Suara.com - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyatakan pihaknya akan segera mengambil tindakan setelah adanya kejadian jembatan layang atau Skywalk Kebayoran Lama bergoyang saat peresmian.
Hari mengatakan pihaknya akan melakukan penguatan struktur pada bulan ini. Setelah penguatan struktur dilakukan dia berharap konstruksi jembatan akan lebih kuat dan kejadian bangunan bergoyang hingga terasa saat dinaiki tak akan terjadi lagi.
"Nanti bulan ini juga akan ditempa dengan struktur untuk mengurangi goyangan itu saja," ujar Hari saat di Jakarta Utara, Kamis (2/2/2023).
Kendati demikian, Hari pernah menyampaikan goyangnya Skywalk itu tak membahayakan karena memang konstruksi didesain elastis. Apalagi jembatan ini menjadi yang terpanjang di Jakarta dengan panjang 450 meter.
"Memang dibuat elastis, karena memang panjangnya sampai sekitar 420-450-an meter. memang pasti ada terjadi demikian, tapi nanti dan waktu aman enggak ada masalah," ucapnya.
![Pemprov DKI Jakarta meresmikan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) atau Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peresmian dilakukan langsung oleh Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono, Jumat (27/1/2023) [Suara.com/Novian]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/01/27/94812-skywalk-kebayoran-lama.jpg)
Selama proses penguatan struktur, Hari menyebut jembatan masih akan tetap bisa dilewati. Pihaknya tidak melakukan penutupan selama pengerjaan berlangsung.
"Pada saat kita melakukan perkuatan struktur pun tidak akan menutup Skywalk ga ada masalah, jadi hanya memperkuat di bawahnya aja," pungkasnya.