Jokowi Dukung Yusril Maju jadi Capres, tapi Masih Ada Presidential Threshold, Refly Harun: Omong Kosong!

Senin, 16 Januari 2023 | 12:45 WIB
Jokowi Dukung Yusril Maju jadi Capres, tapi Masih Ada Presidential Threshold, Refly Harun: Omong Kosong!
Yusril Ihza Mahendra dan Presiden Jokowi (Twitter)

Suara.com - Presiden Joko Widodo secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, untuk maju menjadi calon presiden atau calon wakil presiden dalam Pilpres 2024.

Menurut Jokowi, Yusril merupakan seorang politikus yang memiliki wawasan dan pengalaman yang luas. Orang nomor 1 RI ini pun berharap agar PBB bisa menjadi kendaraan politik untuk Yusril dalam kontestasi mendatang.

"Saya mendukung lho, kalau Prof Yusril di 2024 nanti dicalonkan jadi presiden atau wakil presiden," kata Jokowi dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai Bulan Bintang di Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (11/1/2023).

"Ini serius, serius, tugasnya PBB mencarikan kendaraan supaya sampai 20 persen. Iya dong, ya, tugasnya di situ. Begitu dapat kendaraan saya dukung, serius," lanjutnya.

Ahli Hukum Tata Negara Refly harun (YouTube/Refly Harun)
Ahli Hukum Tata Negara Refly harun (YouTube/Refly Harun)

Merespons dengan adanya dukungan Jokowi kepada Yusril, pengamat politik Refly Harun menilai jika hal tersebut hanya bualan semata. Hal ini karena meski mendukung pentolan PBB tersebut menjadi calon presiden, tapi Jokowi juga masih kukuh dengan sistem presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden.

"Basa-basi Presiden Jokowi terhadap Yusril yang katanya dukung Yusril. Yusril harus mencari partai politik pendukungnya," ujar Refly seperti dikutip Suara.com melalui kanal YouTube-nya pada Senin (16/1/2023).

"Itu bullshit kalau seandainya Presiden Jokowi tidak mau menggugurkan presidential threshold," sambungnya.

Refly Harun lantas mengujarkan jika Jokowi memang mendukung Yusril maju dalam kontestasi mendatang, maka presiden harus menggugurkan adanya presidential threshold.

"Nggak papa Yusril masuk bursa untuk menunjukkan bahwa dia punya kapasitas untuk memimpin negara, tapi dengan cara hilangkan lah presidential threshold," kata Refly.

Baca Juga: Waduh! Gibran Minta Kaesang Dilaporkan ke KPK Gara-gara Bulan Madu

Pada kesempatan ini, Ahli Hukum dan Tata Negara ini pun berharap jika Yusril bisa mencuri panggung di kontestasi.

"Jadi walaupun cuma didukung Partai Bulan Bintang, mudah-mudahan dia bisa stealing the show," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI