Anies Genggam Tiket Nyapres, Koalisi Perubahan Ancang-ancang Bikin Piagam Koalisi Cegah Partai Manuver Ubah Arah

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:25 WIB
Anies Genggam Tiket Nyapres, Koalisi Perubahan Ancang-ancang Bikin Piagam Koalisi Cegah Partai Manuver Ubah Arah
Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diwawancarai awak media massa terkait Koalisi Perubahan, di Jakarta, Jumat (27/1/2023). ANTARA/HO.

Suara.com - Penyampaian dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, tanpa dihadiri perwakilan dari NasDem.

Konferensi pers di kawasan Bandara Soekarno-Hatta itu hanya dihadiri perwakilan dari Anies, yakni Sudirman Said. Kemudian perwakilan dari Partai Demokrat, Sekjen Teuku Riefky Harsya dan Koordinator Juru Bicara Herzaky Mahendra Putra.

Sedangkan PKS, ada Wakil Ketua Majelis Syuro Sohibul Iman, Ketua DPP Bidang Polhukam Muzzammil Yusuf, dan Juri Bicara Pipin Sopian serta Muhammad Kholid.

Ketidakhadiran perwakilian NasDem ini menjadi tanda tanya sendiri. Demi menangkal segala spekulasi sebelum berkembang, Sudirman Said meluruskan.

Ia berujar meski tanpa kehadiran perwakilan NasDem, seluruh pergerakan, kegiatan, hingga pada konferensi pers semalam sudah melalui pembicaraan tiga pargai melalui tim kecil. Dengan begitu, posisi NasDem juga mengetahui secara runut dan detail perkembangan penjajakan koalisi yang ada.

"Sehingga seluruh materi dibahas dengan runut, dengan konsisten," kata Sudirman, Senin (30/1/2023).

Rencananya, Ketua DPP NasDem Sugeng Suparwoto dijadwalkan ikut hadir, namun batal lantaran ia masih bertugas melakukan rapat di DPR. Sementara perwakilan NasDem lainnya, Ketua DPP Willy Aditya sedang di Nusa Tenggara Barat.

"Beliau berdua ini yang satu sedang di Lombok, satu lagi Pak Sugeng sedang rapat di Komisi VII. Tidak mengurangi arti dan semua hal. Semua hal kita kemukakan," kata Sudirman.

Sementara itu untuk memastikan dukungan terhadap Anies tetap solid dari NasDem, PKS, dan Demokrat ke depan tentu akan dibuat kesepakatan saat deklarasi.

Kesepakatan itu, dikatakan Sudirman semacam piagam koalisi. Piagam sekaligus berguna untuk mencegah partai-partai di Koalisi Perubahan kelak bermanuver atau merubah arah dukungan.

"Tentu saja akan ada dokumen resmi yang disebut sebagai piagam koalisi, itu materi-matei, poin-poinnya sudah kita bahas, tapi mungkin perlu finalisasi, dan sesudah para pimpinan partai bertemu secara formal kita akan tanda tangani," tutur Sudirman.

Sementara itu, Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya mengatakan, partainya menghargai betul langkah PKS yang kini telah menggenapkan dukungan untuk pencapresan Anies.

Ia memastikan soliditas partai-partai di Koalisi Perubahan sangat luar biasa. Semua pertanyaan atas terbentuknya koalisi, menurut Riefky juga sudah terjawab dengan lengkapnya dukungan dari NasDem, Demokrat, serta PKS untuk Anies.

"Tinggal kembali semua itu nanti akan diformalitas oleh tiga ketua umum untuk mendatangai keputusan bersama, meresmikan Bapak Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang diusung oleh tiga partai, sudah yang kalau dikumulatif presidential threshold melebihi 20 persen atau sekitar 28 persen," papar Riefky.

Sementara Willy Aditya mengatakan, NasDem bersyukur dan mengapresiasi PKS yang memantapkan diri memberikan kepastian mendukung Anies.

"Bahwasanya eksistensi dari tim kecil Koalisi Perubahan selama ini itu membuncah. Bukan suatu lip service orang boleh berkata apapun tapi kehendak Anies sebagai simbol perubahan yang menjadi denyut nadi keinginan publik, ya suatu langkah maju, memberikan kepastian lah," kata Willy.

Willy berujar momentum deklarasi bersama tentu menunggu deklarasi oleh masing-masing partai di Koalisi Perubahan. Nantinya deklarasi bersama koalisi kata dia akan sekaligus dengan deklarasi Anies sebagai capres. Seementara untuk cawapres akan menyusul setelahnya.

"Pak Anies dulu," kata Willy.

Tiket Nyapres Anies Baswedan

Partai Keadilan Sejahtara (PKS) memecah kebuntuan soal peluang Anies Baswedan untuk mencalonkan diri sebagai presiden 2024. PKS menyusul NasDem dan Partai Demokrat yang sudah lebih dulu menegaskan mendukung pencapresan Anies melalui Koalisi Perubahan.

