Hasto PDIP Sentil Kinerja Mentan SYL Salah Beri Laporan Data, Waketum NasDem Balik Serang Mensos Terbelit Korupsi

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 30 Januari 2023 | 16:52 WIB
Hasto PDIP Sentil Kinerja Mentan SYL Salah Beri Laporan Data, Waketum NasDem Balik Serang Mensos Terbelit Korupsi
Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Ahmad Ali sindir balik PDIP. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali, mengatakan seharusnya partai politik yang berada di pemerintahan tidak perlu berasumsi soal kabinet, terutama soal reshuffle.

Menurutnya, partai politik tidak perlu ikut campur dalam hal yang bukan kewenangannya.

"Jadi kita tidak usah kemudian menuding seseorang menteri berdasarkan hal-hal yang kemudian berdasarkan ketidaksukaan kita," kata Ali kepada wartawan, Senin (30/1/2023).

Hal ini disampaikan Ali sekaligus menanggapi adanya sentilan dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut jika Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo perlu dievaluasi lantaran telah salah memberikan laporan data terkait impor beras ke Presiden Jokowi.

Ali mengatakan, yang mempunyai kewenangan mengevaluasi menteri dalam kabinet hanya Presiden Jokowi. Menurutnya, Jokowi akan memberikan teguran langsung jika menterinya bermasalah.

Seorang menteri khususnya SYL kata dia, pasti mempunyai basis data. Terkait persoalan pangan memang diakuinya carut marut lantaran ada miskoordinasi antara tiga lembaga.

"Nah pertanyaannya apakah kemudian impor beras itu betul-betul untuk kepentingan dalam negeri atau betul-betul bisnis. Kita juga enggak tahu," ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta semua pihak tak perlu menyampaikan asumsi, terlebih hanya melempar tudingan seperti apa yang disampaikan PDIP. Ia kemudian menyinggung Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara yang merupakan eks kader PDIP terlibat korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19.

"Bagi kita sih itu. Bagi kita, kalau Nasdem dituding seperti itu kan itu asumsi. Bagaimana dengan Kementerian Sosial kemarin yang terlibat kasus korupsi ya kan? Apakah kemudian kita ada minta untuk reshuffle mengganti PDIP, enggak kan?," tuturnya.

baca juga

"Karena itu, sekali lagi itu adalah kewenangan daripada bapak presiden. Jadi sebaiknya memang kita tidak perlu ikut dalam ruang yang bukan menjadi kewenangan kita. Supaya tidak terjadi kegaduhan," sambungnya.

Sentilan Hasto

Sebelumnya Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, kembali menyinggung kinerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terkait dengan impor beras. Menurutnya, hal itu sebagai contoh politik sisi gelap yang ada di Indonesia.

Hal itu disampaikan Hasto ketika menjawab pernyataan anak muda dalam acara bertajuk Ngobras (Ngobrol Bareng Sekjen DPP PDIP) di Kantor DPC PDIP Kota Bandung, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/1/2023).

Awalnya Hasto menceritakan bagaimana dirinya bisa tertarik terjun ke politik, padahal sudah ada stigma yang menyebut bahwa politik itu kotor atau negatif. Ia terinspirasi dari perjuangan Presiden RI pertama Soekarno.

Hasto mengaku, pada awalnya ia sudah hidup dengan kecukupan lataran berkerja sebagai projek manajer di Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Namun justru memilih terjun ke politik dan masuk ke PDIP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Menag Yaqut Diperiksa KPK Gegara Terseret Kasus Korupsi Dana Haji Senilai Rp 1 Triliun, Benarkah?

CEK FAKTA: Menag Yaqut Diperiksa KPK Gegara Terseret Kasus Korupsi Dana Haji Senilai Rp 1 Triliun, Benarkah?

Metro | Minggu, 29 Januari 2023 | 20:57 WIB

CEK FAKTA: Menag Yaqut Cholil Qoumas Korupsi Dana Haji Rp100 Miliar, Benarkah?

CEK FAKTA: Menag Yaqut Cholil Qoumas Korupsi Dana Haji Rp100 Miliar, Benarkah?

Mamagini | Minggu, 29 Januari 2023 | 13:37 WIB

CEK FAKTA: Sentil Keras Korupsi Era SBY, Kaesang Tolak Tawaran Gabung ke Demokrat, Benarkah?

CEK FAKTA: Sentil Keras Korupsi Era SBY, Kaesang Tolak Tawaran Gabung ke Demokrat, Benarkah?

Metro | Minggu, 29 Januari 2023 | 06:25 WIB

Tilap Pendapatan Daerah, Mantan Kadistan Bekasi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Tilap Pendapatan Daerah, Mantan Kadistan Bekasi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Bekaci | Sabtu, 28 Januari 2023 | 19:32 WIB

Buron 5 Tahun, Mantan Kepala SMK Negeri di Asahan Akhirnya Ditangkap

Buron 5 Tahun, Mantan Kepala SMK Negeri di Asahan Akhirnya Ditangkap

Sumut | Sabtu, 28 Januari 2023 | 14:44 WIB

Berita Populer Minggu Ini Terheboh dan Hangat Januari 2023: Suara Serang

Berita Populer Minggu Ini Terheboh dan Hangat Januari 2023: Suara Serang

Serang | Sabtu, 28 Januari 2023 | 12:39 WIB

Kades Tuntut Perpanjangan Masa Jabatan, Begini Komentar Pemda DIY

Kades Tuntut Perpanjangan Masa Jabatan, Begini Komentar Pemda DIY

Jogja | Sabtu, 28 Januari 2023 | 08:58 WIB

Terkini

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:29 WIB

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:54 WIB

Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti

Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:43 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:42 WIB

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:37 WIB

Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:29 WIB

Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini

Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur

Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:16 WIB

Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses

Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas

Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:11 WIB

×