Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB
Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Seorang ayah berkewarganegaraan Australia tega membunuh dua anak kandungnya di bungalow Kuta, Bali.

  • Korban perempuan sempat mengucapkan kata cinta sebelum tewas dicekik oleh ayah kandungnya sendiri.

  • Kepolisian menghentikan penyidikan kasus pembunuhan ini karena pelaku utama tewas gantung diri.

Suara.com - Rekaman CCTV mengungkap jeritan kasih sayang seorang bocah perempuan sebelum tewas di tangan ayah kandungnya di sebuah bungalow di Kuta, Badung, Bali.

Pria berkewarganegaraan Australia berinisial SDJ (57) terbukti mengakhiri hidup kedua anak kandungnya, ADS (7) dan LKS (4), sebelum akhirnya memutuskan bunuh diri.

Peristiwa kelam ini bermula ketika SDJ merenggut nyawa putra pertamanya dengan cara mencekik leher korban hingga tak bernyawa.

Ilustrasi pembunuhan  (unsplash)
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)

Melihat aksi kejam sang ayah, LKS yang ketakutan berusaha melarikan diri sambil melontarkan kalimat penyentuh hati demi menyelamatkan perilakunya.

"Anaknya itu berlari-lari karena dikejar sampai menyampaikan 'I love you, Daddy' karena takut. Dia mungkin melihat kakaknya yang sudah lebih dulu (dicekik) sama bapaknya," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang di Mapolda Bali, Selasa (15/9/2026).

Usaha bocah berusia empat tahun tersebut gagal melunakkan emosi pelaku yang tetap tega mencekiknya hingga tewas beberapa saat kemudian.

Setelah memastikan kedua buah hatinya tidak bernyawa di lantai kamar, SDJ langsung mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Ketiga jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi pada Minggu (13/9) sekitar pukul 10.14 WITA di lokasi kejadian.

Petualangan hukum kasus ini dipastikan berhenti karena pelaku utama yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut telah meninggal dunia.

baca juga

Pihak kepolisian segera menggelar perkara resmi untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas tragedi ini.

Langkah penghentian kasus ini juga diperkuat oleh keputusan pihak keluarga yang menolak proses autopsi terhadap seluruh jenazah.

Seluruh jenazah korban telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga sejak Senin (14/9) sore untuk segera dimakamkan.

Tragedi ini menjadi catatan kelam aksi kekerasan dalam keluarga yang dipicu oleh gangguan kondisi emosional serta kecemasan tinggi pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:24 WIB

Ironi Yogyakarta, Termasuk Provinsi Paling Bahagia Tapi Catat Suicide Tertinggi RI

Ironi Yogyakarta, Termasuk Provinsi Paling Bahagia Tapi Catat Suicide Tertinggi RI

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:35 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×