunan pada jumlah total harta Yusril di 2004 dan 2007. Yusril tercatat punya harta lebih banyak di 2004 dibanding 2007. 

Total harta Yusril tahun 2004 mencapai Rp 7.579.011.904 namun punya utang Rp 1.375.000.000 sehingga hartanya jadi Rp 6.204.011.904. Di laporan tahun 2007, kekayaan Yusril tersisa Rp 1.623.362.911.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Yusril Ihza Mahendra, Dapat Dukungan Jokowi Nyapres di 2024

Profil Yusril Ihza Mahendra, Dapat Dukungan Jokowi Nyapres di 2024

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 16:07 WIB

Jokowi Serius Terang-terangan Dukung Yusril Ihza Mahendra Maju di Pilpres 2024, Tapi Syaratnya Berat Sekali: Iya Dong!

Jokowi Serius Terang-terangan Dukung Yusril Ihza Mahendra Maju di Pilpres 2024, Tapi Syaratnya Berat Sekali: Iya Dong!

| Kamis, 12 Januari 2023 | 09:13 WIB

Dapat Dukungan Jokowi, PBB Ditantang Cari Kendaraan Politik untuk Majukan Yusril di Pilpres

Dapat Dukungan Jokowi, PBB Ditantang Cari Kendaraan Politik untuk Majukan Yusril di Pilpres

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 08:51 WIB

Jokowi Nyatakan Dukungan ke Yusril Ihza Mahendra Jadi Presiden 2024

Jokowi Nyatakan Dukungan ke Yusril Ihza Mahendra Jadi Presiden 2024

Video | Kamis, 12 Januari 2023 | 08:00 WIB

Dapat Lampu Hijau dari Jokowi untuk Berlaga di Pilpres 2024, Yusril Malah Disebut Cuma Bisa Ngoceh

Dapat Lampu Hijau dari Jokowi untuk Berlaga di Pilpres 2024, Yusril Malah Disebut Cuma Bisa Ngoceh

| Rabu, 11 Januari 2023 | 22:58 WIB

Bukan Kader PDIP, Jokowi Justru Nyatakan Dukungan ke Yusril Ihza Mahendra Jadi Presiden 2024

Bukan Kader PDIP, Jokowi Justru Nyatakan Dukungan ke Yusril Ihza Mahendra Jadi Presiden 2024

| Rabu, 11 Januari 2023 | 22:49 WIB

Janji Manis Jokowi, Siap Dukung Penuh Yusril Ihza Mahendra Jadi Capres: Ini Serius Asal....

Janji Manis Jokowi, Siap Dukung Penuh Yusril Ihza Mahendra Jadi Capres: Ini Serius Asal....

| Rabu, 11 Januari 2023 | 22:42 WIB

Dukung Yusril Maju Capres atau Cawapres 2024, Jokowi: Saya Serius

Dukung Yusril Maju Capres atau Cawapres 2024, Jokowi: Saya Serius

| Rabu, 11 Januari 2023 | 19:30 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB