Deretan Pembelaan Purnawirawan Polri Tabrak Mahasiswa UI, Ini Alasannya Tak Ikut Rombongan Ambulans

Farah Nabilla

Senin, 06 Februari 2023 | 07:40 WIB
Deretan Pembelaan Purnawirawan Polri Tabrak Mahasiswa UI, Ini Alasannya Tak Ikut Rombongan Ambulans
Sejumlah polisi melakukan rekonstruksi ulang kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI Muhammad Hasya di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2023). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha].

Suara.com - Rekonstruksi perkara insiden tabrakan yang menewaskan mahasiswa UI, Hasya (18) telah digelar pada Sabtu, (04/02/2023) lalu. Sang pelaku tabrakan yang merupakan purnawirawan Polri, AKBP (Purn) Eko Setia pun terlibat dalam rekonstruksi tersebut. 

Insiden yang terjadi pada Oktober 2022 lalu tersebut menewaskan Hasya yang terjatuh dari motor Kawasaki Pulsar miliknya yang sedang melaju di daerah Sawah Besar, Jakarta saat mobil Eko tiba tiba melintas dan melindas tubuh Hasya. Akibatnya, Hasya pun dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

Dalam proses rekonstruksi tersebut, Eko pun mengakui dirinya salah. Ia pun sempat menyampaikan beberapa poin pembelaan darinya melalui sang pengacara, Kitson Sianturi. Simak inilah deretan pembelaan Eko selengkapnya.

1. Akui salah dan meminta maaf kepada keluarga Hasya

Kitson Sianturi pun mengungkap bahwa pihak Eko sendiri menyesali apa yang telah terjadi dan mengakui kesalahan Eko hingga menewaskan Hasya.

"Kemarin kami hadir dan melakukan rekonstruksi ulang langsung. Tetapi sampaikan dan tuliskan bahwa permohonan kami, meminta maaf kalau ada yang menyakiti. Pada dasarnya tidak ada yang menginginkan kejadian ini terjadiungkap Kitson.

Ia pun menyampaikan maaf dari pihak Eko kepada keluarga Hasya atas meninggalnya sang putra dalam insiden ini.

2. Eko mengaku ikut bawa Hasya ke RS

Di dalam pernyataan ayah Hasya, Adi Syahputra sempat mengungkap bahwa Eko enggan membawa anaknya ke RS dalam tujuan menolong korban yang telah ditabraknya tersebut.

baca juga

Adi juga mengaku Eko sempat dengan arogan menjawab pertanyaan Adi soal siapa yang menabrak anaknya tersebut.

Namun, Eko pun mengungkap pembelaannya. Melalui sang pengacara, Eko mengaku sempat membawa Hasya ke RS namun terlambat masuk rombongan mobil ambulans karena mobilnya ringsek.

"Eko ikut, beriringanlah (ke RS) tapi terlambat. Karena kondisi mobil pada saat itu pun rusak, harus dipaksa. Makanya agak terlambat ke rumah sakit dan di situ bertemu dengan pihak kendaraan roda dua," ungkap Kitson.

3. Klarifikasi soal mobil yang berbeda warna

Tak hanya itu, isu soal warna mobil yang berbeda saat kejadian dan saat pemeriksaan pun diklarifikasi oleh Eko.

"Kita berdasarkan STNK saja, warna mobil di STNK itu memang warnanya putih. Cuma waktu digunakan ada saat beliau (Eko) beli itu beliau menutupi dengan stiker hitam dan ada saat kejadian itu memang masih menggunakan stiker hitam," kata Kitson.

Setelah kasus kecelakaan Hasya dinyatakan dihentikan, Kitson mengambil mobil Pajero B-2447-RFS tersebut dengan status pinjam pakai. Setelah itu, Eko kemudian mengembalikan mobilnya ke warna semula, yakni putih.

"Saya menyampaikan ke klien saya untuk mengembalikan ke warna semula. Dan itu distiker itu dengan dasar bahwa jangan ada lecet-lecet, warnanya tetap utuh, apabila di kemudian hari mau dijual atau mau modif apa pun, itu dia masih dalam keadaan semula," kata Kitson.

Dugaan adanya usaha penghilangan bukti pun diungkap Kitson bahwa tidak pernah terbesit dipikiran sang klien untuk menghilangkan alat bukti tersebut.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Identitas Sosok Wanita Tanpa Busana Mobil Dinas DPRD Jambi, Pinjam Sarung Warga Buat Tutupi Badan

Ini Identitas Sosok Wanita Tanpa Busana Mobil Dinas DPRD Jambi, Pinjam Sarung Warga Buat Tutupi Badan

News | Minggu, 05 Februari 2023 | 18:49 WIB

Fakta Rekonstruksi Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI: Tergeletak 45 menit dan Cat Pajero Berubah Warna

Fakta Rekonstruksi Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI: Tergeletak 45 menit dan Cat Pajero Berubah Warna

Video | Minggu, 05 Februari 2023 | 14:20 WIB

Fakta-fakta Siswa SMA Kecelakaan Bawa Perempuan Bugil Di Jambi: Ayah Baru Meninggal, Kini Ibu Dinonaktifkan

Fakta-fakta Siswa SMA Kecelakaan Bawa Perempuan Bugil Di Jambi: Ayah Baru Meninggal, Kini Ibu Dinonaktifkan

News | Minggu, 05 Februari 2023 | 11:59 WIB

Warganet Ungkap Nasib Pemilik Mobil DPRD Jambi yang Ditumpangi Pelajar SMA dan Wanita Tanpa Busana

Warganet Ungkap Nasib Pemilik Mobil DPRD Jambi yang Ditumpangi Pelajar SMA dan Wanita Tanpa Busana

Bandung | Sabtu, 04 Februari 2023 | 22:46 WIB

Geger Kecelakaan Mobil DPRD Jambi, Warganet: The Real Azab Dibayar Kontan!

Geger Kecelakaan Mobil DPRD Jambi, Warganet: The Real Azab Dibayar Kontan!

Bandung | Sabtu, 04 Februari 2023 | 22:07 WIB

Viral! Kecelakaan Pelajar SMA dan Wanita Tanpa Busana Diduga Gara-Gara Mobil Bergoyang

Viral! Kecelakaan Pelajar SMA dan Wanita Tanpa Busana Diduga Gara-Gara Mobil Bergoyang

Bandung | Sabtu, 04 Februari 2023 | 21:40 WIB

6 Pengakuan Pemilik CCTV Kecelakaan Mahasiswa UI: Kondisi Hasya Terbongkar

6 Pengakuan Pemilik CCTV Kecelakaan Mahasiswa UI: Kondisi Hasya Terbongkar

News | Sabtu, 04 Februari 2023 | 21:05 WIB

Terkini

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:05 WIB

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:03 WIB

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:02 WIB

Puji Pramono Anung, Prabowo: Gubernur Hebat Meski Bukan dari Partai Saya

Puji Pramono Anung, Prabowo: Gubernur Hebat Meski Bukan dari Partai Saya

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:59 WIB

×