Gegara Tak Hadir, Bekas Kader PDIP Bibit Waluyo Batal Dilantik jadi Dewan Penasihat PKS

Jum'at, 20 Januari 2023 | 16:53 WIB
Gegara Tak Hadir, Bekas Kader PDIP Bibit Waluyo Batal Dilantik jadi Dewan Penasihat PKS
Acara pelantikan Dewan Penasihat DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Eks Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo tak jadi dilantik sebagai Dewan Penasihat DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bekas kader PDIP tersebut tak terlihat hadir dalam acara pelantikan Dewan Penasihat DPP PKS yang dilakukan di Kantor DPP PKS, Jumat (20/1/2023) siang.

Ketua Dewan Penasihat DPP PKS, Tifatul Sembiring, menyampaikan, bahwa sedianya Bibit sudah bersedia dilantik sebagai Dewan Penasihat DPP PKS, namun yang bersangkutan berhalangan hadir.

"Pak Letjen Bibit Waluyo bersedia sebagai anggota dewan penasehat di tingkat pusat PKS. Hanya beliau hari ini berhalangan, beliau berhalangan, dan nanti kita akan lakukan komunikasi lagi," kata Tifatul di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2023).

Tifatul menyebut kemungkinan Bibit sedang pergi ke luar negeri sehingga berhalangan hadir dalam acara pelantikan. Ia menyampaikan, memang waktu pelantikan tersebut terbilang mepet.

Ia menambahkan, sifat Dewan Penasihat DPP PKS ini jumlah anggotanya bisa bertambah. Menurutnya, dibutuhkan banyak kader terlibat dalam jabatan tersebut.

"Dewan Penasihat di tingkat pusat ini bisa bertambah terus anggotanya seperti dewan pakar, sesuai kebutuhan kita ke depan. Jadi kita butuh banyak orang," ungkapnya.

Lebih lanjut, nantinya akan ada kader lain yang akan dilantik sebagai anggota Dewan Penasihat. Nantinya, Bibit akan dilantik berbarengan dengan kader lainnya.

"Jadi kita butuh banyak orang. Jadi mungkin pelantikan-pelantikan akan dilakukan berikutnya untuk anggota yang lain. Tapi pak Bibit sudah disetujui di pimpinan tingkat pusat PKS. Iya, mungkin dibarengi dengan yang lain (pelantikannya)," pungkasnya.

Dewan Penasihat

Baca Juga: Dibentuk Jelang Pemilu 2024, Dewan Penasihat Bakal Beri Masukan Soal Sosok Capres yang Akan Diusung PKS

Untuk diketahui, PKS melantik 11 kadernya sebagai Dewan Penasehat partai jelang Pemilu 2024. Dengan adanya Dewan Penasehat ini diharapkan bisa membawa PKS mencapai targetnya meraih suara 15 persen di 2024 nanti.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2023). Syaikhu dalam sambutannya menyampaikan, hadirnya Dewan Penasehat tersebut bisa menyempurnakan partai.

Adapun ke-11 nama Dewan Penasihat Partai yang diumumkan dan sudah resmi dilantik oleh Ahmad Syaikhu yakni di antaranya:

  1. Ir.Tifatul Sembiring sebagai Ketua Dewan penasihat
  2. K.H. Abdul Hasib Hasan, Lc.;
  3. Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Adang Daradjatun;
  4. Drs. H. Azhar Combo;
  5. Drs. Chairul Anwar, Apt.;
  6. Dr. Hj. Farida Syamsuddin, M.A.;
  7. H. Mustafa Kamal, S.S.;
  8. K.H. Muhammad Nasir Zein, M.A.;
  9. Dra. Hj. Siti Zainab, M.A.;
  10.  Prof. Dr. H. Sanusi Uwes; M.Pd
  11. Mayjen (Purn). Deddy S Budiman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI