CEK FAKTA: Pakai Dana APBD untuk Kampanye, Ganjar Pranowo Bakal Segera Diperiksa KPK, Benarkah?

Dany Garjito | Dita Alvinasari | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2023 | 13:40 WIB
CEK FAKTA: Pakai Dana APBD untuk Kampanye, Ganjar Pranowo Bakal Segera Diperiksa KPK, Benarkah?
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkunjung ke Kecamatan Jatibarang, Brebes, Senin (9/1/2023). [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Beredar kabar mengenai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan segera diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena ketahuan menggunakan dana APBD untuk berkampanye.

Informasi mengenai pemeriksaan Ganjar Pranowo oleh KPK ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube RADAR POLITIK pada Selasa (10/1/2023).

Dalam unggahannya kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.

"TERSANDUNG KASUS BARU !! KPK AKAN SEGERA PERIKSA GANJAR TERKAIT HAL INI."

Tangkap layar unggahan dengan klaim Ganjar segera diperiksa KPK (YouTube/RADAR POLITIK)
Tangkap layar unggahan dengan klaim Ganjar segera diperiksa KPK (YouTube/RADAR POLITIK)

"BREAKING NEWS. APBD UNTUK DANA KAMPANYE. KPK AKAN SEGERA PERIKSA GANJAR DAN KAWAN-KAWAN."

Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat gambar beberapa anggota KPK sedang menggelar konferensi pers. Tampak pula seorang pria berambut putih yang mengenakan rompi oranye.

Lalu benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran, klaim Ganjar Pranowo akan segera diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena ketahuan menggunakan dana APBD untuk berkampanye adalah tidak benar.

Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 54 detik ini justru berisi tayangan kanal YouTube milik Refly Harun. Di dalam video ini, pengamat politik ini sedang mengulas soal kegiatan relawan Ganjar yang sedang membagi-bagikan sembako di sejumlah daerah.

Dalam video tersebut, Refly Harun menilai jika KPK perlu menulusuri potensi suap dalam agenda relawan Ganjar. Hal ini lantaran saat ini, kader PDI Perjuangan tersebut masih menjabat sebagai gubernur.

Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul KPK Diminta Turun Tangan Terkait Kehebohan Relawan Ganjar Bagikan Sembako: Kita Tau Mereka Bagi-bagi Sembako di Banyak Tempat yang diunggah oleh media NewsWorthy.

Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Ganjar Pranowo akan segera diperiksa KPK karena menggunakan dana APBD untuk kampanye.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ganjar Pranowo akan segera diperiksa KPK karena terciduk menggunakan dana APBD untuk berkampanye adalah keliru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Video 8 Partai Politik Bersatu Siapkan Cawapres Anies Baswedan, Benarkah?

CEK FAKTA: Video 8 Partai Politik Bersatu Siapkan Cawapres Anies Baswedan, Benarkah?

Your Say | Minggu, 15 Januari 2023 | 08:32 WIB

CEK FAKTA: Ribuan WNA China Diberi E-KTP Buat Pemilu 2024, Imam Masjid sampai Geleng-geleng, Benarkah?

CEK FAKTA: Ribuan WNA China Diberi E-KTP Buat Pemilu 2024, Imam Masjid sampai Geleng-geleng, Benarkah?

News | Minggu, 15 Januari 2023 | 07:10 WIB

CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo Serahkan Ratusan Triliun Uang Hasil Pencucian Uang Putri Candrawathi, Benarkah?

CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo Serahkan Ratusan Triliun Uang Hasil Pencucian Uang Putri Candrawathi, Benarkah?

News | Minggu, 15 Januari 2023 | 06:41 WIB

CEK FAKTA: KPK Tangkap Anies Baswedan Akibat Terbukti Korupsi Bansos DKI Rp2,85 Triliun, Benarkah?

CEK FAKTA: KPK Tangkap Anies Baswedan Akibat Terbukti Korupsi Bansos DKI Rp2,85 Triliun, Benarkah?

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:22 WIB

CEK FAKTA: Megawati dan Surya Paloh Sepakat Usung Ganjar untuk Pilpres 2024, Benarkah?

CEK FAKTA: Megawati dan Surya Paloh Sepakat Usung Ganjar untuk Pilpres 2024, Benarkah?

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 16:25 WIB

CEK FAKTA: Megawati Resmi Umumkan Ganjar dan Ahok Jadi Capres Cawapres 2024, Benarkah?

CEK FAKTA: Megawati Resmi Umumkan Ganjar dan Ahok Jadi Capres Cawapres 2024, Benarkah?

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 08:24 WIB

Terkini

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB

Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut

Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:48 WIB