Alasan Afghanistan Larang Penduduk Perempuan Kuliah di Universitas

M Nurhadi

Kamis, 22 Desember 2022 | 16:09 WIB
Alasan Afghanistan Larang Penduduk Perempuan Kuliah di Universitas
Murid perempuan di kota Gardez, Afghanistan. (AFP)

Suara.com - Kelompok konservatif Taliban yang menguasai Afghanistan mengumumkan kebijakan baru yang melarang perempuan berkuliah. Alasannya, perempuan tak patut berada di ruang-ruang publik seperti sekolah dan universitas. Bahkan, perempuan Afghanistan sebelumnya juga telah dilarang memasuki kelas-kelas di SMA sejak Maret 2022 lalu. 

Bukan hanya pembatasan akses pendidikan, dalam pekerjaan pun gerak perempuan hanya terbatas pada sektor-sektor yang telah disepakati bersama pemerintah dan tidak bisa digantikan oleh laki-laki. Sejak Taliban berkuasa, para perempuan tersebut kembali diwajibkan menggunakan nikab. 

Seperti ditulis Reuters Rabu (21/12/2022), larangan perempuan memasuki universitas tersebut dibuat melalui sebuah rapat kabinet. Peraturan bakal segera berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan Taliban menuai kecaman keras dari Amerika Serikat, Inggris, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebuah surat yang telah dikonfirmasi oleh juru bicara kementerian pendidikan tinggi menginstruksikan universitas negeri dan swasta Afghanistan untuk segera menutup akses ke siswa perempuan, sesuai dengan keputusan Kabinet.

Pengumuman tersebut dirilis ketika Dewan Keamanan PBB tengah melangsungkan pertemuan di New York yang membahas tentang Afghanistan. Pemerintah asing, termasuk Amerika Serikat, mengatakan perubahan kebijakan tentang pendidikan perempuan diperlukan sebelum dunia internasional bisa mengakui pemerintahan yang dikelola Taliban.

"Taliban tidak dapat berharap untuk menjadi anggota sah dari komunitas internasional sampai mereka menghormati hak-hak semua warga Afghanistan, terutama hak asasi manusia dan kebebasan dasar perempuan dan anak perempuan," ungkap Wakil Duta Besar PBB, Robert Wood. 

Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Amerika Serikat akan melihat apa lagi yang dapat dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Taliban yang telah merenggut hak perempuan dan anak perempuan.

Duta Besar Inggris untuk PBB Barbara Woodward mengatakan penangguhan akses universitas untuk anak perempuan adalah pembatasan mengerikan terhadap hak-hak perempuan dan kekecewaan yang mendalam dan mendalam bagi setiap pelajar perempuan. 

"Ini juga merupakan langkah lain oleh Taliban menjauh dari Afghanistan yang mandiri dan makmur," katanya kepada dewan.

baca juga

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan keputusan Taliban menutup universitas bagi mahasiswi telah menjadi janji yang dilanggar.

"Ini adalah langkah lain yang sangat meresahkan dan sulit membayangkan bagaimana negara dapat berkembang, menghadapi semua tantangan yang dimilikinya, tanpa partisipasi aktif perempuan dan pendidikan perempuan," katanya kepada wartawan di New York.

Utusan khusus PBB untuk Afghanistan Roza Otunbayeva mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan itu menghancurkan. Sesaat sebelum pengumuman dari Kabul, Otunbayeva mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa penutupan sekolah menengah telah merusak hubungan pemerintahan Taliban dengan komunitas internasional. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taliban Larang Perempuan Kuliah, Arab Saudi-Qatar Protes: Tinjau Ulang Sesuai Ajaran Islam!

Taliban Larang Perempuan Kuliah, Arab Saudi-Qatar Protes: Tinjau Ulang Sesuai Ajaran Islam!

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 15:53 WIB

SDM Berkualitas dengan Resiliensi dan Kompetensi Tinggi, Jawaban Tantangan Resesi Global dan Fenomena Bubble Burst

SDM Berkualitas dengan Resiliensi dan Kompetensi Tinggi, Jawaban Tantangan Resesi Global dan Fenomena Bubble Burst

Jakarta | Kamis, 22 Desember 2022 | 10:17 WIB

Taliban Resmi Tutup Universitas bagi Perempuan di Afghanistan

Taliban Resmi Tutup Universitas bagi Perempuan di Afghanistan

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 09:53 WIB

3 Dosa Besar Pendidikan Indonesia: Perundungan, Pelecehan seksual, dan Sikap Intoleransi

3 Dosa Besar Pendidikan Indonesia: Perundungan, Pelecehan seksual, dan Sikap Intoleransi

Sulsel | Kamis, 22 Desember 2022 | 09:02 WIB

Kualitas Pendidikan Indonesia Tidak Meningkat Selama 20 Tahun, Malah Munculkan 3 Dosa Besar

Kualitas Pendidikan Indonesia Tidak Meningkat Selama 20 Tahun, Malah Munculkan 3 Dosa Besar

Sulsel | Kamis, 22 Desember 2022 | 08:23 WIB

Refleksi Transformasi Pendidikan: 20 Tahun Terakhir Kualitas Pendidikan Indonesia Tidak Meningkat

Refleksi Transformasi Pendidikan: 20 Tahun Terakhir Kualitas Pendidikan Indonesia Tidak Meningkat

Sulsel | Kamis, 22 Desember 2022 | 05:50 WIB

Terkini

Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!

Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×