Partai Demokrat Diwanti-wanti Jangan Seperti Prabowo: Dibenci dan Ditinggalkan Pemilihnya

Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 16 Januari 2023 | 10:38 WIB
Partai Demokrat Diwanti-wanti Jangan Seperti Prabowo: Dibenci dan Ditinggalkan Pemilihnya
Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Partai Demokrat baru-baru ini mendapatkan peringatan agar tidak salah mengambil langkah jelang Pemilu 2024. Pasalnya jika sampai salah, nasib partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu bisa seperti ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Penilaian itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. Ia menyebut bahwa langkah yang diambil Prabowo dengan bergabung sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) Kabinet Indonesia Maju membuat dibenci dan ditinggalkan para pemilihnya.

Karena itu, Ujang menilai agar jangan sampai Partai Demokrat melakukan hal yang sama. Jika Demokrat ingin menjadi oposisi, kata Ujang, maka harus melakukannya dengan konsiten, tidak seperti Prabowo dan Gerindra.

"Kalau mau naik ya konsisten sebagai oposisi. Jika tidak, bisa seperti Prabowo yang masuk Pemerintahan, dibenci dan ditinggalkan pemilihnya," kata Ujang, Minggu (16/1/2023).

Menurutnya, Demokrat berpeluang digoda dengan tawaran menjadi menteri jika Presiden Jokowi melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Apabila kesempatan itu diambil Demokrat, maka berpotensi menurunkan elektabilitas partai AHY di pertarungan Pemilu 2024.

Sebaliknya kalau Demokrat berani menolak dan konsisten sebagai oposisi, maka elektabilitas berpeluang meroket jelang Pilpres 2024. Terlebih jika sampai bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan dipasangkan dengan AHY untuk maju di Pilpres 2024.

Tandem itu dinilai bak durian runtuh bagi Demokrat karena tidak cuma elektabilitas yang meningkat, tetapi kejayaan di masa lalu sebelum era Jokowi juga bisa kembali.

"Demokrat kalau ingin (elektabilitas) naik, konsisten sebagai oposisi. Masuk kabinet (Indonesia Maju), ya jeblok suaranya," pesan Ujang.

Sebelumnya, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpesan kepada seluruh kader untuk mengisi tahun politik dengan energi, kekuatan, dan semangat baru memperjuangkan perubahan dan perbaikan bagi rakyat Indonesia.

baca juga

AHY mengatakan bahwa tahun 2023 merupakan kick off untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024. Ia pun meminta para kadernya untuk tetap istiqomah menga­wal demokrasi dan menjaga nalar kritis untuk kemajuan bangsa.

"Bisa ikatakan, 2023 adalah kick-off (Pemilu 2024)," ujar AHY saat berpidato di Kantor DPP Partai Demokrat di Menteng, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, AHY juga menegaskan bahwa pihaknya menolak menolak sistem Pemilu proporsional tertutup. Alasan pertama adalah hak rakyat dalam kehidupan demokrasi dirampas dengan sistem itu karena mereka tidak bisa memilih langsung wakil-wakil rakyatnya.

Selanjutnya alasan kedua secara internal, sistem tersebut bisa merontokkan semangat juang kader, terutama caleg dalam upaya mendapatkan suara. Di Pemilu terbuka saat ini, setiap kader partai memiliki ruang dan peluang yang adil untuk menjadi wakil partai di parlemen.

"Jangan sampai mereka yang berjibaku, berusaha, dan ber­juang untuk mendapatkan suara, kemudian rontok semangatnya karena sistem yang berubah secara tiba-tiba," tandasnya.

Disclaimer:

Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Ejek Jokowi Tukang Andong Jadi Presiden, Prabowo Subianto Dibalas Cukup Dijadikan Menteri

Pernah Ejek Jokowi Tukang Andong Jadi Presiden, Prabowo Subianto Dibalas Cukup Dijadikan Menteri

Sumatera | Senin, 16 Januari 2023 | 10:19 WIB

Jelang HUT Partai, Sekjen Gerindra Instruksikan Kader Pasang Bendera Prabowo Presiden 2024

Jelang HUT Partai, Sekjen Gerindra Instruksikan Kader Pasang Bendera Prabowo Presiden 2024

News | Senin, 16 Januari 2023 | 09:37 WIB

Waduh! Rocky Gerung Sebut Jokowi Ketagihan Kekuasaan, Bisa Ambil Alih PDIP

Waduh! Rocky Gerung Sebut Jokowi Ketagihan Kekuasaan, Bisa Ambil Alih PDIP

Cianjur | Senin, 16 Januari 2023 | 07:15 WIB

Sandiaga Uno Blak-blakan Soal Hubungannya Dengan Prabowo Saat Ini, Ungkap Pertemuan 3 Jam

Sandiaga Uno Blak-blakan Soal Hubungannya Dengan Prabowo Saat Ini, Ungkap Pertemuan 3 Jam

News | Senin, 16 Januari 2023 | 06:49 WIB

Aksi Panglima TNI Hingga Kapolri Main Wayang Orang, Bawakan Lakon Pandawa Boyong dan Hampir Lupa Naskah

Aksi Panglima TNI Hingga Kapolri Main Wayang Orang, Bawakan Lakon Pandawa Boyong dan Hampir Lupa Naskah

News | Senin, 16 Januari 2023 | 07:05 WIB

Main Wayang Orang Bersama Kapolri dan Tiga Kepala Staf, Panglima TNI: Kalau Ada yang Tidak Ketawa Perlu Cek ke Dokter

Main Wayang Orang Bersama Kapolri dan Tiga Kepala Staf, Panglima TNI: Kalau Ada yang Tidak Ketawa Perlu Cek ke Dokter

News | Minggu, 15 Januari 2023 | 20:05 WIB

Terkini

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

×