Pervez Musharraf Meninggal di Pengasingan, Akibat Penyakit Langka yang Dideritanya Menahun

Chandra Iswinarno

Senin, 06 Februari 2023 | 09:26 WIB
Pervez Musharraf Meninggal di Pengasingan, Akibat Penyakit Langka yang Dideritanya Menahun
Mantan PM Pakistan Pervez Musharaf. [Antara]

Suara.com - Pervez Musharraf, eks Perdana Menteri (PM) Pakistan meninggal dunia dalam pengasingannya di Kota Dubai di Uni Emirat Arab dalam usia 79 tahun. Pengumuman meninggalnya jenderal bintang empat tempat tersebut disampaikan pihak Militer Pakistan dan perwakilan negara itu di Uni Emirat Arab.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan tersebut meninggal akibat sakit yang dideritanya bertahun-tahun. Ia menderita penyakit langka akibat penumpukan amiloid pada organ dan jaringan di seluruh tubuh yang disebut amiloidosis.

Amiloidosis merupakan penyakit langka yang terjadi akibat penumpukan zat amiloid di jaringan tubuh. Amiloid sendiri merupakan protein yang diproduksi di sumsum tulang dan dapat disimpan di jaringan atau organ tubuh.

"Saya mengonfirmasi bahwa beliau meninggal pagi ini," kata Shazia Siraj, juru bicara Konsulat Pakistan di Dubai serta Kedutaan Besar Pakistan di Abu Dhabi, kepada Reuters seperti dilansir Antara.

Para Kepala Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara Pakistan menyampaikan belasungkawa atas kematiannya.

Karier politiknya di Pakistan sebagai pemimpin berkuasa dimulai saat berhasil merebut kekuasaan dalam kudeta tak berdarah pada 1999. Ia kemudian mengawali pertumbuhan ekonomi yang pesat dan berupaya untuk memasukkan nilai-nilai liberal sosial di negara Muslim konservatif itu.

Pada masa awal jabatannya di pemerintahan, Musharraf mendapat pujian internasional atas upaya reformisnya, yaitu mendorong legislasi untuk melindungi hak-hak perempuan serta mengizinkan saluran berita swasta beroperasi untuk pertama kalinya.

Selama bertahun-tahun, Musharraf menikmati dukungan kuat dari publik, namun sempat menghadapi percobaan pembunuhan tiga kali oleh Al Qaida dan kelompok-kelompok militan lainnya.

Tindakan Musharraf yang terus-menerus mendukung Amerika Serikat dalam perangnya melawan Al Qaida dan Taliban Afghanistan, serta penggunaan militer berlebihan untuk memadamkan perbedaan pendapat, menyebabkan kejatuhannya dari kursi kekuasaan.

baca juga

Setelah serangan 11 September 2001 di AS, Musharraf bergabung dengan gerakan yang disebut Washington sebagai "perang melawan terorisme".

Di bawah pimpinannya, Pakistan memberi pasukan AS akses darat dan udara ke Afghanistan --negara yang terkurung daratan-- untuk menangkap para anggota militan Al Qaida yang diduga sebagai pihak di balik serangan tersebut.

Dukungan itu bertentangan dengan kebijakan Pakistan yang sudah lama mendukung Taliban, kelompok yang sekarang sudah menguasai Afghanistan.

Sikap Musharraf itu membuat dirinya menjadi sasaran militan di Pakistan dan kehilangan dukungan dari pihak-pihak konservatif. Musharraf diizinkan ke luar negeri untuk berobat bahkan ketika menghadapi kasus pengkhianatan di negaranya. Dia terbang ke Dubai pada 2016 untuk terakhir kalinya.

Musharraf lahir di New Delhi, India, pada 1943. Ia masih berusia empat tahun ketika orang tuanya mengikuti eksodus massal penduduk Muslim ke Pakistan, negara yang saat itu baru terbentuk. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Aturan Taliban soal Perempuan, 4 LSM Hentikan Bantuan Kemanusiaan

Gegara Aturan Taliban soal Perempuan, 4 LSM Hentikan Bantuan Kemanusiaan

Your Say | Senin, 26 Desember 2022 | 17:14 WIB

Derita Sakit, Eks Presiden Pakistan Pervez Musharraf Diizinkan Pulang Dari Pengasingan

Derita Sakit, Eks Presiden Pakistan Pervez Musharraf Diizinkan Pulang Dari Pengasingan

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 13:13 WIB

Musharraf Sebut Vonis Mati Dirinya Sebagai Balas Dendam Pribadi

Musharraf Sebut Vonis Mati Dirinya Sebagai Balas Dendam Pribadi

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 14:39 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×