Kepastian itu diperoleh usai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dan perwakilan atau utusan tim kecil Sudirman Said melakukan lawatan ke Istanbul, Turkiye. Lawatan itu untuk dilakukan pada Jumat (27/1) usai NasDem, PKS, dan Demokrat berkumpul di kediaman Anies.

Adapun kepergian Sohibul dan Sudirman ke Istanbul itu guna menyambangi Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu untuk berkonsultasi terkait dukungan untuk Anies. Hasilnya ada dua poin yang dibawa keduanya sesampainya di tanah air pada Senin malam.

"Pertama, sebagaimana yang ditunjukkan dalam tim kecil koalisi partai-partai pendukung Anies Rasyid Baswedan, PKS konsisten menjadi bagian dari partai-partai pengusung Anies Rasyid Baswedan tersebut di Pilpres 2024 sehingga koalisi ini memenuhi presidential threshold 20 persen," kata Sohibul di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (30/1/2023).

Sementara itu poin kedua ialah PKS akan menyampaikan dukungan eksplisit organisatoris kepada Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai bacapres 2024-2029 pada rapat Majelis Syura PKS yang bersamaan dengan rapat kerja nasional atau Rakernas DPP PKS pada tanggal 24 Februari 2023.

"Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi percepatan sesuai dinamika politik yang berkembang, terutama setelah Ketua Majelis Syura PKS dan Presiden PKS kembali ke tanah air pada 3 Februari 2023," kata Sohibul.

Sohibul berharapn informasi yang ia bawa dari Istanbul ke Indonesia ini dapat memberikan kepastian dan jawaban bagi publik akan sikap PKS dalam penjajakan Koalisi Perubahan.

Sementara itu Sudirman Said menegaskan, kepastian dukungan dari PKS menggenapkan dukungan pencapresan untuk Anies. Sekarang Anies menjadi satu-satunya bakal capresnyang sudah mengantongi tiket menuju Pilpres 2024.

Pasalnya ketiga partai di penjajakan Koalisi Perubahan sudah bulat mendukung Anies. Dengan demikian Koalisi Perubahan sudah mengantongi ambang batas pencalonan presidend dan hanya menunggu waktu deklarasi.

"Kami semua rekan-rekan yang bergabung dalam Koalisi Perubahan berbesar hati karena pada hari ini Pak Anies adalah bakal calon presiden yang pertama kali mendapatkan dukungan resmi dalam jumlah yang cukup. Ini artinya bahtera perjuangan koalisi perubahan segera bersiap untuk berlayar menempuh berbagai tantangan," kata Sudirman.

Mengenai kapan waktu deklarasi, Sudirman mengatakan hal tersebut akan menjadi pembahasan berikutnya.

"Selanjutnya dalam waktu dekat para pimpinan puncak politik akan bertemu untuk menyusun menyepakati piagam koalisi dan dalam waktunya insyaallah akan dilakukan deklarasi bersama seluruh partai politik pendukung Pak Anies Baswedan," kata Sudirman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NasDem, Demokrat Dan PKS Nyatakan Dukungan, Anies Akhirnya Genggam Tiket Capres 2024!

NasDem, Demokrat Dan PKS Nyatakan Dukungan, Anies Akhirnya Genggam Tiket Capres 2024!

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 07:59 WIB

Anies Baswedan Safari Politik ke Lombok, NTB, Disambut Tokoh Agama Islam Paling Berpengaruh di Bumi Gora, Ini Sosoknya

Anies Baswedan Safari Politik ke Lombok, NTB, Disambut Tokoh Agama Islam Paling Berpengaruh di Bumi Gora, Ini Sosoknya

| Selasa, 31 Januari 2023 | 05:09 WIB

PKS Akan Serahkan Penentuan Bacapres ke Tangan Anies Baswedan, Tidak Harus Kader Partai

PKS Akan Serahkan Penentuan Bacapres ke Tangan Anies Baswedan, Tidak Harus Kader Partai

| Senin, 30 Januari 2023 | 22:51 WIB

Lewat Pemilu Fair Laju Anies Baswedan Sulit Ditahan, Banyak Gerakan Gagalkan Pencapresannya

Lewat Pemilu Fair Laju Anies Baswedan Sulit Ditahan, Banyak Gerakan Gagalkan Pencapresannya

| Senin, 30 Januari 2023 | 22:07 WIB

Tak Harus Kader PKS, Sohibul Iman Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Anies Baswedan

Tak Harus Kader PKS, Sohibul Iman Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Anies Baswedan

| Senin, 30 Januari 2023 | 22:06 WIB

Sambangi Lombok, Anies Baswedan Dikerubungi Emak-emak, Keriuhan Tercipta: Kami Merindukan Bapak

Sambangi Lombok, Anies Baswedan Dikerubungi Emak-emak, Keriuhan Tercipta: Kami Merindukan Bapak

| Senin, 30 Januari 2023 | 21:34 WIB

Dibikin Nyaman Saat Jadi Gubernur, PKS DKI Nyatakan Solid Dukung Anies Jadi Capres 2024

Dibikin Nyaman Saat Jadi Gubernur, PKS DKI Nyatakan Solid Dukung Anies Jadi Capres 2024

News | Senin, 30 Januari 2023 | 21:24 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB